Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI TEORI KINETIK GAS MELINDA, VINA
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kevalidan perangkat pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) ditinjau pada hasil validasi oleh ahli terhadap perangkat pembelajaran. Untuk mencapai tujuan penelitian ini analisis penelitian dilakukan secara diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran PBL pada materi teori kinetik gas valid digunakan dalam pembelajaran ditinjau dari aspek validitas. Kevalidan berdasarkan hasil validitas oleh ahli meliputi kevalidan silabus 93,75%, RPP 95,00%, LKPD 94,75% dan lembar evaluasi 96,50%. Kata Kunci: validitas, perangkat pembelajaran, Problem Based Learning, Teori Kinetik Gas.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar (Studi Literatur) Melinda, Vina; Zainil, Melva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.781 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.618

Abstract

Artikel ini membahas tentang model Project Based Learning (PjBL) yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Tujuan artikel ini untuk mengetahui bahwa model PjBL dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Komunikasi merupakan suatu cara untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada penerima pesan yang dilakukan antara dua orang atau lebih untuk memberi tahu pendapat atau perilaku, baik secara langsung melalui lisan maupun tak langsung melalui media sehingga menghasilkan pemahaman yang sama. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa karena kemampuan komunikasi matematis merupakan suatu yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Komunikasi matematis merupakan kemampuan untuk berkomunikasi yang saling berhubungan yang terjadi di kelas, yang meliputi kegiatan menulis, menyimak, menelaah, menginterpretasikan, mengevaluasi ide, simbol, istilah, dan informasi matematika, dan dimana terjadi pengalihan/penyampaian pesan yang berisi tentang materi matematika. PjBL merupakan salah satu model pembelajaran yang inovatif, dimana pembelajaran lebih berpusat kepada siswa, dengan menggunakan proyek sebagai media pembelajaran. Langkah model PjBL dapat menigkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa terutama pada saat siswa bekerja didalam kelompoknya dan mengkomunikasikan hasil kerja kelompoknya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa PjBL dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model Project Based Learning. Metode penulisan karya ilmiah ini yaitu menggunakan studi literatus (library research).
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar (Studi Literatur) Melinda, Vina; Zainil, Melva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.618

Abstract

Artikel ini membahas tentang model Project Based Learning (PjBL) yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Tujuan artikel ini untuk mengetahui bahwa model PjBL dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Komunikasi merupakan suatu cara untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada penerima pesan yang dilakukan antara dua orang atau lebih untuk memberi tahu pendapat atau perilaku, baik secara langsung melalui lisan maupun tak langsung melalui media sehingga menghasilkan pemahaman yang sama. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa karena kemampuan komunikasi matematis merupakan suatu yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Komunikasi matematis merupakan kemampuan untuk berkomunikasi yang saling berhubungan yang terjadi di kelas, yang meliputi kegiatan menulis, menyimak, menelaah, menginterpretasikan, mengevaluasi ide, simbol, istilah, dan informasi matematika, dan dimana terjadi pengalihan/penyampaian pesan yang berisi tentang materi matematika. PjBL merupakan salah satu model pembelajaran yang inovatif, dimana pembelajaran lebih berpusat kepada siswa, dengan menggunakan proyek sebagai media pembelajaran. Langkah model PjBL dapat menigkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa terutama pada saat siswa bekerja didalam kelompoknya dan mengkomunikasikan hasil kerja kelompoknya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa PjBL dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model Project Based Learning. Metode penulisan karya ilmiah ini yaitu menggunakan studi literatus (library research).
Peran Layanan Digital dalam Perbankan Syariah dan Strategi Mitigasi Risiko Siber Nurkhanifah, Intan Putri; Melinda, Vina; Ilmiyah, Vitakhil; Asiyah, Binti Nur
Sharing: Journal of Islamic Economics Management and Business Vol. 5 No. 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sharing.v5i1.47151

Abstract

The development of digital technology has driven significant transformation in the banking sector, including Islamic banking which is now adopting digital services to improve efficiency and quality of service. The main issues raised in this study are how digital services play a role in supporting Islamic banking operations and what strategies are implemented to mitigate the accompany cyber risks. This study aims to analyze the contribution of digital services to Islamic banking performance and identify risks and mitigation strategies implementd in dealing with cyber threats. The method used is a qualitative study with an analytical approach through literature review, case studies, and semi-structured interviews with Islamic banking practitioners. The results of the study show that digital services play an important role in increasing financial inclusion, operational efficiency, and customer satisfaction. However, the use of digital technology also presents risks such as cyber attacks, data leaks, and regulatory uncertainty. The mitigation strategies identified include trengthening IT governance, implementing a multilayered security system, human resource training, and compliance with OJK regulation and sharia principles. In conclusion, digital service are a strategic asset in the developmentof Islamic banking, but require careful cyber risk governance to maintain trust and service sustainability.