Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan kesesuaian peresepan obat anti-hipertensi dengan penurunan tekanan darah pasien di puskesmas Panjang Bandarlampung Yansyah, Ardi; Kusmardika, Dina Amalia; Ariska, Ananda
Wellness And Healthy Magazine Vol 1, No 1 (2019): February
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.041 KB) | DOI: 10.30604/well.88112019

Abstract

Hypertension defined as increase of systolic pressure above 140 mmHg and diastolik pressure above 90 mmHg persistently. Uncontrolled blood pressure in hypertensive patient can cause many risk of disease complication. Adequate antihypertensive drugs play an important role in controlling blood pressure in hypertensive patients. The success of treatment occurs when the drug is prescribed according to in terms of the accuracy of the type, dosage, indication, method of use and time of use of the drug. This study aims to determine the relationship of the suitability of antihypertensive prescription drugs with a decrease in blood pressure of hypertensive patients at the Panjang Health Center in Bandar Lampung. This study uses an analytic observational design with a Case Control approach. The sample in this study consisted of 196 patients with hypertension sourced from secondary data in the form of medical records. Data collection was performed using total sampling techniques at the Bandar Lampung Inpatient Health Center. The data recorded in the form of patient characteristics, data on the accuracy of selection of drugs, dosage accuracy, and blood pressure drop data Data analysis using the chi-square test is presented in the 2x2 table. The results showed the suitability of the use of antihypertensive drugs in the Panjang Health Center with the standard guidelines for the therapy of hypertension JNC VIII showed 84.6% the right type of drug and 89.7% the right dose of drug. In the bivariate analysis found a significant relationship between antihypertensive drug prescribing suitability and hypertension patient’s blood pressure reduction at Panjang Health Center with a p value of 0.0003, and an OR value of 4.3 times.Abstrak: Hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg secara persisten. Tekanan darah yang tidak terkontrol pada pasien hipertensi dapat meyebabkan banyak risiko komplikasi penyakit. Obat antihipertensi yang adekuat berperan penting dalam mengontrol tekanan darah pasien hipertensi. Keberhasilan pengobatan terjadi apabila obat yang diresepkan sesuai ditinjau dari ketepatan jenis, dosis, indikasi, cara penggunaan dan waktu penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan kesesuaian peresepan obat antihipertensi dengan penurunan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Rawat Inap Panjang Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Kasus Kontrol. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 196 pasien penderita Hipertensi yang bersumber dari data sekunder berupa rekam medis. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling di Puskesmas Rawat Inap Panjang Bandar Lampung. Data yang dicatat berupa karakteristik pasien, data ketepatan pemilihan jenis obat, ketepatan dosis, dan data penurunan tekanan darah. Analisis data menggunakan uji chi-square yang disajikan dalam tabel 2x2.  Hasil Penelitian menunjukan kesesuaian penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Rawat Inap Panjang dengan standar pedoman tatalaksana hipertensi JNC VIII menunjukan 84,6% tepat jenis obat dan 89,7% tepat dosis obat. Pada analisis bivariat ditemukan hubungan yang bermakna antara kesesuain peresepan obat antihipertensi dengan penurunan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Rawat Inap Panjang Bandar Lampung dengan nilai p yaitu 0,000172, dan nilai OR sebesar 4,36 kali
Uji efek formulasi sediaan hair tonic perasan daun kacang panjang (vigna sinensis (l.) savi ex hassk) terhadap pertumbuhan rambut kelinci jantan Mulyanti, Galih Dwi; Nurhayati, Yuni; Ariska, Ananda
Wellness And Healthy Magazine Vol 1, No 2 (2019): August
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.102 KB) | DOI: 10.30604/well.93122019

Abstract

Preparation stimulating hair growth (hair tonic) is cosmetic preparations used for volumizing hair growth or stimulate hair growth on balding or hair loss. This research makes 4 sample formula with active ingredients been leaf juice with concentration 0% (basic hair tonic),5%,10%,15% and positive control REGROU (hair tonic preparations containing minoxidil). Measuring the lenght and weight of the hair is done on the 22 days, byaway of growing hair shaved then weighed and measured with calipers. The data was analyzed using anova test. The lenght and weight data was negative controls hair,1 formula (5%), 2 formula (10%),3 formula (15%) and the positive control on day 22 in a row is 0,857;1,276;1,500;1,738;1,743 cm and 0,381;0,385;0,389;0,399;0,413 g. The result of data analysis showed the hair length and weight of the F count is larger than F tab, where F count the hair length = 686,666, F count the hair weight = 10 and F tab 5% = 3,48. So that further testing BNT 0,05 can be done with the significant value of more than 0,04456.The bean leaf juice can be formulated in the dosage forms of hair tonic. The dosage formulations hair tonic bean leaf juice has the effect can increase hair growth male rabbit.Abstrak: Sediaan perangsang pertumbuhan rambut (hair tonic) adalah sediaan kosmetik yang digunakan untuk melebatkan pertumbuhan rambut atau merangsang pertumbuhan rambut pada kebotakan atau rambut rontok. Penelitian ini membuat 4 formula sampel dengan bahan aktif perasan daun kacang panjang dengan konsentrasi 0% (Basis hair tonic), 5%, 10%, 15% dan kontrol positif REGROU (sediaan hair tonic yang menggandung minoxidil). Pengukuran panjang dan bobot rambut dilakukan pada hari ke 22, dengan cara mencukur rambut yang tumbuh kemudian di timbang dan di ukur dengan jangka sorong. Data dianalisis menggunakan uji anova. Data-data panjang dan bobot rambut kontrol negatif, formula 1 (5%), formula 2 (10%), formula 3 (15%) dan kontrol positif pada hari ke- 22 berturut-turut adalah 0,857; 1,276; 1,500; 1,738; 1,743 cm dan 0,381; 0,385; 0,389; 0,399; 0,413 g. Data hasil analisis panjang dan bobot rambut menunjukan F hit lebih besar dari F tab dimana F hit panjang rambut = 686,666, F hit bobot rambut = 10 dan F tab 5% = 3,48. Sehingga dapat dilakukan uji lanjut BNT 0,05 dengan nilai signifikan lebih dari 0,04456. Perasan daun kacang panjang dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan hair tonic. Formulasi sediaan hair tonic perasan daun kacang panjang memiliki efek dapat meningkatkan pertumbuhan rambut kelinci jantan.