Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh air ekstrak bunga telang, lama penyimpanan, dan interaksinya terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik mi basah yang dibuat dari bahan tepung terigu 80% dan tepung ampas tahu 20%. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap 2 faktor, yaitu air ekstrak bunga telang 5 taraf (P0 = 0%; P1 = 10%; P2 = 20%; P3 = 30%; P4 = 40%), dan lama penyimpanan 4 taraf (L0 = 0 hari; L1 = 3hari; L2 = 9hari; L3 = 12hari). Penelitian dilakukan dengan 2 ulangan. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam dan yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf p = 0,05. Penelitian menghasilkan beberapa kesimpulan. Pertama Konsentrasi air ekstrak bunga telang berpengaruh nyata terhadap kadar air, cooking loss, elastisitas, dan warna mi basah, dan tidak berpengaruh nyata pada daya serap air, aroma, dan tekstur mi basah. Bila konsentrasi air ekstrak bunga telang semakin tinggi, akan mengakibatkan cooking loss dan nilai warna mi basah meningkat. Sedangkan pada kadar air dan elastisitas mi basah semakin menurun. Kedua lama penyimpanan berpengaruh nyata pada kadar air, cooking loss, elastisitas, warna, aroma, dan tekstur mi basah, dan tidak berpengaruh nyata pada daya serap air mi basah. Semakin lama penyimpanan, maka kadar air mi basah meningkat. Namun sebaliknya untuk cooking loss, elastisitas, warna, aroma, dan tekstur mi basah cenderung menurun. Ketiga interaksi konsentrasi air ekstrak bunga telang dengan lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap kadar air dan elastisitas mi basah. Semakin lama penyimpanan, maka kadar air cenderung meningkat, dan sebaliknya pada elastisitas mi basah cenderung menurun.