Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Long-Term Performance of Green Company IPOs and Underpricing Factors for Gold Indonesia 2045 Pratiwi, Dian Eka; Nugroho, Irawan Cahyo; Susanto, Andrianto Sulistiono; Muharam, Harjum
Research Horizon Vol. 4 No. 4 (2024): Research Horizon - August 2024 (Thematic Issue)
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.4.4.2024.314

Abstract

This study investigates the long-term performance of Initial Public Offerings (IPOs) by green companies and the factors contributing to underpricing within the context of Gold Indonesia 2045. Utilizing a descriptive qualitative approach, the research scrutinizes data sourced from financial reports, IPO prospectuses, and stock prices. It identifies key factors such as company characteristics (size, age, ownership structure, industry sector), market conditions (liquidity, stability, macroeconomic factors), and offering specifics (size, price) to elucidate their impact on stock underpricing during IPOs. Additionally, the study assesses the enduring stock performance of green companies post-IPO, leveraging financial performance metrics including Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and revenue growth. The findings aim to provide valuable insights for investors, companies, and policymakers, fostering sustainable business practices in alignment with Gold Indonesia 2045.
Spatial Analysis Of Environmental Factors On Malaria Incidence In The Working Area Of Bener Health Center, Purworejo Regency Pratiwi, Dian Eka; Raharjo, Mursid; Setiani, Onny
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 8 (2025): Indonesian Impression Journal (JII)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i8.6930

Abstract

The Bener Health Center is one of the highest contributors to malaria cases in Purworejo District. In 2023, there were 134 malaria cases with an API of 2.25 per 1,000 population spread across 14 villages at the Bener Health Center. This study aims to determine the relationship between environmental factors and malaria incidence in the working area of Bener Health Center through a spatial approach. This study is a descriptive-analytical observational study with a case-control design. The case population in this study consists of 134 individuals, while the control population comprises 59,457 individuals. The sample size for this study is 81 cases and 81 controls. Data were collected through interviews and observations. Data analysis included statistical analysis (univariate, bivariate, multivariate) and spatial analysis. Bivariate analysis showed a relationship between the absence of wire netting (p-value = 0.024 and OR = 2.567), the presence of livestock shelters (p-value = 0.039 and OR = 2.029), and the presence of breeding places (p-value = 0.008 and OR = 3.403) with malaria incidence. Multivariate analysis showed that the absence of wire netting, the presence of livestock shelters, and the presence of breeding places simultaneously influenced the incidence of malaria in the working area of Bener Health Center. The distribution of malaria cases in the working area of Bener Health Center showed a clustered pattern.
Literature Review: Kualitas Lingkungan sebagai Determinan Kejadian Malaria Pratiwi, Dian Eka; Raharjo, Mursid; Setiani , Onny
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i4.3303

Abstract

Malaria masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat global terutama di wilayah endemik. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah terkini yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 mengenai kualitas lingkungan sebagai determinan utama kejadian malaria. Pencarian literatur sistematis dilakukan di basis data ScienceDirect, PubMed, dan Springer. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa faktor-faktor lingkungan seperti perubahan penggunaan lahan (termasuk deforestasi), kondisi iklim (curah hujan, suhu, kelembaban), kondisi fisik rumah (kawat kasa, dinding, langit-langit), dan lingkungan peridomestik (kandang ternak, vegetasi, tempat perkembangbiakan nyamuk) memiliki hubungan yang kompleks dan signifikan terhadap dinamika transmisi malaria. Pemahaman mendalam tentang interaksi ini sangat penting untuk merumuskan strategi pengendalian malaria yang terintegrasi, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan lingkungan global. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan terpadu dalam pengendalian malaria yang memadukan intervensi kesehatan masyarakat dengan pengelolaan lingkungan. Rekomendasi kebijakan mencakup penguatan surveilans berbasis lingkungan, perbaikan infrastruktur permukiman, dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan strategi eliminasi malaria yang lebih efektif dan berkelanjutan di berbagai setting geografis.
Pengembangan e-modul interaktif berbasis etnomatematika dengan konteks alat musik Jamjaneng pada materi geometri Pratiwi, Dian Eka; Sapti, Mujiyem; Astuti, Erni Puji; Purwoko, Riawan Yudi
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v7i2.7638

Abstract

Jamjaneng merupakan alat music dari daerah Kebumen, Jawa Tengah yang memiliki beragam bentuk sehingga dapat menjadi sumber belajar matematika, namun sampai saat ini belum dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul interaktif berbasis etnomatematika dengan konteks alat musik Jamjaneng pada materi geometri SMP yang layak digunakan dalam pembelajan karena memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE dengan tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi dan angket. Lembar validasi untuk validator digunakan untuk penilaian kevalidan e-modul interaktif dan angket siswa digunakan untuk mengetahui kepraktisan e-modul interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa e-modul interaktif berbasis etnomatematika dengan konteks alat musik Jamjaneng pada materi geometri siswa SMP dinayatakan valid berdasarkan dari hasil rerata skor penilaian ahli media sebesar 4,9 dan dari ahli materi sebesar 4,1. E Modul juga memenuhi kriteria praktis karena berdasarkan penilaian angket respon siswa dari uji coba lapangan kecil memperoleh sebesar 3,37 atau 84% dengan kriteria positif dan uji coba lapangan besar memperoleh rerata sebesar 3,01 atau 75% dengan kriteria positif. Sehingga e-modul berbasis etnomatematika pada alat musik Jamjaneng layak digunakan untuk siswa SMP.