Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Perencanaan Sistem Instalasi Penerangan Jalan pada Jembatan Bentang Panjang di Indonesia (Studi Kasus pada Jembatan Suramadu) Amirulah, Amirulah
Rekayasa Vol 1, No 1: April 2008
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2613.59 KB) | DOI: 10.21107/rekayasa.v1i1.2165

Abstract

Main topic of this reseach is planning instalation system of road lighting and power supply on long main bridge between islands in Indonesia, with object of interest on Suramadu Bridge. In order to guarantee safety and comfortably for Suramadu Brigde user, design of lighting system has to standart wich recommended by CIE (Commission International on Illumination). This research would like to take sample are: different kind of lamp, armature, and lighting equipment which produced by PT. Philips Indonesia. Final result of this research conclude that road lighting lamp which comfortable on Suramadu Bridge is high pressure lighting orhighpressure sodium (SON) SON-TP type. Beside that,armature which comfor­ tably used on Suramadu Bridge is Velocity SGP 338 type.According with CIE recommenda­ tion, installing point pattern of lighting on Suramadu Bridge using Opposite System with lamp capacity 400 W or Opposite and Twin Central System with lamp capacity 250 W. Installing of road lighting is recommeded to use duct cable, because its installingfaster than the others, have small failure risk, and easy on planning, operating, commisioning, and expanding on next time. Electrical distribution lines should use radial type 20 kV middle voltage by using sub feeder (transformer) on right and left side of bridge to suppl y road lighting power on Suramadu Bridge. Manual analysis results voltage drop equal as 0,00991Voltatau 0,05 %.If using ETAP Software, this system results voltage drop equal as 0,011Volt atau 0,05503 %. Finally electrical power suppl y system on Suramadu Bridge have approved with voltage drop requirements according with PLN recommends equal as 5%.
CONTEMPORARY LEGAL ISTIMBAT: STUDY ON THE THEORY OF CHANGES IN FATWA ACCORDING TO YUSUF QARDHAWI Amrin, Amrin; Amirulah, Amirulah
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 10 No 1 (2022): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/mizan.v10i1.20331

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang dihadapi masyarakat modern dan umat Islam terhadap realitas dan tindakan yang muncul dalam menanggapi perkembangan dan kemajuan zaman dalam berbagai aspek kehidupan yang memerlukan status hukum (istimbat hukum) sebagai pedoman dalam kehidupannya, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan dan perkembangan fatwa kontemporer berdasarkan teori dan perubahan menurut Yusuf Qardhawi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan, sedangkan sumber datanya adalah al-Fatwa Baina al-Indibad aw al-Tasayyub, Mushkilat al-Faqr wa Kayfa 'Alajaha al-Islam, Fawaid al-Bunuk Hiya al-Riba al- Haram, Daur al-Qiyam al-Akhlaq fi Iqtisad al-Islamy dan kitab-kitab lainnya adapun analisis data menggunakan kualitatif. Hasil penelitian adalah Yusuf al-Qardhawi adalah ulama kontemporer yang ahli dalam hukum Islam. Dalam memberikan fatwa, Yusuf al-Qardhawi memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi, baik perubahan yang terjadi pada zaman klasik maupun perubahan yang terjadi pada masa ini yang memerlukan ketentuan hukum atau fatwa. Sebagai produk hukum yang merupakan jawaban atas realitas dan permasalahan yang terjadi, Yusuf al-Qardhawi menawarkan sepuluh instrumen fatwa yang dapat berubah karena: Pertama, Perubahan Tempat. Kedua, perubahan zaman. Ketiga, perubahan keadaan. Keempat, perubahan 'urf. Kelima, Perubahan Informasi/Pengetahuan. Keenam, Perubahan Kebutuhan Manusia. Ketujuh, perubahan kemampuan manusia. Kedelapan, perubahan situasi sosial, ekonomi, dan politik. Kesembilan, perubahan pendapat dan pemikiran, dan kesepuluh, bencana umum.