Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

POLA HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK SEBELUM MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RUANG HEMODIALISA Nurhayati, Evalatifah; Hia, Zami Nirma okterina; Lubis, Lisnawati; Debora, Trionyta; Rahmi, Intan Mutia; Dian, Dian
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4725

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) terjadi akibat ginjal kehilangan fungsi dalam membuang racun. GGK bersifat menahun. Terapi hemodialisis diperlukan pada pasien gagal ginjal kronik untuk mencegah terjadinya kelainan metabolik yang dapat mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola hidup pasien gagal ginjal kronik sebelum menjalani terapi hemodialisis. Penelitian ini bersifat deskriptif. Sedanglan yang menjadi populasi penelitian ini yaitu pasien yang mengalami gagal ginjal kronik di Januari 2023 di RSU Royal Prima Medan sebanyak 112 orang. Pengambilan sampel penelitian ini yaitu accidental sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 53 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 53 responden, 24 orang memiliki kebiasaan merokok (45,3%), kebiasaan mengkonsumsi jamu 50 orang (94,3%), kebiasaan mengkonsusmsi obat analgesik 28 orang (52,8%), kebiasaan mengkonsumsi lemak 34 orang (64,2%), dan kebiasaan mengkonsumsi kandungan tinggi garam 31 orang (58,5%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pola hidup responden sebelum menjalani terapi hemodialisis dulunya mempunyai pola hidup yang tidak baik.
Hubungan Peran Perawat Sebagai Edukator dengan Perawatan Diri Pasien Gagal Ginjal Kronis di Rs Royal Prima Siregar, Ferdi Feriansyah; Buulolo, Asnidar; Zagoto, Estrani Valeri; Laia, Putrimawati; TR, Asnawi; Nurhayati, Evalatifah; Lubis, Lisnawati; Sucahyo, Dedek
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51871

Abstract

ABSTRAK Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara anemia dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS Royal Prima Medan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan data rekam medis. Analisis data menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara anemia dengan kualitas hidup pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami anemia sedang sebanyak 36 orang (63,2%), anemia ringan sebanyak 10 orang (17,5%), anemia berat sebanyak 6 orang (10,5%), dan tidak anemia sebanyak 5 orang (8,8%). Sementara itu, kualitas hidup pasien mayoritas berada dalam kategori baik sebanyak 38 orang (66,7%), cukup sebanyak 12 orang (21,1%), dan kurang sebanyak 7 orang (12,3%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (< 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS Royal Prima Medan Tahun 2025. Kata Kunci: Anemia, Kualitas Hidup, Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa. ABSTRACT Chronic renal failure (CKD) is a condition of progressive and irreversible decline in kidney function. Quality of life is an important indicator in assessing the success of hemodialysis therapy, because it covers the patient's physical, psychological and social aspects. This study aims to determine the relationship between anemia and quality of life in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Royal Prima Medan Hospital in 2024. This study used a cross sectional design with a sample size of 57 respondents selected by purposive sampling. Data collection was carried out using questionnaires and medical record data. Data analysis used the Chi-Square test to determine the relationship between anemia and the patient's quality of life. The results showed that the majority of respondents had moderate anemia, 36 people (63.2%), 10 people (17.5%) had mild anemia, 6 people (10.5%) had severe anemia, and 5 people (8.8%) had no anemia. Meanwhile, the majority of patients' quality of life was in the good category, 38 people (66.7%), 12 people (21.1%), and 7 people (12.3%) poor. The statistical test results show a p-value = 0.000 (< 0.05), which means there is a significant relationship between anemia and quality of life in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis. There is a significant relationship between anemia and the quality of life of chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at the Royal Prima Medan Hospital in 2025. Keywords: Anemia, Quality of Life, Chronic Kidney Failure, Hemodialysis.