Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIPLOMASI INDONESIA GUNA MENDUKUNG PENANGANAN PANDEMI DAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL PASCA MASA PANDEMI VIRUS COVID-19 -, Nurma Nengsi; Pambudi, Anggy Wira
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pol.v10i2.7315

Abstract

Penyebaran virus Covid-19 telah menimbulkan berbagai dampak seperti korban jiwa dan dampak pada sektor ekonomi. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian tentang praktik diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mendukung penanganan pandemi dan pemulihan perekonomian nasional pasca pandemi virus Covid-19. Dengan menggunakan middle power diplomacy dan global health diplomacy, peneliti mengkaji praktik diplomasi yang dilakukan Indonesia pada masa pandemi virus Covid-19 untuk mewujudkan kepentingan nasional Indonesia melalui praktik diplomasi. Penelitian ini menemukan bahwa praktik diplomasi yang dilakukan Indonesia telah berhasil membentuk kerjasama untuk memenuhi berbagai kebutuhan guna mendukung penanganan pandemi dan pemulihan perekonomian nasional. Sebagai negara yang berstatus middle power country, praktik diplomasi Indonesia dapat dilakukan secara fleksibel baik di tingkat bilateral maupun multilateral dengan berbagai mitra untuk mewujudkan kepentingan nasional Indonesia.
Paradiplomacy and Regional Development in Global South: Bureaucractic Processes and Stakeholder Perspective in Cirebon Regency, Indonesia Davega, Nazwa; Pambudi, Anggy Wira
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.848-858

Abstract

Pembangunan daerah di kawasan Global South menuntut peran aktif pemerintah daerah dalam merespons globalisasi, kompetisi investasi, dan ketimpangan wilayah. Artikel ini menganalisis peran paradiplomasi dalam mendukung pembangunan inklusif melalui studi implementasi Program Rebana Metropolitan di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menelaah dinamika aktor, kapasitas kelembagaan, dan tantangan struktural dalam pelaksanaan paradiplomasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan analisis data sekunder dari instansi terkait. Hasil menunjukkan bahwa meskipun indikator pembangunan manusia dan investasi meningkat, manfaat pembangunan belum terdistribusi secara merata. Paradiplomasi daerah masih dibatasi regulasi sentralistik, kapasitas SDM terbatas, dan lemahnya koordinasi lintas wilayah. Setda, DPMPTSP, dan Bappelitbangda memiliki peran strategis dalam perencanaan dan fasilitasi investasi, tetapi implementasinya belum optimal. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Rebana Metropolitan sebagai instrumen pembangunan inklusif bergantung pada penguatan kapasitas kelembagaan, sinkronisasi kebijakan lintas level pemerintahan, serta integrasi aktor lokal dalam pembangunan regional berkelanjutan.