Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Feasibility of Physics Module Based on Learning Cycle in The Fluid Material Hannum, Farida
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6 No 2 (2019): Compton: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/cjipf.v6i2.6038

Abstract

AbstractThis research aimed to knowing the feasibility of the module and student’s response. This research method was Research & Development with model 4D consists of define, design, develop, and disseminate. In order to know the feasibility of the module, it was validated by materials validator, language validator, media validator, reviewer, and peer review. The result of experts’ validation shows that this module was feasible to be implemented. This module was tried out to twelve students, and the result of try out shows that this module was categorized into “very good”. Then it was tried out in a bigger scale to the eleventh grade students at Senior High School level. The result of this research reveals that this module belongs to “feasible”. It was calculated by using Cut Off Score method with the result showed average score of 87,32%. This module was supported by the responses of students with good results.Keywords: module, feasibility, Learning Cycle Kelayakan Modul Pembelajaran Berbasis Learning Cycle Pada Materi Fluida AbstrakLatar belakang dalam penelitian ini adalah kurangnya media pembelajaran yang layak dan menarik bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan modul pembelajaran fisika berbasis Learning Cycle pada pokok bahasan fluida. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian dengan menggunakan metode Research and Development model 4D, dengan tahapan: define, design, develop, dan disseminate. Materi yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah materi fluida. Modul yang dikembangkan telah divalidasi oleh ahli materi, ahli, media, ahli bahasa, reviewer, dan peer reviewer. Hasil validasi menyatakan bahwa modul layak untuk diujicobakan. Selanjutnya modul diujicobakan dalam kelas kecil terhadap dua belas orang siswa dan selanjutnya modul diujicobakan dalam kelas besar terhadap siswa kelas XI MIA. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan, didapatkan simpulan bahwa: modul pembelajaran fisika berbasis Learning Cycle yang dikembangkan dikatakan layak karena memenuhi kriteria penilaian kelayakan, dengan cut off score sebesar 87,32%, respon guru dalam tahap penyebaran sebesar 84,00% dalam kategori sangat baik, dan hasil angket respon modul oleh siswa sebesar 80,62% dalam kategori baik.Kata Kunci: modul, kelayakan, Learning Cycle
Penerapan Project Based Learning Untuk Meningkatkan Karakter Pelajar Pancasila Dimensi Kreatif Peserta Didik Hannum, Farida; Arifin, M. Fairuz; Dwikoranto, Dwikoranto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.73541

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang adanya pelaksanaan proses pembelajaran yang kurang berpihak pada peserta didik sehingga kurang berkembangnya dimensi kreatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan profil pelajar pancasila dimensi kreatif dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Project based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dengan berkolaborasi antara peneliti, guru pamong, dan dosen pendamping lapangan. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, tes, dan angket. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project based Learning dapat meningkatkan dimensi kreatif dan hasil belajar peserta didik. Dengan hasil dimensi kreatif pada siklus I sebesar  65,01 meningkat menjadi 80,20 pada siklus II. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 74,19 meningkat menjadi 83,67 pada siklus II, dengan ketuntasan klasikal mencapai 87,88%. Penelitian ini diakhir pada siklus II karena sudah mencapai kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran dan memenuhi ketuntasan klasikal. Selain itu penerapan model Project based Learning juga mendapat respon positif dari peserta didik.This research was conducted against the background of the implementation of the learning process that was less supportive of students so that the creative dimension was less developed. The purpose of this study was to improve the profile of Pancasila students in the creative dimension and student learning outcomes through the application of the Project Based Learning learning model. This type of research is classroom action research consisting of two cycles, where each cycle consists of the planning, implementation, observation, and reflection stages. This research was conducted in collaboration between researchers, supervising teachers, and field assistant lecturers. Data sources were obtained through observation, interviews, tests, and questionnaires. Based on the results of the study, it can be concluded that the application of the Project Based Learning learning model can improve the creative dimension and learning outcomes of students. With the results of the creative dimension in cycle I of 65.01 increasing to 80.20 in cycle II. The average value of student learning outcomes in cycle I of 74.19 increased to 83.67 in cycle II, with classical completeness reaching 87.88%. This research was ended in cycle II because it had reached the criteria for completing learning objectives and met classical completeness. In addition, the implementation of the Project Based Learning model also received a positive response from students.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA Hannum, Farida; Sukarmin, Sukarmin; Cari, Cari
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v8i1.31824

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah karena keterbatasan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran bagi siswa dan guru. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik modul pembelajaran fisika berbasis Learning Cycle 5E, (2) mengetahui kelayakan modul, (3) mengetahui efektivitas penggunaan modul terhadap kemampuan berpikir analitis dan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan Research and Development (R&D) dengan model 4-D yang terdiri dari: (1) define, (2) design, (3) develop, dan (4) disseminate. Materi yang dikembangkan dalam modul adalah Fluida Statis yang diperuntukkan siswa SMA kelas XI IPA. Modul  yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, ahli bahasa, ahli media, reviewer, dan peer review. Modul dikategorikan layak untuk implementasikan. Modul diujicobakan secara terbatas pada 12 siswa di SMA Negeri 2 Ngawi dan diperoleh hasil bahwa modul termasuk dalam kategori “Sangat Baik” menurut siswa. Modul diujicoba dalam skala besar pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Ngawi. Data yang diperoleh yaitu data kemampuan berpikir analitis dan hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan disimpulkan bahwa: (1) karakteristik modul fisika yang dikembangkan berupa modul cetak materi fluida statis yang berbasis Learning Cycle 5E dengan tahapan engage, explore, explain, elaborate, dan evaluate dengan memunculkan indikator kemampuan berpikir analitis dalam setiap tahapannya yaitu menginterpretasi informasi, menggunakan konsep dalam pemecahan masalah, membuat dan mengevaluasi kesimpulan, serta memberikan alasan setiap jawaban, (2) modul pembelajaran fisika berbasis Learning Cycle 5E yang dikembangkan layak karena memenuhi kriteria nilai kelayakan berdasarkan Cut Off Score yaitu sebesar 87,32%, respon guru dalam tahap penyebaran sebesar 84,00% dalam kategori sangat baik, dan hasil angket respon modul oleh siswa sebesar 80,62% dalam kategori sangat baik, (3)  modul pembelajaran fisika berbasis Learning Cycle 5E efektif dalam meningkatkan  kemampuan berpikir analitis serta ketercapaian ketuntasan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata kemampuan berpikir analitis siswa sebesar 0,41 yang termasuk kategori “Sedang”. Sedangkan rata-rata ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 87,50% meningkat melampaui KKM.