Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI POC GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT LADA PADA TANAH ALUVIAL Sambas, Qomarul; Warganda, -; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.21220

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi POC guano serta untuk mengetahui konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan bibit lada pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 10 Januari sampai 4 April di rumah penelitian yang terletak di Asrama Mahasiswa UNTAN Jalan M. Syafe"™i No. 1, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kelurahan Bansir Laut. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan konsentrasi POC guano yaitu g1 = 5 ml/liter air, g2 = 10 ml/liter air, g3 = 15 ml/liter air, g4 = 20 ml/liter air, g5 = 25 ml/liter air, g6 = 30 ml/liter air. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu jumlah tunas, tinggi tunas, jumlah daun, volume akar, berat kering akar dan berat kering tunas. Hasil analisis keragaman pada penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi POC guano berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan, hasil penelitian menunjukkan konsentrasi yang dicoba dari 5 ml/liter air sampai dengan 30 ml/liter air menunjukkan pertumbuhan sama baiknya.Kata kunci : Aluvial, Lada, POC, Guano.
Pengaruh Bokasi Ampas Tebu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Buncis Pada Tanah Aluvial KHAIRUL, -; WARGANDA, -; MAULIDI, -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.20767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis bokasi ampas tebu terhadap pertumbuhan dan hasil buncis pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak sejak 23 Mei sampai 20 Agustus 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan 4 kali ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 5 sampel tanaman. Perlakuan tersebut adalah: p0 (tanpa pemberian bokasi), p1 (3,5% bahan organik setara dengan 361 g/polybag), p2 (7% bahan organik setara dengan 895 g/polybag), p3 (10,5% bahan organik setara dengan 1.340 g/polybag), dan p4 (14% bahan organik setara dengan 1.965 g/polybag). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah volum akar (cm3), kehijauan daun (spad unit), berat kering tanaman (g), umur berbunga (hst), jumlah polong per tanaman (polong), berat polong per tanaman (g) dan panjang per polong (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi ampas tebu dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil buncis pada tanah aluvial. Dosis bokasi ampas tebu yang terbaik tidak ditemukan, namun pemberian bokasi dengan dosis lebih dari 3,5% bahan organik setara dengan 361 g/polybag dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman buncis pada tanah aluvial. Kata kunci : bokasi ampas tebu, buncis, tanah aluvial
EFFECT OF BOKASI MADE FROM NARROW LEAF WEED TO GROWTH AND YIELD OF CHINASE KALE CULTIVATED ON ALLUVIAL SOIL sandi, ersandi; Warganda, -; gusmayanti, evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.21880

Abstract

The research was aimed to analyze the effect of bokashi made from narrow leaf weed on growth and yield of chinase kale on cultivated alluvial soil. The research was conducted at experimental farm of agriculture, faculty UniversityTanjungpura Pontianak. From December 2016 to February 2017. The researchwas arranged according to completely randomized design (CRD), there were 6treatments, of 4 replications with 3 samples each. The treatments were p0 (0 gbokashi/polybag), p1 (180 g bokashi/polybag, equivalent to 9 ton/ha), p2 (360 g bokashi/polybag, equivalent to 18 ton/ha), p3 (540 g bokashi/polybag, equivalent to 27 ton/ha), p4 (720 g bokashi/polybag, equivalent to 36 ton/ha), and p5 (900 g bokashi/polybag, equivalent to 45 ton/ha). Variables observed in this study were root volume (cm3), chlorophyll content (spad unit), plant height (cm), leaf area (cm2), and fresh weight (g). The results show that application of bokashi increase growth and yield of chinase kale. The dose of 900 g/polybag bokasi or equivalent to 45 tons / ha seemed to be relatively better the other dosesKey words : alluvial, chinase kale, narrow leaf weeds