Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Stabilitas Busa dengan Nanofluida Silika Untuk Meningkatkan Produksi Gas Alam Ajiz, Hendrix Abdul; Mawarani, Lizda Johar; Widiyastuti, Widiyastuti; Setyawan, Heru
BERKALA SAINSTEK Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v8i1.15401

Abstract

Pemanfaatan gas alam sebagai sumber energi alternatif masih belum optimal karena masalah beban cairan pada sumur gas, surfaktan merupakan solusi yang menjanjikan untuk mengatasi masalah tersebut, namun dengan kondisi sumur gas yang ekstrem diperlukan stabilizer untuk meningkatkan stabilitasnya. Penelitian ini mempelajari pengaruh pencampuran surfaktan dan stabilizer berupa silika (SiO2) nanopartikel yang disintesa dari sodium silikat (Na2SiO3) untuk mendapatkan kondisi optimum nanofluida SiO2 terhadap waktu paruh busa yang menunjukkan kestabilannya. Silika nanopartikel disintesa dengan metode sol-gel dan dipertahankan dalam fase koloid stabil yang kemudian didispersikan ke dalam larutan surfaktan tanpa perlu penambahan bahan penyambung. Nanofluida SiO2 kemudian dimatangkan dengan variasi waktu dan konsentrasi silika. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa peningkatan waktu pematangan dan konsentrasi silika memengaruhi nilai tegangan permukaan yang berakibat menurunkan waktu paruh busa. Penurunan kestabilan busa terjadi karena peristiwa adsorbsi fisik molekul surfaktan oleh silika nanopartikel yang ditunjukkan oleh nilai tegangan permukaan, karena silika yang bersifat hidrofilik akan membentuk ikatan fisik dengan surfaktan, semakin meningkatnya waktu pematangan dan konsentrasi silika yang didispersikan kedalam larutan akan meningkatkan adsorbsi molekul surfaktan pada permukaan silika dan menyebabkan terjadinya peningkatan nilai tegangan permukaan nanofluida. Stabilitas busa terbaik diperoleh pada sampel dengan waktu pematangan selama 6 jam dan konsentrasi silika 0,001% menghasilkan waktu paruh selama 1170 menit yang jika dibandingkan dengan surfaktan tanpa penambahan silika nanopartikel hanya memeroleh waktu paruh selama 90 menit, sehingga penggunaan silika nanopartikel sebagai stabilizer memberikan efek yang signifikan terhadap kestabilan busa.
Unveiling the role of cellulose solvent systems in direct and sustainable silica amination: a new pathway beyond aminopropyl agents Ajiz, Hendrix Abdul; Widiyastuti, Widiyastuti; Setyawan, Heru; Muljani, Srie; Suryandari, Ade Sonya; Erliyanti, Nove Kartika
Konversi Vol 14, No 2 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/k.v14i2.23610

Abstract

The functionalization of silica surfaces using sustainable amine sources is critical for advancing environmentally friendly materials in CO2 capture technologies. In this study, bio-based organosilanes derived from coconut fiber cellulose were explored as a green alternative to conventional aminosilane. Two solvent systems DMSO/NH4OH and NaOH/urea were utilized to dissolve and regenerate cellulose, enabling direct grafting onto silica surfaces. Comparative analysis revealed that while DMSO/NH4OH-dissolved cellulose exhibited a modest amine loading of 23.43% wt, comparable to aminopropyl-based modification (22.41% wt), the NaOH/urea system significantly improved the grafting efficiency, reaching 40.52% wt. This enhancement is attributed to urea’s amphiphilic properties, which facilitate both hydrophobic interactions and carbamate formation. The use of a sulfur-free NaOH/urea system not only improves performance but also aligns with green chemistry principles. These results demonstrate the potential of biomass-derived cellulose as a viable modifying agent for silica, paving the way for scalable, low-toxicity, and circular-economy-based material design strategies.