Pontoh, Cherly Joula
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI PEMANFAATAN ZEOLIT PADA TERNAK BABI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DAN PETERNAKAN YANG RAMAH LINGKUNGAN Pontoh, Cherly Joula; Lapian, Mien Theodora Rossesthellinda
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ternak babi adalah ternak yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat dikecamatan Sonder. Pada umumnya kelompok peternak babi yang ada merupakan peternakan rakyat. Dan pemeliharaannya pada umumnya belum memenuhi standar kebutuhan pakan yang sesuai dengan kebutuhan setiap fase pemeliharaan. Area peternakan pada umumnya  berdekatan dengan pemukiman penduduk , Akibanya selain produksi belum optimal juga baunya sangat mengganggu lingkungan penduduk. Produksi ternak babi tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik, akan tetapi faktor manajemen dan lingkungan seperti makanan dan  perkandangan, guna mendapatkan tampilan produk yang layak .Untuk itu melalui program kemitraan pada masyarakat dilakukan introduksi penerapan teknologi tepat guna , salah satu penggunaan zeolit. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan dalam rangka peningkatan produksi ternak babi dan salah satu alternatif pemecahan masalah tersebut adalah penggunaan zeolit dalam ransum. Zeolit dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan nitrogen dalam pakan, mengendalikan kandungan air dan amonia dalam kotoran ternak. Zeolit berkemampuan untuk pertukaran ion dan penyerapan. Metode pelaksanaan yang dilakukan berdasarkan permasalahan prioritas kelompok peternak Mekarapi maka diperlukan pemberdayaan terhadap kelompok tersebut untuk menangani beberapa masalah prioritas dilakukan dengan dua metode penyuluhan dan pelatihan. Kepakaran dibidang peternakan sangat dibutuhkan dalam kegiatan PKM untuk pemberdayaan kelompok peternak untuk usaha ternak babi meningkatkan produksi ternak babi melalui efisiensi penggunaan pakan juga membuat ternak nyaman dalam kandang dan mengurangi uapan amonia yang menyebabkan bau kandang yang sering menggangu lingkungan penduduk, juga ternak babi itu sendiri sehingga dapat tercipta peternakan yang ramah lingkungan.____________________________________________________________________________Kata Kunci : Pemberdayaan, Kelompok peternak, Ternak Babi , zeolite
PKM KELURAHAN LANSOT KECAMATAN TOMOHON SELATAN KOTA TOMOHON PROVINSI SULAWESI UTARA TENTANG PEMELIHARAAN INDUK BABI BUNTING Lapian, Mien Theodora Rossesthellinda; Pontoh, Cherly Joula
JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ternak babi adalah ternak yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat kota Tomohon. Selain peternakan rakyat, terdapat juga sejumlah perusahaan peternakan babi yang dikelola lebih baik dan mempunyai lebih banyak babi daripada peternakan rakyat. Babi merupakan salah satu ternak penghasil daging yang cukup produktif dan memiliki berbagai keuntungan dibandingkan dengan ternak lain. Ternak babi adalah ternak yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat kota Tomohon. Selain peternakan rakyat, terdapat juga sejumlah perusahaan peternakan babi yang dikelola lebih baik dan mempunyai lebih banyak babi daripada peternakan rakyat. Pertumbuhan anak babi dipengaruhi oleh faktor genetik selain itu keadaan lingkungan. Faktor lingkungan termasuk antara lain adalah makanan dan tatalaksana terhadap anak babi. Masalah yang dihadapi dari mitra kerja Mawali-wali di Kota Tomohon hasil survey perkembangannya belum optimal seperti jumlah anak yang dilahirkan, bobot lahir anak per induk dan bobot lahir anak per kelahiran. Hal ini disebabkan karena kelompok peternak ini belum terbiasa dengan teknologi untuk meningkatkan produktivitas ternaknya, baik berupa teknologi pakan maupun teknologi reproduksi.Salah satu teknologi yang dapat diterapkan dalam rangka peningkatan produksi ternak babi memberikan penyuluhan pada kelompok. Adapun kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan meliputi manajemen meliputi; pertemuan awal tim, anggota kelompok peternak mitra dan pemerintah desa untuk menyampaikan rencana kegiatan pengabdian,, Penyuluhan tentang manajemen induk babi bunting, makanan dan kesehatan ternak. Pelatihan meliputi pembuatan contoh kartu kontrol reproduksi, produksi dan kesehatan babi (KKSB), pembuatan kandang babi sehat melalui simulasi dengan gambar. menformulasi ransum untuk babi bunting dengan menggunakan bahan lokal. Pada umumnya respon masyarakat sangat baik terhadap kegiatan ini lebih khusus kelompok peternak ditunjukkan dengan mempraktekkan secara berkelompok._____________________________________________________________________Kata Kunci: Ternak Babi, Kelompok Mawali-wali