Jamal, Fakhrul
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANAN BERTANYA SISWA DALAM MENINGKATKAN PROSES BELAJAR MENGAJAR MATEMATIKA DI SD NEGERI PURWODADI KECAMATAN KUALA PESISIR KABUPATEN NAGAN RAYA Jamal, Fakhrul
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2016): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika di Sekolah Dasar adalah untuk mempersiapkan siswa agar mampumenggunakan matematika dan pola pikir matematika dalam menghadapi perubahan keadaandidalam kehidupan yang selalu berkembang melalui latihan bertindak dasar pemikiransecara logis, rasional, cermat, jujur, efektif dan efisien, serta dapat mengaplikasikanmatematika kedalam ilmu pengetahuan lainnya.Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui: bagaimana upaya meningkatkan Proses Belajar Mengajar Matematika DenganPeranan Bertanya di SD Negeri Purwodadi Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten NaganRaya. Metode penelitian adalah dengan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus.Adapun teknik pengumpulan data adalah dengan observasi dan tes. Sedangkan teknikpengolahan data, penulis menggunakan analisis deskriptif (persentase) sesuai dengankriteria keefektifan yang telah ditentukan. Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwaaktivitas siswa dalam peranan bertanya dalam pelajaran matematika berangsur-angsurmeningkat, bisa dilihat dari kekatifan siswa dalam bertanya, keaktifan bertanya siswa ketikadiberikan waktu oleh guru untuk bertanya, menunggu pertanyaan dari guru, bertanya ketikadiberikan soal latihan dan kemauan siswa dalam bertanya, aspek pengamatan ini berangsurangsurmeningkatdarisiklusIkesiklusII.Darihasiltessiswayangnaikdisetiapsiklusnya.Dari36,36%kualifikasinilaibaikpadasiklusInaikmenjadi54,54%disiklusII,kemudiandari 45,45 % kualifikasi nilai cukup baik di siklus I menurun menjadi 27,27 % di siklus II,kemudian kualifikasi nilai kurang dari 18,18 % menurun menjadi 9,09 %, dan disiklus IImuncul nilai sangat baik sebesar 9,09 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesisnyaterbukti benar bahwa peranan bertanya sangat efektif dalam meningkatkan proses belajarmengajar matematika di SD Negeri Purwodadi Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten NaganRaya.Kata Kunci : Peranan Bertanya, Matematika, Meningkatkan Proses Belajar
PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN DISCOVERY YANG MENEKANKAN ASPEK ANALOGI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIK DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Jamal, Fakhrul; Amalia, Yuli
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2015): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar siswa berhubungan dengan hasil belajarnya, dapat mengembangkan kreatifitas, dapat menyelesaikan masalah yang dihadapinya, sehingga belajar menjadi lebih bermakna bagi siswa. Model pembelajaran discovery yang menekankan aspek analogi merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa dalam belajar metematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis siswa SMA melalui pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bertujuan utama untuk menelaah pemahaman matematik siswa dan kemampuannya untuk berpikir kritis setelah siswa mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi. teknik pengumpulan data yaitu dengan cara tes, tes ada 2 yaitu tes pemahaman matematik dan tes berpikir kritis, kemudian observasi dan angket. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Kuala dan sampel yang diambil adalah siswa kelas X sebanyak 2 kelas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis pada kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi mengalami peningkatan yang lebih baik daripada kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran biasa; terdapat korelasi yang signifikan antara pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis; dan aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran dengan pendekatan discovery mencerminkan kegiatan yang aktif; dan tanggapan siswa terhadap pembelajaran tersebut sangat baik.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT Jamal, Fakhrul
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2018): MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru matematika di Sekolah Menengah Pertama Negeri Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 11 guru matematika di Sekolah Menegah Pertama Negeri Kecamatan Johan Pahalwan Kabupaten Aceh Barat. Data dikumpulkan melalui Observasi dan tes, Observasi dilakukan untuk pengamatan dokumen perangkat pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran, Tes untuk melihat kompetensi pedagogik. Hasil penelitian diketahui bahwa kompetensi guru dalam perencanaan pembelajaran sudah baik, hal ini terlihat dari banyaknya guru yang sudah mampu menyusun rencana pembelajaran. Kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan pembelajaran sudah baik, namun belum sesuai dengan kegiatan yang termuat di RPP dan masih ada guru yang tidak mengunakan media pembelajaran dan tidak mengilustrasikan konsep pembelajaran dalam kehidupan nyata. Kemudian langkah-langkah yang tercantum di RPP tidak semua terlaksana dalam pembelajaran. Kompetensi pedagogik guru dalam menjawab soal yang berkaitan dengan kompetensi pedagogik belum baik, hal ini terlihat masih banyak guru yang belum menjawab dengan benar soal tentang karya ilimiah, asesmen lapangan, penilaian sikap siswa dan portofolio. Disimpulkan bahwa kompetensi pedagogik guru belum sangat baik. Kata kunci : Kompetensi guru, sertifikasi, kompetensi guru SMP