Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN DISPLAY DALAM MENINGKATKAN KEBERHASILAN DALAM PROSES SERTA HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 1 TONGKUNO Maut, Wa Ode Arini
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.658 KB) | DOI: 10.36709/jpps.v4i2.9799

Abstract

ABSTRAK: Sekolah merupakan unit utama dalam pengelolaan proses pendidikan, disekolah itulah terjadi proses belajar mengajar, yakni proses pendewasaan yang melibatkan siswa dan guru sebagai komponen utama dalam pengembangan potensi anak. Disamping itu banyak komponen penunjang yang turut berperan terhadap kemajuan proses belajar anak di sekolah. penelitian ini di lakasanakan selama dua siklus mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi Hasil pembelajaran yang didapatkan menunjukan bahwa proses belajar IPS melalui tekhnik permainan dan display mampu memberikankeberhasilan belajar pada siswa.Ketiga paradigma lainnya dicapai melalui kegiatan yang membuat siswa melakukan berbagai kegiatan dalam suasana berkelompok. Sehingga learning to do, learning to be, dan learning to live together juga mereka telah lalui. Itu pun dapat terukur dari rubrik penilaian yang dibuat dan telah terliaht bagaimana siswa terbawa dalam untuk kelompoknya untuk meraih penilaian-penilaian yang mereka hadapi selama kegiatan berlangsung. Kata Kunci: Pembelajaran Teknik Bermain dan DisplayABSTRAK: Sekolah merupakan unit utama dalam pengelolaan proses pendidikan, disekolah itulah terjadi proses belajar mengajar, yakni proses pendewasaan yang melibatkan siswa dan guru sebagai komponen utama dalam pengembangan potensi anak. Disamping itu banyak komponen penunjang yang turut berperan terhadap kemajuan proses belajar anak di sekolah. penelitian ini di lakasanakan selama dua siklus mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi Hasil pembelajaran yang didapatkan menunjukan bahwa proses belajar IPS melalui tekhnik permainan dan display mampu memberikan keberhasilan belajar pada siswa.Ketiga paradigma lainnya dicapai melalui kegiatan yang membuat siswa melakukan berbagai kegiatan dalam suasana berkelompok. Sehingga learning to do, learning to be, dan learning to live together juga mereka telah lalui. Itu pun dapat terukur dari rubrik penilaian yang dibuat dan telah terliaht bagaimana siswa terbawa dalam untuk kelompoknya untuk meraih penilaian-penilaian yang mereka hadapi selama kegiatan berlangsung.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI AKTIVITAS EKONOMI DAN SUMBER DAYA ALAM DI KELAS IV SDN 8 TONGKUNO KABUPATEN MUNA Maut, Wa Ode Arini
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.514 KB) | DOI: 10.36709/jpps.v4i3.12866

Abstract

ABSTRAK: Masalah pokok penelitian ini adalah apakah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick pada mata pelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi aktivitas ekonomi dan potensi sumber daya alam di kelas IV SDN 8 Tongkuno Kabupaten Muna? Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi aktivitas ekonomi dan potensi sumber daya alam melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick pada mata pelajaran IPS di kelas IV SDN 8 Tongkuno Kabupaten Muna. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 8 Tongkuno Kabupaten Muna pada semester genap Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan jumlah siswa 23 orang, yang terdiri dari 10 orang laki-laki  dan 13 orang perempuan. Data penelitian ini diperoleh dari tes hasil belajar untuk melihat keberhasilan belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Talking Stick,  lembar observasi untuk guru dan siswa untuk melihat kondisi pelaksanaan tindakan. Prosedur penelitian ini terdiri dari: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi, dan (4) refleksi. Sumber data penelitian ini adalah guru dan siswa. Jenis data  dalam penelitian ini adalah data kuantitatif  adalah hasil belajar siswa yang diambil dengan menggunakan tes hasil belajar, dan data kualitatif diambil dari hasil  observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa. Data hasil penelitian pada siklus I siswa tuntas berjumlah 14 siswa dengan persentase 60,9% dan siswa tidak tuntas berjumlah 9 siswa dengan persentase 39,1% dengan nilai rata-rata siswa 70,2. Keberhasilan aktivitas mengajar guru pertemuan pertama sebesar 63,64% dan pertemuan kedua sebesar 72,73%. Data hasil penelitian pada siklus II siswa tuntas berjumlah 20 siswa dengan persentase 87% dan siswa tidak tuntas berjumlah 3 siswa dengan persentase 13% dengan nilai rata-rata siswa 81. Keberhasilan aktivitas mengajar guru pertemuan pertama sebesar 90,91% dan pertemuan kedua sebesar 100%. Kata Kunci: Model, Hasil Belajar, Talking Stick ABSTRACT: The main problem of this research is whether the use of the Talking Stick type cooperative learning model in social studies subjects can improve student learning outcomes on economic activity material and natural resource potential in class IV SDN 8 Tongkuno Muna Regency? The research objective is to improve student learning outcomes on economic activity material and natural resource potential through the use of a Talking Stick type cooperative learning model in social studies subjects in class IV SDN 8 Tongkuno Muna Regency. This research was conducted in class IV SDN 8 Tongkuno Muna Regency in the even semester of the 2018/2019 Academic Year with a total of 23 students, consisting of 10 men and 13 women. The data of this study were obtained from the learning achievement test to see the success of student learning after the application of the Talking Stick learning model, observation sheets for teachers and students to see the conditions of action implementation. The procedure of this research consists of: (1) planning, (2) implementing actions, (3) observation and evaluation, and (4) reflection. Data sources of this research are teachers and students. The type of data in this study is quantitative data is the learning outcomes of students taken using learning outcomes tests, and qualitative data taken from observations of teacher activities and student activities. The results of research in the first cycle of students complete 14 students with a percentage of 60.9% and 9 students who did not complete the number of students with a percentage of 39.1% with an average value of 70.2 students. The success of the teaching activities of the first meeting teachers was 63.64% and the second meeting was 72.73%. The results of the research in the second cycle of students completed 20 students with a percentage of 87% and students who did not complete numbered 3 students with a percentage of 13% with an average value of students 81. The success of teaching activities of the first meeting teacher was 90.91% and the second meeting was 100 %. Keywords: Model, Learning Outcomes, Talking Stick
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI HARGA DIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS III SD NEGERI 8 TONGKUNO KABUPATEN MUNA Maut, Wa Ode Arini
SELAMI IPS Vol 12, No 2 (2019): JURNAL JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/selami.v12i2.10852

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian adalah: 1) Untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa pada materi pokok Harga Diri melalui penerapan model pembelajaran interaktif Kelas III SDN 8 Tongkuno Kabupaten Muna, 2) Untuk meningkatkan aktivitas mengajar guru melalui penerapan model pembelajaran interaktif Kelas III SDN 8 Tongkuno Kabupaten Muna, 3) Untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran interaktif Kelas III SDN 8 Tongkuno Kabupaten Muna. Berdasarkan analisis hasil penelitian, pada siklus I hasil belajar siswa yang tuntas berjumlah 9 siswa atau sebesar 64,3% dan yang tidak tuntas berjumlah 5 siswa atau sebesar 35,7% dengan nilai rata-rata 71,4 sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa yang tuntas berjumlah 12 siswa atau sebesar 85,7% dan yang tidak tuntas berjumlah 2 siswa atau sebesar 14,3% dengan nilai rata-rata 81,1. Aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama sebesar 63,6% dan pertemuan kedua sebesar 81,8% sedangkan pada siklus II sebesar 90,9%. Aktivitas mengajar guru pada siklus I pertemuan pertama sebesar 72,7% dan pertemuan kedua sebesar 81,8% sedangkan pada siklus II sebesar 100%.  Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Interaktif dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas III SDN 1 Munse Kabupaten Konawe Kepulauan. Kata kunci: Pembelajaran Interaktif, Harga Diri, Hasil Belajar