Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CLIMATE VILLAGE: PRODUCTION OF CITIZEN’S KNOWLEDGE AND SOCIAL SPACE ON CLIMATE CHANCE ISSUE Zunariyah, Siti
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v3i1.4474

Abstract

The climate change issue is authentic and recognized as the biggest threat to human life. Many actions should be taken to adapt to and mitigate climate change, one of which is to hold a Climate Village Program. This research aimed to describe the public participation process in developing Climate Village and the factors affecting it. The research was conducted in the Sekip Climate Village of Kadipiro of Surakarta City using ethnographic methods with Henry Lefebvre's social space reproduction. The urgency of Climate Village development in Sekip village is the environmental problem that has been faced since 2011, including flood, water puddles, drought, DBF, malaria epidemic, slump, and dirty village image. Production of knowledge and social space to develop climate villages was conducted through adaptation and mitigation activities. The program of adapting to climate change is the natural form of community action taken by constructing infiltration wells, repairing gutters, constructing retention basins, planting vegetables and fruits, and installing vertical gardens. The mitigation program included waste management, solar panel installation, bio-pore hole construction, and rainwater harvesting activities. The production of citizens' spatial space was conducted based on citizens' knowledge production concerning the effect of climate change and knowledge reproduction about adaptation and mitigation that can be accomplished in a participative manner. The factors affecting it, including ecology and social culture, became part of citizens' social learning process to mitigate the effect of climate change.
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Kegiatan Sosialisasi Dan Pembagian Susu Sebagai Bentuk Kontribusi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Desa Bandungan Zunariyah, Siti; Bayu S, Putra Maulana; Wulandari, Sita Ayu; Fadillah, Rizqi Bagus; Putri, Fitria Kuncara; Wibawa, Bisma Prasetya; Nuraini, Isnian; Nurhidayati, Ananda Fitri; Az Zahra, Elisa Seviana; Sholikah, Sajida Salwa; Febriyasari, Hafifah Gina
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/s1my9n82

Abstract

Desa Bandungan di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, menghadapi masalah serius terkait tingginya angka stunting pada anak-anak, yang sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat mengenai gizi seimbang, keterbatasan akses terhadap makanan bergizi, dan pola asuh yang kurang optimal. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan kepala desa, diketahui bahwa kondisi ini membutuhkan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan memanfaatkan sumber daya local. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan: persiapan dan perizinan, pelaksanaan sosialisasi yang mencakup ceramah dan diskusi, dan pembagian susu bergizi kepada anak-anak. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi bagi anak-anak, faktor-faktor penyebab stunting, serta upaya pencegahannya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami pentingnya asupan gizi seimbang dan manfaat susu sapi sebagai nutrisi tambahan. Pembagian susu secara langsung membantu anak-anak mendapatkan sumber protein dan kalsium yang bermanfaat untuk pertumbuhan. program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang stunting dan pentingnya gizi seimbang, serta memberikan kontribusi nyata dalam mencegah stunting di Desa Bandungan. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup anak-anak di desa tersebut