Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SEJARAH KONTROVERSIAL BERBASIS PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Listyaputri, Dinar Rizky; Sariyatun, S.; Agung S., Leo
HISTORIKA Vol 21, No 1 (2018): Pengembangan Kesadaran Sejarah dan Keterampilan Berpikir
Publisher : Sebelas Maret University (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.315 KB) | DOI: 10.20961/historika.v21i1.29512

Abstract

The aims of this research were: (1) to describe the process of history learning in high school in Surakarta; (2) to develop learning material which is a module of controversial history with problem solving as learning method, and (3) to analyze effectiveness of module to improve student’s critical thinking skill. The method of this research was R&D and used ADDIE as the model. Methods of data collection were interviewing, document analysis, and critical thinking test. Data analysis was done by non parametric-statistical analysis. Results of this research showed: (1) both teacher and students still learned history by using conventional method and never been studying controversial history; (2) controversial history module got scored by validator with the score average up to 146/153 or 95%; (3) analysis result of score of students critical thinking showed the differences point between control and experiment class was 0,007 and the effectiveness score of module reached 0,01 which meant the module was effective enough to be applied to increase students critical thinking.
KONTEKSTUALISASI PEMBELAJARAN SEJARAH MELALUI PERISTIWA BENCANA Listyaputri, Dinar Rizky; Patridina, Esa P.B.G.G.
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2022): Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v16i12022p200-210

Abstract

AbstractThe challenges of learning history are increasingly diverse. One of the issues that often get repeated is regarding how irrelevant and out-of-context the history subjects are for students. According to the reason, designing a contextual history learning plays an important role. Learning history throughout the disaster events is an attempt to serve history, not only as part of human's past life but also as a widened field that is quite relevant to students' life. The fact that Indonesia is a disaster-prone country with a total of 763 natural disasters in the first quarter of 2021 is another reason that shows the urgency of learning disaster history. Bringing disaster events into history learning has a particular purpose of improving people's awareness of disaster hazards. This study used the literature studying method by analyzing every related reference. The purpose of this study is to find possibilities to design history learning through disaster events by analyzing the curriculum draft, collecting any sources about disaster histories, and concluding how it benefits students. Using environmental and disaster history as learning material is expected to be an inspiration for educators to develop and create a learning process that accommodates factual issues around students so that the subject does not lose its relevance.   
Analisis Potensi Puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” Karya Muhammad Yamin (1928) Sebagai Sumber Belajar Penguatan Profil Pelajar Pancasila Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul; Julian, Royyan; Listyaputri, Dinar Rizky; Yuliati, Yuliati; Trisnadi, Anif E.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um019v9i2p112-121

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan potensi puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” sebagai sumber belajar penguatan profil pelajar Pancasila. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data primer dalam kajian ini yaitu puisi karya Muhammad Yamin berjudul “Indonesia, Tumpah Darahku”, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan dalam kajian ini yaitu hermeneutik dengan membaca, menelaah, dan menafsirkan isi puisi secara langsung. Hasil kajian menunjukkan bahwa puisi berjudul “Indonesia, Tumpah Darahku” karya Muhammad Yamin Tahun 1928 memiliki pesan nasionalisme sehingga layak digunakan sebagai sumber belajar alternatif dalam penguatan profil pelajar Pancasila. Pemanfaatan puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” dalam pembelajaran telah memenuhi dimensi profil pelajar Pancasila sebagai penerapan Kurikulum Merdeka. Guru dan peserta didik dapat menginternalisasikan enam dimensi profil pelajar Pancasila meliputi bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, serta kreatif melalui puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” dalam kehidupan sehari-hari.
Analisis Poster Sebagai Media Pembelajaran Sejarah Afrika Patridina, Esa P.B.G.G.; Listyaputri, Dinar Rizky
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i2.2654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan serta proses berpikir dan pertimbangan mahasiswa dalam membuat desain poster. Penelitian kualitatif ini menggunakan subjek sebanyak sebelas mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah yang mengikuti perkuliahan Sejarah Afrika. Instrumen penelitian berupa tugas membuat poster tematik tentang kerajaan di Afrika dan wawancara untuk mengetahui proses berpikir serta pertimbangan dan pemahaman komunikasi visual mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembilan subjek mengaplikasikan skema Colour Theory dan Colour Harmony walaupun subjek belum mengenal teori tersebut. Hanya dua subjek yang belum mengaplikasikan skema warna Visibilitas huruf pada poster cukup jelas walaupun terdapat delapan subjek memilih warna yang tidak sesuai dengan skema poster dan terdapat dua subjek memilih jenis huruf display yang tidak sesuai dengan hierarki teks. Pemilihan gambar cukup sesuai dengan materi karena hal tersebut menjadi pertimbangan utama dalam membuat poster. Akan tetapi, terdapat satu subjek yang memilih gambar cukup vulgar, sehingga kurang sesuai bagi pembaca pada jenjang pendidikan SD sampai SMA. Secara umum subjek tidak mempertimbangkan target pembaca. Hanya satu subjek yang mempertimbangkan target pembaca, bahkan teridentifikasi menggunakan User-Centered Design.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS LUMIO BAGI GURU SEJARAH JAWA TIMUR Mastuti, Sri; Suprijono, Agus; Liana, Corry; Riyadi, Riyadi; Alrianingrum, Septina; Listyaputri, Dinar Rizky; Fajriyah, Izzatul
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i1.35786

Abstract

Keberadaan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru.Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, seorang guru harus memahami dan memiliki kemampuan Pengetahuan Pedagogi Konten Teknologi (TPCK) di dalam dirinya. Berkaitan dengan Pengetahuan Konten Pedagogis (PCK), yang terdiri dari pengetahuan konten dan pengetahuan pedagogis yang seharusnya dimiliki oleh seorang guru, pemerintah Republik Indonesia sebenarnya telah mengatur hal tersebut melalui Peraturan Pemerintah Nomor.74 tahun 2008. Pada rumusan Peraturan Pemerintah tersebut, salah satunya adalah bahwa seorang guru harus menguasai dan menggunakan teknologi dalam pembelajarannya. Kompetensi tersebut ditingkatkan melalui Kurikulum Merdeka yang telah mewajibkan penggunaan sumber-sumber belajar digital dalam pembelajaran yang disusun oleh para guru. Berdasarkan hal tersebut, sudahkah para guru menggunakan aplikasi digital dalam pembelajarannya? Oleh karena sangat pentingnyaa, penguatan literasi digital dalam hal pemanfaatan aplikasi digital untuk pembelajaran sejarah, maka pelatihan penggunaan ekosistem Lumio untuk mengembangkan inovasi pembelajaran sejarah bermanfaat secara signifikan meningkatkan ketrampilan guru dalam penggunaan tehnologi digital.Habituasi guru dalam penggunaan tehnologi cukup tinggi yaitu 85,4, tetapi dalam hal  penggunaan aplikasi pembelajaran terintegrasi hampir tidak ada. Karena itu untuk lebih menguatkan literasi digital guru sejarah maka dilakukan pelatihan pemanfaatan aplikasi Lumio untuk pembelajaran sejarah. Pelatihan dirancang dengan menggunakan model hybrid (in-house/off-site training dan online/virtual training), yang terdiri dari dua sesi pertemuan dan satu sesi penugasan. Sesi pertama dilakukan tes diagnostic ekosistem digital untuk mengetahui seberapa jauh literasi digital guru. Kemudian dilanjutkan pemaparan materi pemahaman konsep dan materi ekosistem digital. Pertemuan kedua diisi dengan perancangan penyusunan inovasi perangkat pembelajaran digital. Dan sesi ketiga berupa kegiatan penugasan yang dilaksanakandibawah bimbingan, dengan hasil akhir berupa inovasi perangkat pembelajaran digital yang terintegrasi dengan platform Lumio. Hasil pelatihan menunjukkan, para guru sejarah berhasil menyusun perangkat pembelajaran digital yang inovatif secara mandiri. Para guru mencapai keberhasilan dalam membuat desain kelas dan pembelajaran sejarah di aplikasi Lumio dengan cara mengisi perpustakaan Lumio dengan bahan ajar, materi ajar, dan asesmen. Dengan demikian para guru sejarah berhasil memanfaatkan aplikasi Lumio untuk pembelajaran sejarah.