Alit Ayu Dewantari
Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa, ISI Yogyakarta, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : DeKaVe

Perancangan Buku Pop-up Satwa Endemik Indonesia Alit Ayu Dewantari
DeKaVe Vol 16, No 1 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 1 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v16i1.7896

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati dan memiliki beragam jenis satwa endemik yang tersebar di berbagai pulau. Sebagian besar satwa endemik Indonesia termasuk dalam kategori langka, dan masih banyak anak-anak yang tidak mengetahui keanekaragaman satwa endemik tersebut. Perancangan ini bertujuan untuk memperkenalkan satwa endemik Indonesia kepada anak-anak dengan penerapan teknik pop-up, sebagai medium yang dapat mengantar pengalaman yang lebih konkrit melalui sajian bentuk tiga dimensi. Sentuhan visual berupa warna, bentuk, tipografi, ilustrasi, dan layout dalam sebuah buku pop-up menjadi satu-kesatuan sarana komunikasi yang efektif, selaras dengan beberapa penelitian di bidang pendidikan yang menunjukkan tingginya efektivitas buku pop-up sebagai media pembelajaran untuk anak-anak. Pop-up dirancang dengan mengedepankan prinsip kemudahan dalam proses produksi, sehingga diharapkan dapat menyerap pekerja dan secara luas dapat mendukung sektor ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (deskriptif eksploratif), melalui observasi, analisis data, dan eksplorasi teknis; dengan mengumpulkan data mengenai satwa endemik Indonesia dan mengembangkannya menjadi sebuah buku pengetahuan dengan menerapkan teknik pop-up. Melalui media buku pop-up, diharapkan anak dapat lebih mudah mengenali dan menjadi peduli pada satwa endemik Indonesia, terutama pada kelangsungan hidupnya.
Perancangan Buku Pop-up Accordion Tentang Rempah Indonesia Alit Ayu Dewantari
DeKaVe Vol 18, No 2 (2025): DeKaVe Vol. 18 No. 2 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v18i2.17477

Abstract

Indonesia merupakan salah satu penghasil rempah terbesar di dunia dan memiliki reputasi historis yang sangat penting dalam jalur perdagangan global sejak era kolonial. Kekayaan hayati ini tidak hanya berperan dalam membentuk cita rasa khas kuliner Nusantara, tetapi juga menjadi identitas budaya dan simbol kejayaan bangsa. Ironisnya, di tengah arus modernisasi dan gaya hidup instan, kesadaran generasi muda khususnya anak-anak terhadap rempah semakin memudar. Fenomena ini mencerminkan adanya kesenjangan informasi yang mengkhawatirkan. Pendekatan yang digunakan di lingkungan sekolah masih terbatas pada penyampaian materi secara kontekstual dengan dukungan visual yang kurang interaktif/memikat. Akibatnya, materi tentang rempah sering kali kurang terserap dan tidak menjadi bagian dari pengalaman belajar yang bermakna. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah media pembelajaran alternatif yang tidak hanya informatif, tetapi juga menyenangkan dan mampu mengaktivasi rasa ingin tahu anak melalui pengalaman belajar yang bersifat visual dan eksploratif.Penelitian ini menggunakan metode penciptaan seni dari Wallas G yang terdiri dari preparation, incubation, illumination, dan verification. Eksplorasi desain difokuskan pada teknik dasar pop-up Internal Stand yang dimodifikasi menjadi struktur berlipat menyerupai accordion. Lipatan-lipatan ini membentuk ruang visual bertingkat yang dapat dikembangkan menjadi halaman-halaman pop-up. Hasil perancangan menunjukkan bahwa teknik sederhana dapat diolah menjadi kompleks secara visual dan memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak. Media ini dapat menjadi salah satu alternatif Solusi kreatif dalam menanamkan literasi rempah sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan.