Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PROBLEM BASED LEARNING KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI SPLTV Harani Tanjung, Sri Ayu; Amalia, Yuli
Al-Qalasadi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika AL QALASADI
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.453 KB)

Abstract

Bahan ajar dikembangkan berdasarkan karakteristik siswa, sehingga kompetensi yang ditetapkan dapat dicapai. Secara umum kemampuan pemecahan masalah siswa masih sangat rendah, siswa belum bisa memahami soal, sehingga terkendala dalam menentukan model penyelesaian soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kevalidan, keefektifan, dan respon siswa terhadap bahan ajar berbasis Problem Based Learning berkemampuan pemecahan masalah yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek Penelitan dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Meureubo kelas X Mia2 sebanyak 23 siswa. Instrumen penelitian berupa lembar validasi, angket respon siswa, dan tes. Dari hasil uji coba, pada uji coba I dan II diperoleh bahan ajar berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan efektif ditinjau dari 70% siswa yang mengikuti tes kemampuan pemecahan masalah memperoleh nilai minimal 75 dan tercapainya ketuntasan belajar tes kemampuan pemecahan masalah  75% dan respon positif siswa terhadap bahan ajar berbasis Problem Based Learning untuk kemampuan pemecahan masalah yang dikembangkan. Teaching materials are developed based on the characteristics of students, so that the specified competencies can be achieved. In general, students' problem solving abilities are still very low, students have not been able to understand the problem, so it is constrained in determining the mathematical problem solving model. This study aims to describe the validity, effectiveness, and response of students to Problem Based Learning-based teaching materials that are problem-solving skills developed. This research is a development research using ADDIE models namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research subjects in this study were 23 students of Meureubo High School 1 in class Mia2 as many as 23 students. The research instruments were validation sheets, student response questionnaires, and tests. From the results of the trials, in the first and second trials obtained teaching materials based on Problem Based Learning that were developed effectively in terms of 70% of students taking the test of problem solving skills obtained a minimum score of 75 and achievement of learning completeness 75% problem solving ability tests and positive responses for Problem Based Learning based teaching materials for problem solving abilities developed.
PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN DISCOVERY YANG MENEKANKAN ASPEK ANALOGI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIK DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Jamal, Fakhrul; Amalia, Yuli
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2015): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar siswa berhubungan dengan hasil belajarnya, dapat mengembangkan kreatifitas, dapat menyelesaikan masalah yang dihadapinya, sehingga belajar menjadi lebih bermakna bagi siswa. Model pembelajaran discovery yang menekankan aspek analogi merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan keaktifan dan kreativitas siswa dalam belajar metematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis siswa SMA melalui pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bertujuan utama untuk menelaah pemahaman matematik siswa dan kemampuannya untuk berpikir kritis setelah siswa mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi. teknik pengumpulan data yaitu dengan cara tes, tes ada 2 yaitu tes pemahaman matematik dan tes berpikir kritis, kemudian observasi dan angket. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Kuala dan sampel yang diambil adalah siswa kelas X sebanyak 2 kelas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis pada kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan discovery yang menekankan aspek analogi mengalami peningkatan yang lebih baik daripada kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran biasa; terdapat korelasi yang signifikan antara pemahaman matematik dan kemampuan berpikir kritis; dan aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran dengan pendekatan discovery mencerminkan kegiatan yang aktif; dan tanggapan siswa terhadap pembelajaran tersebut sangat baik.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUTOGRAPH MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR (BRSD) PADA SISWA KELAS VIII MTs SWASTA KUALA KECAMATAN KUALA Mulyadi Mulyadi; Yuli Amalia
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 10, No 1 (2019): GENTA MULIA : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.149 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini tentang“bagaimana peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media autograph materi Bangun Ruang Sisi Datar (BRSD) pada siswa kelas VIII MTs Swasta Kuala”, agar siswadapatmemperolehpengalamansecaralangsunguntukmeningkatkankeaktifandanprestasibelajarsehinggapembelajaranmenjadilebihbermakna.Latarbelakangmasalahpenelitianiniyaitukurangnyapemahamankonsep-konsepbangunruangsisidatarsehinggaparasiswahanyamenyalinapa yang di kerjakanoleh guru, selainitupara gurukurangmemberikanpeluangpadasiswauntukmengemukakan ide-idenya. Permasalahantersebutperludicarisolusinyayaitudenganmelakukanpenelitiantindakankelas yangbertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswapadamateri Bangun Ruang Sisi Datar (BRSD). Dengan pembelajaranmenggunakan media autograph materi Bangun Ruang Sisi Datar (BRSD) pada siswa kelas VIII MTs Swasta Kualadiharapkandapatmeningkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini yaituPenelitian Tindakan Kelas (PTK), Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII semesterII. Teknik pengumpulan datayaitu: observasi, tes, dokumentasi. Instrumen yang di gunakan untuk mengumpulkan data terdiri dari lembar validasi RPP, lembar validasi tes, lembar validasi observasi. Teknik analisis data yang digunakan secara deskreptif yaitu hanya mengumpulkan data yang diperoleh melalui observasi dan tes. Dari hasil pengamatan dari dua siklus yang telah peneliti laksanakan terdapat peningkatan hasil belajar siswa yaitudengan menggunakan media autograph materi Bangun Ruang Sisi Datar (BRSD) pada siswa kelas VIII MTs Swasta Kualatelahmeningkathal ini dapat terlihat dari nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I yaitu sebesar67,76 siswa yang mencapaiKKM sedangkan pada siklus IIada peningkatan nilai rata-rata yaitusebesar 78,12 yang berarti seluruh siswa telah mencapai KKM.Kata-kata kunci:Peningkatan, Hasil Belajar, Media Autograph
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DENGAN TEORI VAN HIELE Romika Romika; Yuli Amalia
Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.041 KB)

Abstract

Abstrak: Kemampuan pemecahan masalah adalah suatu cara yang baik untuk meningkatkan kualitas siswa dalam memahami setiap materi ajar yang diterima. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana tingkat kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika yaitu materi bangun ruang sisi datar khususnya materi balok dan kubus dengan menggunakan media visual dan non visual dengan teori  Van Hiele. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan dengan jenis penelitian deskriptif, dimana setiap hasil dari analisis ini akan diungkapkan secara lebih cermat dan jelas tentang kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa kelas V di SD Negeri 26 Leupung. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, tes kemampuan pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Teknik analisis datanya menggunakan validitas konstruk yaitu dengan cara melakukan validasi kepada 2 orang dosen bidang geometri.  Dari penelitian yang telah dilakukan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan siswa di SD Negeri 26 Leupung dalam pembelajaran menggunakan media visual dan nonvisual dengan teori Van Hiele telah mencapai tingkat yang tinggi yaitu yang memiliki nilai dari 81-100 (tergolong sangat tinggi) adalah 13 orang yaitu sebesar 54,16%,nilai 61-80 (tergolong tinggi) 2 peserta didik sebesar 8,3% , yang memiliki nilai dari 41-60 (tergolong cukup)  adalah 2 peserta didik yaitu sebesar 8,3 %. Peserta didik yang memiliki nilai dari 21-40 (tergolong rendah) adalah 4 peserta didik yaitu sebesar 16,6 %,  dan yang terakhir nilai dari 0-20 (tergolong sangat redah) adalah 3 orang beserta didik yaitu sebesar 12,5% siswa tidak memiliki nilai. Sesuai hasil yang telah diperoleh maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa siswa di SD Negeri 26 Leupung memiliki kemampuan pemecahan masalah yang tinggi dengan 15 atau 62,46% siswa telah bisa menyelesaikan soal yang telah diteskan, siswa-siswa tersebut sudah mampu memahami dengan baik apa yang ditampilkan dari soal tes yang di diberikan. Walaupun dalam proses penyelesaian soal siswa juga mendapat kesulitan, namun sudah cukup baik. Siswa di SD Negeri 26 Leupung telah mampu mencapai  tahap deduksi yaitu tingkat ke 3 (deduksi) dari 4 tingkatan yaitu ada tingkat 0 (visualisasi), tingkat 1 (analisis), tingkat 2 (abstraksi), tingkat 3 (deduksi)  dan tingkat 4 (rigor) ,walaupun ada juga beberapa orang siswa yang masih kurang dalam tahap deduksi ini.Kata Kunci: Pemecahan Masalah, bangun ruang, van hiele.
Efektivitas Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Savi Dan Pendekatan Mekanistik Pada Materi Kubus Dan Balok Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Fitri Juwina; Yuli Amalia
Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.986 KB) | DOI: 10.51276/edu.v1i1.47

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan SAVI lebih efektif dari pada pendekatan mekanistik pada materi kubus dan balok terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Meulaboh. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif sedangkan jenis penelitian adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Meulaboh dan sampelnya adalah seluruh siswa dari kelas VIII A sebagai kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan SAVI dan seluruh siswa dari kelas VIII B sebagai kelas kontrol yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan mekanistik. Sampel dari penelitian ini di ambil dengan teknik purposive sample. Instrument penelitian yang diberikan berupa tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis Uji-t. Hasil dari penelitian ini dengan menunjukkan bahwa skor prestasi belajar matematika siswa sesudah diberikan perlakuan lebih tinggi dari pada sebelum diberikan perlakuan dengan menggunakan pendekatan SAVI dan pendekatan mekanistik. Akan tetapi hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Uji-t yang dilakukan terhadap hasil tes awal dan tes akhir menunjukkan adanya perbedaan hasil yang cukup signifikan antara siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran SAVI dengan yang menggunakan pendekatan pembelajaran mekanistik. karena = 1,68 atau = 6,42
Development of Domino Card as Math Learning Media to train students’ Conceptual understanding Arief Aulia Rahman; Yuli Amalia
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/formatif.v9i2.3089

Abstract

This study aims to describe the validity, practicality and effectiveness of domino card media that will be developed to train students' understanding of concepts in learning mathematics, the instruments used are tests, questionnaires and interview sheets. The research subjects were grade VII of Junior High School at Meulaboh. This research was carried out through two stages, namely the first stage of developing domino card media using the Four-D model, and the second stage testing the domino card media developed to see its effectiveness. From the results of the trial obtained: 1) domino card media developed valid with a value of 77.5 good categories, 2) the practicality of domino cards seen from student response questionnaires with a value of 88.1% good category. And c) the effectiveness of domino card media in terms of student learning classical completeness, namely 72.7% is complete.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemampuan Komunikasi Matematis Fakhrul Jamal; Yuli Amalia
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 11, No 2 (2020): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak; Tingkat pemahaman siswa dalam mempelajari materi matematika sangat dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematika, maka diperlukan suatu inovasi pembelajaran yang dapat memacu semangat siswa untuk secara aktif ikut terlibat dalam pengalaman belajarnya, sehingga kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematika siswa dapat dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dan dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Adapun desain penelitian eksperimen berbentuk pretest-postest groups design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 3 Kuala Kabupaten Nagan Raya. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling random. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tes. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji-t berbantuan software SPSS 22 untuk data perbandingan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan komunikasi matematis, sementara itu pengolahan data interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah dan interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dilakukan dengan ANAVA berbantuan software SPSS 22. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai t hitung=  0,939 dengan t tabel = 1,645. Dengan demikian t hitung<ttabel. Keadaan ini mengakibatkan H0 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal ini dikarenakan kebanyakan siswa masih banyak yang belum teliti dalam menggunakan simbol matematika dan terkesan tidak melakukan pemeriksaan dengan teliti terhadap jawaban yang telah dikerjakannya. Kata kunci : Pembelajaran Berbasis Masalah, Kemampuan Pemecahan Masalah, Kemampuan Komunikasi Matematis
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA PADA MATERI PELUANG KELAS XI SMA NEGERI 1 KAWAY XVI Mursyida Mursyida; Yuli Amalia
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 10, No 2 (2019): Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.854 KB)

Abstract

Perubahan orientasi dan pengembangan kurikulum 2013 SMA menempatkan matematika sebagai mata pelajaran dengan jam terbanyak dibandingkan kurikulum sebelumnya. Peneliti menemukan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika masih banyak khususnya materi peluang. Salah satu kelasalahan yang dilakukan siswa pada materi peluang adalah kesalahan dalam memahami soal yang diberikan guru di SMA Negeri 1 Kaway XVI. Oleh karena itu peneliti ingin mendeskripsikan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal tentang  materi  peluang  di  Kelas  XI  SMAN  1  Kaway  XVI.  Jenis  penelitian  ini  merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kaway XVI yang berjumlah 20 orang sedangkan objek dalam penelitian ini adalah sebanyak 5 orang siswa kelas XI yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika pada materi peluang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan wawancara. Perolehan yang didapat pada penelitian ini berupa penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi peluang adalah (1) kurang teliti, (2) belum paham dengan materi, (3) kurang memahami kalimat, (4) tidak membagi waktu, dan siswa lama dalam mengerjakan soal, dan (5) kurang minat. Adapun solusi dari penyebab terjadinya kesalahan dalam penelitian ini adalah, guru selalu memberikan tugas dan latihan secara rutin sehingga siswa mudah untuk mengingat bagaimana cara menyelesaiakan materi peluang dengan benar. Guru saat menjelaskan contoh soal dan materi secara mendetail agar siswa mudah mengingat cara menyelesaikan soal dengan cepat. Guru sering memberikan  latihan yang berbentuk cerita nyata yang bisa dilihat secara langsung, agar siswa terbiasa menyelesaikan soal-soal yang berbentuk cerita. Guru selalu memberitahukan siswa untuk mengerjakan soal yang bisa terlebih dahulu. Guru memberikan pelatihan-pelatihan untuk belajar cara menghitung cepat. Guru selalu memberikan lomba-lomba seperti cerdas cermat, sehingga siswa mempunyai minat untuk belajar.  Berdasarkan hasil tes yang peneliti lakukan kepada subjek penelitian faktor kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal tentang materi peluang yaitu prosedur tidak tepat, data hilang, data tidak tepat, manipulasi tidak langsung, dan kesimpulan hilang. Dari 20 orang siswa 13 yang kurang teliti sebesar 65%, 9 orang siswa yang belum paham dengan materi sebesar 45%, 7 orang siswa yang kurang memahami kalimat sebesar 35%, 8 orang siswa yang tidak membagi waktu, dan siswa lama dalam mengerjakan soal sebesar 40%, dan 3 orang siswa yang kurang minat sebesar 15%. Kata Kunci :     Kesalahan Siswa, Soal Matematika, Materi Peluang.
KEEFEKTIFAN PENGUNAAN MODUL TEKA-TEKI SILANG MATEMATIKA PADA MATERI STATISTIKA UNTUK SMA KELAS XI Yuli Amalia; Dazrullisa Dazrullisa
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2022): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas dari modul tetak-teki silang matematika pada materi statistika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif yang berorientasi pada pengembangan produk. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada tahap analisis dilakukan analisis kurikulum dan karakteristik siswa. Pada tahap perancangan dilakukan perancangan storyboard modul pembelajaran. Penyusunan modul dan instrumen penelitian, beserta validasi dilakukan pada tahap pengembangan.Pada tahap implementasi dilakukan uji coba.Pada tahap evaluasi dilakukan perhitungan data yang telah dikumpulkan selama penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul teka-teki silang matematika pada materi statistika ini layak digunakan pada pembelajaran matematika.Kelayakan modul dapat dilihat dari aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Pada aspek kevalidan, rata-rata skor yang diperoleh dari ahli media adalah 4 dan ahli materi3,9 sehingga modul termasuk ke dalam kategori valid. Berdasarkan angket respon siswa, rata-rata yang diperoleh adalah 3,6 sehingga modul ini dikatakan praktis. Rata-rata aktivitas guru dan siswa, angket respon siswa, beserta hasil belajar siswa adalah 4,03 dengan kategori efektif. Kata-kata kunci: Pengembangan, Modul, Statistika
ANALISIS KESALAHAN KONSEP LOGIKA PADA BUKU AJAR Yuli Amalia
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2018): MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Buku ajar merupakan salah satu sumber bacaan yang digunakan oleh para calon pendidik maupun pendidik sebagai bahan ajar dalam memahami suatu materi sebelum diajarkan. Penelitian ini menganalisa tentang penyajian terhadap konsep logika yang keliru sehingga terdapat  kesalahan serta berusaha untuk memperbaiki konten buku teks matematika untuk PGSD yang dapat digunakan pada beberapa pergururan tinggi dengan jurusan/program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Aceh ataupun perpustakaan-perpustakaan sebagai koleksinya terhadap bahan bacaan. Kesalahan penyajian dalam hal ini adalah kesalahan berdasarkan pengungkapan objek matematika, yaitu fakta, keterampilan, konsep dan prinsip. Dari hasil analisa didapatkan kesalahan dalam menyajikan materi biimplikasi, yaitu ketidaksingkronan antara keterangan dengan konten dalam tabelnya. Kesalahan ini berubungan dengan fakta, konsep, dan prinsip. Kesalahan dalam buku ajar matematika harus diperhatikan dengan seksasama agar terhindar dari kekeliruan dalam penyampaian materi pelajaran. Matematika merupakan ilmu yang sarat dengan materi-materi yang dapat memicu berkembangnya kemampuan berpikir khususnya kemampuan penalaran . Guru adalah sebuah profesi yang sangat vital dalam kehidupan untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Peneliti menganalisa tentang penyajian konsep logika dengan mengkaji dan membandingkan penyajian materi tersebut dalam beberapa sumber bacaan (buku ajar) lainnya. Oleh karena itu, disarankan baik bagi calon pendidik, pendidik maupun anak didik yang ingin menggunakan buku teks yang telah dianalisis dapat merujuk hasil penelitian ini. Kata-kata kunci: Analisis, Kesalahan, Konsep, Buku