Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Enhancing IoT Security: Optimizing PUF Responses through Pre-Processing Techniques Parman Sukarno; Fachrul Reiza Medina
JURNAL INFOTEL Vol 17 No 2 (2025): May
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v17i2.1236

Abstract

In this paper, we propose and detail the implementation of pre-processing techniques—specifically truncation and uniformization—to enhance the performance of authentication processes utilizing Physical Unclonable Functions (PUFs) within the context of the Internet of Things (IoT). Traditional authentication methods are often critiqued for their reliance on static secret storage, presenting inherent security risks. Physical Unclonable Function (PUF) technology addresses this concern by dynamically generating keys, akin to a device's "biometric" signature, thereby offering a more secure alternative. However, despite the dynamic nature of PUF-generated secret keys, vulnerabilities to specific attacks persist. Prior research has not focused on optimizing the secret key generated by PUFs, resulting in a lack of additional security layers and maintaining the susceptibility to PUF-targeted attacks at a constant level. This study introduces a PUF-based IoT device framework that optimizes PUF responses, aiming to significantly improve the security performance of the system. This enhancement is evaluated through metrics such as decidability, the confusion matrix, and randomness value, presenting a comprehensive approach to reinforcing system security. The optimization of Physical Unclonable Function (PUF) responses, through methods such as truncation or bit uniforming, plays a critical role in enhancing the security of IoT devices. Our findings indicate that bit uniforming notably improves system security, evidenced by a significant increase in the decidability value from 0.73 (unoptimized) to 1.37. This improvement is further reflected in the confusion matrix values, with False Rejection Rate (FRR), False Acceptance Rate (FAR), True Rejection Rate (TRR), and True Acceptance Rate (TAR) showing marked improvements from 18.02%, 4.93%, 95.06%, and 81.97% in the unoptimized state to 3.04%, 0.98%, 99.02%, and 96.96%, respectively, post-optimization. The proposed pre-processing techniques show its effectiveness in the PUF authentication systems, as superior results are obtained.
A Heterogeaneous Dataset–Driven Ensemble Learning Framework for Malicious URL Detection Sukarno, Parman; Ngah, Syahrulanuar
International Journal of Advances in Data and Information Systems Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026 - International Journal of Advances in Data and Information Systems
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ijadis.v7i1.1541

Abstract

Modern cyberattacks are increasingly associated with phishing campaign, malware distribution, and website defacement, which are often delivered through malicious Uniform Resource Locator (URL) originating from diverse source. This paper examine malicious URL detection using an ensemble learning framework evaluated on large scale heterogeneous dataset composed of URL aggregated from multiple public threat intelligence source. The dataset include benign, phishing, malware, and defacement URL, thereby reflecting real world variability in attack pattern and data distribution. Three ensemble based classifier, namely Decision Tree (DT), Random Forest (RF), and Gradient Boosting (GB), are evaluated with respect to detection accuracy and computational efficiency. In addition to classification performance, this study present a detailed analysis of training and detection time in order to identify most suitable model for practical deployment. Experimental results indicate that the DT model achieves a training time of 4.14 seconds with macro and weighted accuracies of 94.11% and 91.71%, respectively, and a per category detection time of 0.2162 seconds. The RF model attains macro and weighted accuracies of 93.64% and 90.94%, with training and detection times of 9.73 seconds and 0.2420 seconds, respectively. Although the GB model exhibits the longest training time of 45.38 seconds, it achieves the fastest per category detection time of 0.2151 seconds. Despite its comparatively lower overall accuracy of 92.48% for macro averaging and 89.42s% for weighted averaging, the rapid inference capability of GB makes it a strong candidate for real time malicious URL detection in heterogeneous cybersecurity environments.
Pemanfaatan dan Uji Kelayakan Teknologi Internet of Things (IoT) untuk Budidaya Ternak Lele dan Tanaman Kangkung untuk Mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat Kelurahan Margasari Kota Bandung di Era Pandemik COVID19 Parman Sukarno; Rahmat Yasirandi; Muhammad Al Makky; Jati Hiliamsyah Husen; Rosa Reska Riskiana; Novian Denny Nugaraha; Nisa Eka Nastiti; Rahmiati Aulia; Novian Anggis Suwastika; Dita Oktaria
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): September, 2022
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2022.1.1.30

Abstract

Dalam rangka mendukung kemandirian pangan di era pandemik Covid 19 warga RW 10, selain urban farming kelompok berkebun Juu Agro juga melakukan pembibitan ikan lele dalam ember yang dipadukan dengan bercocok tanam kangkung atau dikenal sebagai budidaya ikan dalam ember (budikdamber). Dalam pelaksanaanya, salah satu kendala yang dihadapi adalah mengawasi kualitas air yang menjadi faktor utama pertumbuhan jika kualitas air baik dan faktor utama kematian jika kualitas air tidak baik. Tim pengabdian masyarakat dari Fakultas Infomatika dan Fakultas Industri Kreatif berkolaborasi untuk menciptakan alat pemantau kualitas air budikdamber berbasis Internet of Things (IoT) dengan desain packaging yang tahan terhadap cuaca dan kondisi lingkungan. Selain pemberian alat, pelaksanaan pengabdian masyarakat juga melaksanakan pelatihan urban farming yang diisi materinya oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung. Keluaran lain dari pengabdian masyarakat ini adalah publikasi ke jurnal terkakreditasi dan juga pendaftaran HaKI untuk komponen packaging. Hasil kuisoner terhadap mitra, 100% peserta setuju dan sangat setuju terhadap kegiatan pengabdian masyarkat yang dilaksanakan.
Pembangunan dan Sosialisasi Sistem Validasi Sistem Validasi Penjemputan Murid TK Berbasis Autentikasi Fingerprint di TK Tunas Cilik, Kota Bandung Novian Suwastika; Parman Sukarno; Rahmat Yasirandi
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Desember, 2022
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2022.1.2.33

Abstract

Teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk meminimalisir tindakan kriminal, salah satunya tindak kriminal terhadap kemerdekaan yaitu tindak kriminal penculikan anak sekolah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistika (BPS) Pemerintah Indonesia, walaupun terjadi penurunan kasus dari 2016 s/d 2020, namun jumlah kasus kriminal terhadap kemerdekaan masih dikisaran 2000-an kasus. Potensi kasus tindak criminal penculikan adalah ketika di sekolah, ketika pengawasan terhadap anak tidak dapat dilakukan secara terus menerus. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi adalah dengan mengimplementasikan sistem fingerprint yang terhubung datanya secara online. Sistem ini digunakan untuk memastikan penjemput anak adalah orang tua/wali yang sudah terdaftar dalam sistem. Sistem ini diimplementasikan di Taman Kanak-kanak (TK) Tunas Cilik, di daerah Kecamatan Madalajati, Kota Bandung. Tim peneliti selain mengembangkan sistem penjemputan berbasis autentikasi fingerprint juga melakukan sosialisasi dan pelatihan pengoperasian sistem yang dibangun. Sistem penjemputan anak berbasis autentikasi fingerprint berhasil dikembangkan sesuai dengan desain yang telah disusun antara tim peneliti dengan kepala sekolah dan guru (mitra masyarakat). Serta kegiatan sosialisasi pengoperasian sistem berhasil dilaksanakan dengan tingkat kepuasan masyarakat mitra lebih dari 95% terhadap kegiatan yang diselenggarakan.
Pelatihan Teknologi Metaverse untuk Siswa Program Keahlian Broadcasting dan Perfilman SMKN 10 Bandung Novian Suwastika; Muhammad Al Makky; Hilal Hudan Nuha; Parman Sukarno; Rahmat Yasirandi
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Maret, 2023
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2023.2.1.37

Abstract

Salah satu program dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan (PK) untuk Program keahlian broadcasting dan perfilman adalah peningkatan kualitas pembelajaran dalam penggunaan teknologi yang mendukung Program keahlian. Salah satu teknologi terbaru yang sesuai dengan program pemerintah dan sesuai dengan Program keahlian adalah teknologi metaverse. Program keahlian broadcasting dan perfilman SMKN 10 Bandung merupakan salah satu Program keahlian yang terpilih dalam program SMK PK pada tahun 2022. Salah satu bentuk bantuan dalam SMK PK adalah pengadaan perangkat teknologi metaverse. Permasalahan yang dihadapi adalah, teknologi metaverse adalah salah satu teknologi terkini dengan sedikit expert dalam pengoperasian maupun pemanfaatannya. Fakultas informatika memiliki beberapa dosen yang memiliki keahlian dalam pemanfaatan teknologi metaverse. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pelatihan pengoperasian teknologi metaverse untuk siswa di program keahlian broadcasting dan perfilman SMKN 10 Kota Bandung. Luaran kegiatan pengabdian masyakarat adalah pelatihan dan modul pengoperasian teknologi metaverse, publikasi kegiatan pada media masa, dan video kegiatan yang diupload pada media online. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di laboratorium FILM SMKN 10 Bandung dan diikuti oleh 36 siswa kelas X. Hasil kuisoner tentang kesesuaian materi dengan kebutuhan mitra, waktu pelaksanaan, penyajian materi, pelayanan panitia, dan harapan keberlanjutan kegiatan menunjukkan 89, 46% menjawab setuju dan sangat setuju, sedangkan sisanya menjawab netral.
Implementasi Sistem Presensi Siswa Berbasis RFID Di SMK Telkom Bandung Gamma Kosala; Muhammad Al Makky; Parman Sukarno; Novian Anggis Suwastika
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Maret, 2025
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2025.4.1.42

Abstract

Data presensi siswa adalah salah satu data yang paling krusial dalam proses pendidikan di Indonesia, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah keatas. Permasalahan presensi siswa meliputi pengumpulan data, pemrosesan data, dan desiminasi data presensi. Berbagai solusi berbasis teknologi informasi telah diajukan oleh berbagai penelitian, namun berbagai penelitian sebelumnya tidak berhasil mengidentifikasi permasalahan mendasar pembacaan data seperti akurasi, waktu yang dibutuhkan untuk pembacaan, sinkronsasi. Solusi yang diusulkan hanya berfokus pada fungsionalitas, dan belum menguji performansi sistem. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengawal implementasi sistem presensi siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom Bandung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari empat tahap mengacu kepada metode pengembangan Rapid Application Development (RAD): analisis kebutuhan pengguna, desain dan implementasi sistem, feedback dari pengguna, dan finalisasi sistem pada lingkungan produksi. Tahap analisis kebutuhan pengguna bertujuan untuk mendapatkan kebutuhan sistem presensi sesuai dengan kondisi dan aturan di SMK Telkom. Tahap desain bertujaun untuk mengembangkan sistem baik frontend maupun backend dari sistem. Tahap feedback dilakukan secara iteratif untuk mengukur kesesuain kebutuhan dengan sistem yang sudah dibangun pada lingkungan development, dan tahap finalisasi adalah implementasi sistem ke dalam lingkungan produksi.
Digital Teaching Schedule Development Through Community Engagement at SMAN 24 Rio Guntur Utomo; Parman Sukarno; Isa Mulia Insan
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2025.4.3.72

Abstract

The development of a teaching scheduling system at SMAN 24 Bandung aims to enhance the efficiency and effectiveness of time management and educational resource allocation. SMAN 24 Bandung has faced challenges with manual scheduling, which often leads to schedule conflicts, misalignment with curriculum requirements, and suboptimal use of resources. This technology-based scheduling system is designed to automate the scheduling process, reduce the potential for errors, and allow for real-time schedule adjustments. The proposed solution includes the development of a flexible system, training for users (teachers and administrative staff), phased implementation, and continuous monitoring and evaluation. Intensive training and user empowerment ensure optimal system utilization, while ongoing monitoring and evaluation are conducted to assess effectiveness and make adjustments as needed. With this development, SMAN 24 Bandung is expected to create a more structured, efficient, and adaptive learning environment, thereby contributing to improved educational quality and student academic achievement.
Implementasi dan evaluasi Presensi Digital Berbasis Fingerprint di SMAN 24 Rio Guntur Utomo; Parman Sukarno; Isa Mulia Insan
JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : MATRADIPTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59328/JAPATUM.2026.5.1.109

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan menuntut sekolah untuk memiliki sistem manajemen yang efektif, termasuk dalam pengelolaan presensi siswa. Namun, sebagian sekolah masih menggunakan sistem presensi manual yang rentan terhadap kesalahan pencatatan dan kecurangan. SMAN 24 Bandung menghadapi permasalahan serupa, sehingga diperlukan solusi presensi yang lebih akurat, aman, dan transparan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan menyempurnakan sistem presensi digital berbasis fingerprint di SMAN 24 Bandung guna meningkatkan kedisiplinan siswa dan efisiensi administrasi sekolah. Metode pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pemasangan perangkat fingerprint, pengembangan aplikasi dan dashboard monitoring, serta pelatihan dan pendampingan bagi guru dan tenaga kependidikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem presensi berbasis fingerprint berhasil diimplementasikan dengan baik dan mampu mengurangi kesalahan pencatatan serta praktik kecurangan presensi. Selain itu, sistem ini meningkatkan transparansi data kehadiran melalui penyajian informasi secara real-time yang dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah dalam memantau kedisiplinan siswa. Dengan demikian, penerapan sistem presensi digital berbasis fingerprint memberikan dampak positif terhadap tata kelola sekolah dan berpotensi untuk direplikasi pada sekolah lain