Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Roles of Indonesia Magnifecence of Zakat in Managing Zakat, Infak and Sadaqah Asrida, Asrida; Iska, Syukri; Putriana, Vima Tista
International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education Vol 6 No 2 (2023): (April) Theme Education, Social Science, Arts and Economy Development
Publisher : Islamic Studies and Development Center in Collaboration With Students' Research Center Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijmurhica.v6i2.25

Abstract

Indonesia as a country with a majority Muslim population and at the same time being a country with the largest Muslim population in the world, should ideally have a good zakat management system. In fact, Indonesia only has regulations regarding the management of zakat. The purpose of this study was to find out and understand the implementation of the principles of accountability and transparency in ZIS management by BAZNAS of Tanah Datar Regency. The type of research used is qualitative research, by adopting case study research. Data collection techniques used are through observation, interviews and documentation. This research is analyzed using the concept developed by Miles and Huberman. The researcher collected the necessary data, then reduced the data by focusing on the researcher's views on the implementation of accountability and transparency implemented by BAZNAS of Tanah Datar Regency. From research conducted in the field it can be concluded that BAZNAS of Tanah Datar Regency has implemented the principle of accountability in managing ZIS funds in accordance with the concept developed byIndonesia Magnifence of Zakat both in the decision-making process and in the policy socialization process. Furthermore, for the principle of transparency carried out by BAZNAS, Tanah Datar Regency has not fully implemented the principle of transparency. Of the five indicators of the principle of transparency, there are two principles of transparency that have not been fully implemented by BAZNAS of Tanah Datar Regency, namely the publication of reports on financial position through the mass media and auditing both sharia and finance.
Pengaruh Remunerasi dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening terhadap Kinerja Dosen PTN-BH (Studi Kasus Universitas Negeri Padang) Agustin, Aulia; Suhairi, S; Putriana, Vima Tista
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 5, No. 3 (September 2023)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v5i4.663

Abstract

Tujuan studi kasus ini yaitu untuk menganalisis pengaruh remunerasi terhadap motivasi kerja, pengaruh remunerasi terhadap kinerja dosen, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja dosen dan pengaruh remunerasi terhadap kinerja dosen dimediasi oleh motivasi kerja dosen Universitas Negeri Padang (UNP). Sumber data yang digunakan untuk metode penelitian menggunakan data primer. Populasi yang digunakan yaitu dosen pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 144 orang. Teknik analisis data menggunakan Analisis Jalur. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pengaruh remunerasi terhadap motivasi kerja, pengaruh remunerasi terhadap kinerja dosen dan pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja dosen adalah adanya pengaruh yang signifikan. Temuan lain yang didapatkan dari hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi kerja memediasi pengaruh remunerasi terhadap kinerja dosen UNP.
Menggali Peran Lembaga Zakat dalam Mendorong Pembayaran Zakat Perdagangan Emas: Perspektif Pedagang Emas Hamidi, Ahmad Anggi; Putriana, Vima Tista
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v%vi%i.13430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pandangan muzakki dalam konteks zakat perdagangan emas terkait peran lembaga zakat. Penelitian ini melibatkan pedagang emas di tiga kota di Sumatera Barat: Padang Panjang, Batusangkar, dan Payakumbuh. Konsisten dengan tujuan penelitian yang masih bersifat eksplorasi, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap pedagang emas di 3 kota di atas, yang bersedia berpatisipasi di dalam penelitian ini. Hasil penelitian mengindikasikan adanya kepatuhan yang tinggi dari para pedagang emas yang terlibat dalam penelitian ini terhadap kewajiban berzakat di ketiga kota yang diteliti. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam penerimaan edukasi dan ajakan dari lembaga zakat di ketiga kota. Lembaga zakat di Payakumbuh lebih aktif dalam sosialisasi langsung dibandingkan lembaga zakat di Padang Panjang dan Batusangkar. Pedagang emas di Payakumbuh memberikan penilaian positif terhadap lembaga zakat ‘Lazismu’ misalnya karena dipandang transparan dalam pengelolaan zakatnya.. Hasil penelitian ini menyarankan: perlunya peningkatan edukasi kepada muzaki dari kelompok pedagang emas terkait tata cara penghitungan zakat (i.e. zakat perdagangan emas), transparansi pengelolaan dana zakat oleh lembaga zakat untuk meningkatkan kepercayaan atau trust dari muzakki ke lembaga zakat, dan sikap proaktif lembaga zakat untuk menarik muzakki dari kelompok pedagang emas untuk menyalurkan zakatnya ke lembaga zakat.