Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan kulit buah kakao dan gedebok pisang sebagai bahan baku pupuk organik cair Halid, Erna; Kadir, Muh.; Nurnawati, Andi Ayu
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 2 No 2 (2023): Edisi November
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v2i2.719

Abstract

Bidang pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Desa Anabanua, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Realita di lapangan bahwa masyarakat Desa Anabanua cenderung mengabaikan bagian tanaman yang tidak dikonsumsi kemudian berakhir menjadi sampah yang tidak termanfaatkan padahal limbah tersebut dapat bermanfaat apabila dapat diolah menjadi suatu produk yang bernilai. Gedebok pisang dan kulit buah kakao sebagai salah satu limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organik cair sehingga dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Kegiatan pengabdian pembuatan pupuk organik cair dengan bahan kulit buah kakao dan gedebok pisang dilakukan agar kelompok petani sebagai mitra dapat memanfaatkan sampah atau bagian tanaman yang tidak dikonsumsi menjadi pupuk organik cair yang akan menjadi pioneer tercapainya desa hijau sesuai dengan motto Kabupaten Barru. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Tani Batu Mammanae yang telah terbentuk sejak tahun 2012. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan Juli 2023 dengan metode yang digunakan yaitu penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Kelompok Tani Batu Mammanae sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian telah memperoleh wawasan dan keterampilan mengenai pemanfaatan sampah rumah tangga atau bagian tanaman yang tidak dikonsumsi menjadi pupuk organik. Kelompok mitra telah memanfaatkan gedebok pisang dan kulit buat kakao untuk pembuatan pupuk organik cair untuk mendukung tercapainya desa hijau Kabupaten Barru.
KESESUAIAN LAHAN UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) BERADSARKAN ANALISIS KEMIRINGAN LERENG DARI CITRA SATELIT RADAR DI KABUPATEN PANGKEP Satriani, Yuni; Nurmiaty, Nurmiaty; Halid, Erna
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 14 No 2 (2025): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v14i2.983

Abstract

Sloped land or land slope is one of the limiting factors in the growth and production of corn, Characteristics of sloped land have limited ability to develop a type of crop, including corn plants in an agricultural area. The purpose of the study was to analyze the suitability of corn crop land based on slope slope for corn plant growth (Zea mays L.) on agricultural land in Pangkep district. The implementation of this research began in Desember2024, in Pangkep Regency. The technique used in this study uses Arc-GIS devices, contour digital data is cut with the administrative map of Pangkep Regency, so that contour digital data for the Pangkep Regency area is obtained. The conclusions that can be drawn from this study are, land suitability based on slope slope in Pangkajene Regency and the Islands, there are 43,768.86 ha of land that is very suitable (S1) for the development of corn crops, 5,178.06 ha of land that is quite suitable (S2), 12,341.37 ha of land that is marginally suitable (S3), and there are 18,564.52 ha of land that cannot be used at all (N) in the land of suitability for corn crops in Pangkep Regency. So that the total number of S1, S2, S3 and N is 80,032.82 h