Lestari, Nugraheni Tri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Buku Saku Elektronik SEPADI (Sehat Tanpa Diabetes) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Diabetes Mellitus pada Prediabetes Salsabila, Rahma; Wijanarka, Agus; Lestari, Nugraheni Tri
JURNAL NUTRISIA Vol 27 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jnutri.v27i1.411

Abstract

Seseorang yang mengalami prediabetes memiliki kemungkinan akan berkembang menjadi DM. Salah satu upaya untuk mengurangi risiko terjadinya diabetes adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pendidikan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku saku elektronik SEPADI (Sehat Tanpa Diabetes) yang dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan diabetes mellitus pada prediabetes. Penelitian ini adalah jenis penelitian quasi exsperimental design dengan rancangan penelitian pretest and posttest with control group design. Populasi yang digunakan adalah masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Gamping I, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta yang terdiagnosis prediabetes berdasarkan skrining findrisc sebanyak 48 orang. Hasil dari Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan antara nilai pengetahuan maupun sikap setelah diberikan pendidikan gizi menggunakan media buku saku elektronik (p=0,001) dengan kenaikan skor mean sebesar 17,71. Terjadi peningkatan yang signifikan antara nilai pengetahuan maupun sikap setelah diberikan pendidikan gizi menggunakan media leaflet elektronik (p=0,001) dengan kenaikan skor mean sebesar 5,33. Pemberian buku saku elektronik SEPADI dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap responden prediabetes lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian leaflet elektronik.
Pengaruh Media Edukasi Video Gizi Seimbang terhadap Pengetahuan dan Sikap Calon Pengantin di KUA Kabupaten Sleman, Yogyakarta Sufriani, Febri; Siswati, Tri; Lestari, Nugraheni Tri; Waluyo, Waluyo
Health Promotion and Community Engagement Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Health Promotion and Community Engagement Journal
Publisher : Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70041/hpcej.v4i1.247

Abstract

Indonesia terus menghadapi tantangan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada wanita usia reproduksi, terutama karena terbatasnya pemahaman tentang gizi seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh video edukasi gizi seimbang terhadap pengetahuan dan sikap calon pengantin. Penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain pretest posttest with control group design. Penelitian dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Godean (intervensi) dan KUA Depok (kontrol), Yogyakarta pada bulan Maret hingga Mei 2025. Empat puluh enam peserta (23 per kelompok) dipilih menggunakan purposive sampling. Kelompok intervensi menerima edukasi gizi seimbang melalui video, sedangkan kelompok kontrol menerima edukasi dengan leaflet. Pengetahuan dan sikap responden diukur pada awal, segera setelah intervensi (posttest-1), dan tujuh hari setelah intervensi (posttest-2) menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan t-test atau wilxocon, serta independent sampel t-test atau Man Whitney tergantung jenis datanya untuk mengetahui efektivitas perbedaan intervensi pada kelompok intervensi dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pengetahuan rata-rata kelompok intervensi meningkat secara signifikan dari 74,13±12,89 menjadi 87,39±10,38 (?=13,26; pvalue <0,001) dan tetap tinggi pada posttest-2 (86,09±12,45; pvalue = 0,001). Skor sikap juga meningkat dari 67,17±15,10 menjadi 80,87±9,69 (?=13,70; pvalue <0,001). Sebaliknya, kelompok kontrol menunjukkan peningkatan yang lebih kecil. Perbandingan antar kelompok mengungkapkan perbedaan yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan pada posttest-1 (pvalue=0,040), sedangkan perbedaan sikap tidak signifikan. Kesimpulannya, edukasi berbasis video lebih efektif daripada media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap gizi. Media video sebaiknya diintegrasikan ke dalam program konseling pranikah sebagai media praktis untuk meningkatkan pemahaman tentang gizi seimbang.