Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Widya Accarya

PANCASILA SEBAGAI ETIKA POLITIK Angga Mahendra, Putu Ronny
Widya Accarya Vol 4 No 1 (2015): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3461.455 KB) | DOI: 10.46650/wa.4.1.229.%p

Abstract

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peranan yang strategis dalam mengenalkan dan menanamkan prinsip demokrasi, semangat kebangsaan, dan ikut serta membina karakter- bangsa (Nation and Character Building), adalah dengan melaksanakan PPKn dalam arti luas (Citizenship Education) yang mencakup sasaran dalam dunia persekolahan melalul school civic education dan masyarakat luas (Community Civic Education). Pendidikan politik adalah salah satu bagian dalam membentuk konsep dan kondisi menciptakan masyarakat madani (civil society), yang di dalamnya mencakup hak dan kewajiban sebagai warga Negara dalam rangka menunjang kehidupan demokrasi bangsa yang demokratis. Aspek PPKn yang mencakup pengetahuan kewarganegaraan, ketrampilan kewarganegaraan, dan watak/karakter kewarganegaraan, merupakan hal yang substantif dan esensial dalam pembelajaran PPKn. Kompetensi politik warga Negara hendaknya dibarengi dengan etika yang menunjang sesuai dengan watak atau karakter sebagai suatu muara dan pengembangan kompetensi sebelumnya (pengetahuan dan ketrampilan). Dengan melihat visi-misi PPKn, karakteristik, tujuan dan PPKn, maka dengan kolaborasi yang baik memperhatikan suatu nhlai local genius suatu kelompok masyarakat akan mampu menggerakan komponen di dalamnya untuk menunjang terbentuknya karakter anak bangsa yang tetap mengedepankan kearifan lokal (Think Globally, Act Locally). Hal mi juga ditopang oleh konsep etika sebagai panduan dan tata krama dalam pelaksanaan kehidupan demokrasi bangsa lndonesia.Berpolitiklah sesuai dengan etika dan konsep Pancasila sebagai pandangan dan filosofi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kata Kunci: PPKn, Etika, dan Politik
PSIKOLOGI PENDIDIKAN BAGI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI ANGGA MAHENDRA, PUTU RONNY
Widya Accarya Vol 6 No 2 (2016): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.412 KB) | DOI: 10.46650/wa.6.2.302.%p

Abstract

Pendidikan adalah sesuatu yang mampu memberikan manusia kemampuan ilmu / pengetahuan. Pengetahuan akan membuat manusia mampu bertahan dalam hidupnya (perjuangan hidup) dan mampu mengikuti perkembangan kehidupan dunia. Pendidikan hidup manusia juga timbul karena manusia memiliki kemampuan untuk berpikir bahwa harus diasah dan dikembangkan. Dalam konsep Hindu kita sering akrab dengan konsep "Tri Pramana", konsep bahwa ada tiga kekuatan yang dimiliki oleh seorang anak dalam hidupnya. Kekuatan itu adalah sabda yang berarti suara, bayu yang berarti kekuatan / kekuasaan, dan idep yang berarti pikiran. Masa pendidikan anak usia dini di sini adalah lebih menekankan pada pendidikan psikomotorik anak, pendidikan karakter dan budidaya moral manusia dan sikap hidup. Pendidikan dewasa ini sangat usia dini dikembangkan terkait dengan pembentukan generasi yang lebih baik dan lebih siap untuk life educational. Psikologi pendidikan sebagai cabang psikologi memiliki kontribusi penting untuk proses pendidikan anak usia dini. Tidak dapat disangkal bahwa psikologi  telah lama digunakan dalam psikologi pendidikan sebagai landasan dalam pengembangan teori dan praktek pendidikan dan telah memberikan kontribusi besar terhadap pendidikan, termasuk pengembangan kurikulum, sistem dan sistem penilaian belajar. Kata Kunci : Psikologi Pendidikan, Pendidikan Anak Usia DiniÂ