Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PROBLEM BASED LEARNING KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI SPLTV Harani Tanjung, Sri Ayu; Amalia, Yuli
Al-Qalasadi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika AL QALASADI
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.453 KB)

Abstract

Bahan ajar dikembangkan berdasarkan karakteristik siswa, sehingga kompetensi yang ditetapkan dapat dicapai. Secara umum kemampuan pemecahan masalah siswa masih sangat rendah, siswa belum bisa memahami soal, sehingga terkendala dalam menentukan model penyelesaian soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kevalidan, keefektifan, dan respon siswa terhadap bahan ajar berbasis Problem Based Learning berkemampuan pemecahan masalah yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek Penelitan dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Meureubo kelas X Mia2 sebanyak 23 siswa. Instrumen penelitian berupa lembar validasi, angket respon siswa, dan tes. Dari hasil uji coba, pada uji coba I dan II diperoleh bahan ajar berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan efektif ditinjau dari 70% siswa yang mengikuti tes kemampuan pemecahan masalah memperoleh nilai minimal 75 dan tercapainya ketuntasan belajar tes kemampuan pemecahan masalah  75% dan respon positif siswa terhadap bahan ajar berbasis Problem Based Learning untuk kemampuan pemecahan masalah yang dikembangkan. Teaching materials are developed based on the characteristics of students, so that the specified competencies can be achieved. In general, students' problem solving abilities are still very low, students have not been able to understand the problem, so it is constrained in determining the mathematical problem solving model. This study aims to describe the validity, effectiveness, and response of students to Problem Based Learning-based teaching materials that are problem-solving skills developed. This research is a development research using ADDIE models namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research subjects in this study were 23 students of Meureubo High School 1 in class Mia2 as many as 23 students. The research instruments were validation sheets, student response questionnaires, and tests. From the results of the trials, in the first and second trials obtained teaching materials based on Problem Based Learning that were developed effectively in terms of 70% of students taking the test of problem solving skills obtained a minimum score of 75 and achievement of learning completeness 75% problem solving ability tests and positive responses for Problem Based Learning based teaching materials for problem solving abilities developed.
PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN DISCOVERY YANG MENEKANKAN ASPEK ANALOGI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIK DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Jamal, Fakhrul; Amalia, Yuli
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2015): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar siswa berhubungan dengan hasil belajarnya, dapat mengembangkan kreatifitas, dapat menyelesaikan masalah yang dihadapinya, sehingga belajar menjadi lebih bermakna bagi siswa. Model pembelajaran discovery yang menekankan aspek analogi merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa dalam belajar metematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis siswa SMA melalui pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bertujuan utama untuk menelaah pemahaman matematik siswa dan kemampuannya untuk berpikir kritis setelah siswa mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi. teknik pengumpulan data yaitu dengan cara tes, tes ada 2 yaitu tes pemahaman matematik dan tes berpikir kritis, kemudian observasi dan angket. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Kuala dan sampel yang diambil adalah siswa kelas X sebanyak 2 kelas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis pada kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi mengalami peningkatan yang lebih baik daripada kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran biasa; terdapat korelasi yang signifikan antara pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis; dan aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran dengan pendekatan discovery mencerminkan kegiatan yang aktif; dan tanggapan siswa terhadap pembelajaran tersebut sangat baik.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DENGAN TEORI VAN HIELE Romika Romika; Yuli Amalia
Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.041 KB)

Abstract

Abstrak: Kemampuan pemecahan masalah adalah suatu cara yang baik untuk meningkatkan kualitas siswa dalam memahami setiap materi ajar yang diterima. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana tingkat kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika yaitu materi bangun ruang sisi datar khususnya materi balok dan kubus dengan menggunakan media visual dan non visual dengan teori  Van Hiele. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan dengan jenis penelitian deskriptif, dimana setiap hasil dari analisis ini akan diungkapkan secara lebih cermat dan jelas tentang kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa kelas V di SD Negeri 26 Leupung. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, tes kemampuan pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Teknik analisis datanya menggunakan validitas konstruk yaitu dengan cara melakukan validasi kepada 2 orang dosen bidang geometri.  Dari penelitian yang telah dilakukan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan siswa di SD Negeri 26 Leupung dalam pembelajaran menggunakan media visual dan nonvisual dengan teori Van Hiele telah mencapai tingkat yang tinggi yaitu yang memiliki nilai dari 81-100 (tergolong sangat tinggi) adalah 13 orang yaitu sebesar 54,16%,nilai 61-80 (tergolong tinggi) 2 peserta didik sebesar 8,3% , yang memiliki nilai dari 41-60 (tergolong cukup)  adalah 2 peserta didik yaitu sebesar 8,3 %. Peserta didik yang memiliki nilai dari 21-40 (tergolong rendah) adalah 4 peserta didik yaitu sebesar 16,6 %,  dan yang terakhir nilai dari 0-20 (tergolong sangat redah) adalah 3 orang beserta didik yaitu sebesar 12,5% siswa tidak memiliki nilai. Sesuai hasil yang telah diperoleh maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa siswa di SD Negeri 26 Leupung memiliki kemampuan pemecahan masalah yang tinggi dengan 15 atau 62,46% siswa telah bisa menyelesaikan soal yang telah diteskan, siswa-siswa tersebut sudah mampu memahami dengan baik apa yang ditampilkan dari soal tes yang di diberikan. Walaupun dalam proses penyelesaian soal siswa juga mendapat kesulitan, namun sudah cukup baik. Siswa di SD Negeri 26 Leupung telah mampu mencapai  tahap deduksi yaitu tingkat ke 3 (deduksi) dari 4 tingkatan yaitu ada tingkat 0 (visualisasi), tingkat 1 (analisis), tingkat 2 (abstraksi), tingkat 3 (deduksi)  dan tingkat 4 (rigor) ,walaupun ada juga beberapa orang siswa yang masih kurang dalam tahap deduksi ini.Kata Kunci: Pemecahan Masalah, bangun ruang, van hiele.
Efektivitas Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Savi Dan Pendekatan Mekanistik Pada Materi Kubus Dan Balok Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Fitri Juwina; Yuli Amalia
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.986 KB) | DOI: 10.51276/edu.v1i1.47

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan SAVI lebih efektif dari pada pendekatan mekanistik pada materi kubus dan balok terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Meulaboh. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif sedangkan jenis penelitian adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Meulaboh dan sampelnya adalah seluruh siswa dari kelas VIII A sebagai kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan SAVI dan seluruh siswa dari kelas VIII B sebagai kelas kontrol yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan mekanistik. Sampel dari penelitian ini di ambil dengan teknik purposive sample. Instrument penelitian yang diberikan berupa tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis Uji-t. Hasil dari penelitian ini dengan menunjukkan bahwa skor prestasi belajar matematika siswa sesudah diberikan perlakuan lebih tinggi dari pada sebelum diberikan perlakuan dengan menggunakan pendekatan SAVI dan pendekatan mekanistik. Akan tetapi hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Uji-t yang dilakukan terhadap hasil tes awal dan tes akhir menunjukkan adanya perbedaan hasil yang cukup signifikan antara siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran SAVI dengan yang menggunakan pendekatan pembelajaran mekanistik. karena = 1,68 atau = 6,42
Development of Domino Card as Math Learning Media to train students’ Conceptual understanding Arief Aulia Rahman; Yuli Amalia
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/formatif.v9i2.3089

Abstract

This study aims to describe the validity, practicality and effectiveness of domino card media that will be developed to train students' understanding of concepts in learning mathematics, the instruments used are tests, questionnaires and interview sheets. The research subjects were grade VII of Junior High School at Meulaboh. This research was carried out through two stages, namely the first stage of developing domino card media using the Four-D model, and the second stage testing the domino card media developed to see its effectiveness. From the results of the trial obtained: 1) domino card media developed valid with a value of 77.5 good categories, 2) the practicality of domino cards seen from student response questionnaires with a value of 88.1% good category. And c) the effectiveness of domino card media in terms of student learning classical completeness, namely 72.7% is complete.
KEEFEKTIFAN PENGUNAAN MODUL TEKA-TEKI SILANG MATEMATIKA PADA MATERI STATISTIKA UNTUK SMA KELAS XI Yuli Amalia; Dazrullisa Dazrullisa
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2022): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas dari modul tetak-teki silang matematika pada materi statistika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif yang berorientasi pada pengembangan produk. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada tahap analisis dilakukan analisis kurikulum dan karakteristik siswa. Pada tahap perancangan dilakukan perancangan storyboard modul pembelajaran. Penyusunan modul dan instrumen penelitian, beserta validasi dilakukan pada tahap pengembangan.Pada tahap implementasi dilakukan uji coba.Pada tahap evaluasi dilakukan perhitungan data yang telah dikumpulkan selama penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul teka-teki silang matematika pada materi statistika ini layak digunakan pada pembelajaran matematika.Kelayakan modul dapat dilihat dari aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Pada aspek kevalidan, rata-rata skor yang diperoleh dari ahli media adalah 4 dan ahli materi3,9 sehingga modul termasuk ke dalam kategori valid. Berdasarkan angket respon siswa, rata-rata yang diperoleh adalah 3,6 sehingga modul ini dikatakan praktis. Rata-rata aktivitas guru dan siswa, angket respon siswa, beserta hasil belajar siswa adalah 4,03 dengan kategori efektif. Kata-kata kunci: Pengembangan, Modul, Statistika
ANALISIS KESALAHAN KONSEP LOGIKA PADA BUKU AJAR Yuli Amalia
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2018): MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Buku ajar merupakan salah satu sumber bacaan yang digunakan oleh para calon pendidik maupun pendidik sebagai bahan ajar dalam memahami suatu materi sebelum diajarkan. Penelitian ini menganalisa tentang penyajian terhadap konsep logika yang keliru sehingga terdapat  kesalahan serta berusaha untuk memperbaiki konten buku teks matematika untuk PGSD yang dapat digunakan pada beberapa pergururan tinggi dengan jurusan/program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Aceh ataupun perpustakaan-perpustakaan sebagai koleksinya terhadap bahan bacaan. Kesalahan penyajian dalam hal ini adalah kesalahan berdasarkan pengungkapan objek matematika, yaitu fakta, keterampilan, konsep dan prinsip. Dari hasil analisa didapatkan kesalahan dalam menyajikan materi biimplikasi, yaitu ketidaksingkronan antara keterangan dengan konten dalam tabelnya. Kesalahan ini berubungan dengan fakta, konsep, dan prinsip. Kesalahan dalam buku ajar matematika harus diperhatikan dengan seksasama agar terhindar dari kekeliruan dalam penyampaian materi pelajaran. Matematika merupakan ilmu yang sarat dengan materi-materi yang dapat memicu berkembangnya kemampuan berpikir khususnya kemampuan penalaran . Guru adalah sebuah profesi yang sangat vital dalam kehidupan untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Peneliti menganalisa tentang penyajian konsep logika dengan mengkaji dan membandingkan penyajian materi tersebut dalam beberapa sumber bacaan (buku ajar) lainnya. Oleh karena itu, disarankan baik bagi calon pendidik, pendidik maupun anak didik yang ingin menggunakan buku teks yang telah dianalisis dapat merujuk hasil penelitian ini. Kata-kata kunci: Analisis, Kesalahan, Konsep, Buku
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Finariyati Finariyati; Arief Aulia Rahman; Yuli Amalia
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2020): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: Kevalidan Modul Matematika Berbasis Etnomatematika yang dikembangkan, Kepraktisan Modul Matematika Berbasis Etnomatematika yang dikembangkan, Efektivitas modul matematika berbasis etnomatematika yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pertama pengembangan modul matematika berbasis etnomatematika menggunakan model Borg and Gell, dan tahap kedua mengujicobakan modul matematika berbasis etnomatematika yang dikembangkan di kelas X IIS 2 SMA Negeri 1 Kaway XVI untuk melihat efektivitasnya. Dari hasil uji coba I dan uji coba II diperoleh: Modul Matematika Berbasis Etnomatematika yang dikembangkan memenuhi kriteria valid yaitu rata-rata skor 4,5 dengan tingkat kevalidan 4 16≤Va<5">  berdasarkan hasil validasi para ahli, Modul Matematika Berbasis Etnomatematika yang dikembangkan efektif ditinjau dari ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 85% melalui uji Coba II dan ketuntasan tujuan pembelajaran, kepraktisan modul matematika melalui angket respon positif siswa terhadap modul matematika berbasis etnomatematika yang dikembangkan mendapatkan respon postif. Kata Kunci :  Pengembangan Modul, Model Borg and Gall, Etnomatematika, Pemecahan Masalah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIK SISWA KELAS XI SMA NEGERI I MEUREBO Lutfi Rhofiqah; Yuli Amalia
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2019): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) Untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran PBL terhadap kemampuan penalaran matematik siswa terhadap kemampuan penlaran matematik siswa kelas xi SMAN I Meurebo; 2) Untuk mengetahui seberapa besar oengaruh model pembelajaran PBL terhadap kemampuan penalaran matematik siswa kelas XI SMAN I Meurebo.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian level treatment by level disingn. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI dengan sampel siswa kelas XI IPA1 sebagai kelas eksperimen I dengan menggunakan model RME dan kelas XI IPA2 sebagai kelas eksperimen II dengan menggunakan model pembelajaran PBL. Hasil analisis data didapatkan rata-rata nilai kelas kontrol 77,80 dan rata-rata kelas eksperimen adalah 86,27. Berdasarkan uji regresi linier sederhana yang dilakukan diperoleh pengaruh model pembelajaran RME sebesar 15,21 % dan pengaruh model pebelajran PBL sebesar 33,96 %.Kata kunci : Problem Based Learning (PBL) dan Kemampuan Penalaran
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PROBLEM BASED LEARNING KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI SPLTV Sri Ayu Harani Tanjung; Yuli Amalia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Vol 3 No 1 (2019): JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA AL QALASADI
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qalasadi.v3i1.894

Abstract

Bahan ajar dikembangkan berdasarkan karakteristik siswa, sehingga kompetensi yang ditetapkan dapat dicapai. Secara umum kemampuan pemecahan masalah siswa masih sangat rendah, siswa belum bisa memahami soal, sehingga terkendala dalam menentukan model penyelesaian soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kevalidan, keefektifan, dan respon siswa terhadap bahan ajar berbasis Problem Based Learning berkemampuan pemecahan masalah yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek Penelitan dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Meureubo kelas X Mia2 sebanyak 23 siswa. Instrumen penelitian berupa lembar validasi, angket respon siswa, dan tes. Dari hasil uji coba, pada uji coba I dan II diperoleh bahan ajar berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan efektif ditinjau dari 70% siswa yang mengikuti tes kemampuan pemecahan masalah memperoleh nilai minimal 75 dan tercapainya ketuntasan belajar tes kemampuan pemecahan masalah 75% dan respon positif siswa terhadap bahan ajar berbasis Problem Based Learning untuk kemampuan pemecahan masalah yang dikembangkan. Teaching materials are developed based on the characteristics of students, so that the specified competencies can be achieved. In general, students' problem solving abilities are still very low, students have not been able to understand the problem, so it is constrained in determining the mathematical problem solving model. This study aims to describe the validity, effectiveness, and response of students to Problem Based Learning-based teaching materials that are problem-solving skills developed. This research is a development research using ADDIE models namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research subjects in this study were 23 students of Meureubo High School 1 in class Mia2 as many as 23 students. The research instruments were validation sheets, student response questionnaires, and tests. From the results of the trials, in the first and second trials obtained teaching materials based on Problem Based Learning that were developed effectively in terms of 70% of students taking the test of problem solving skills obtained a minimum score of 75 and achievement of learning completeness 75% problem solving ability tests and positive responses for Problem Based Learning based teaching materials for problem solving abilities developed.