Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kombinasi Kotoran Walet dan Urea terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kale pada Tanah Aluvial Agustami, Agustami; Ir. Warganda, MMA, Ir. Warganda, MMA; Asnawati, S.Hut, M.Si, Asnawati, S.Hut, M.Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44013

Abstract

ABSTRAK Kotoran walet sebagai bahan organik tanah memiliki potensi yang cukup besar dalam meningkatkan sifat tanah. Namun, untuk memaksimalkan perannya dalammeningkatkan pertumbuhan tanaman kale pada tanah aluvial perlu dikombinasidengan pemupukan urea. Tujuan penelitian untuk mendapatkan dosis terbaik darikombinasi kotoran walet dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanamankale pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan yang terletak pada JalanSepakat 2, Kelurahan Bansir Darat, Kota Pontianak. Waktu penelitian yaitu 6 April "“ 8 Juni 2020. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkapdengan 5 taraf perlakuan yaitu k (kotoran walet 20 gram/polybag + pupuk urea 1,2gram/polybag); k2 1(kotoran walet 30 gram/polybag + pupuk urea 1 gram/polybag); k(kotoran walet 40 gram/polybag + pupuk urea 0,8 gram/polybag); k (kotoran walet50 gram/polybag + pupuk urea 0,6 gram/polybag); dan k (kotoran walet 60gram/polybag + pupuk urea 0,4 gram/polybag). Masing-masing perlakuan diulangsebanyak 5 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel tanaman. Variabelyang diamati terdiri dari jumlah daun, jumlah klorofil daun, luas daun, berat segartanaman, volume akar, dan berat kering tanaman. Hasil Penelitian menunjukkanbahwa pemberian berbagai kombinasi dosis kotoran walet dan pupuk urea padatanaman kale dapat meningkatkan jumlah daun, volume akar, klorofil daun, luasdaun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman kale. Kombinasi dosis kotoranwalet dan pupuk urea efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kale padatanah aluvial yaitu pada pemberian 30 g/polybag kotoran walet + 1,0 g/polybag urea.543
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN EKSTRAK BAWANG MERAH TERHADAP VIABILITAS BENIH SRIKAYA Kandu, Beata; Dr. Ir. Wasian, M.Sc, Dr. Ir. Wasian, M.Sc; Asnawati, S.Hut, M.Si, Asnawati, S.Hut, M.Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak bawang merah yang terbaik terhadap viabilitas benih srikaya. Penelitian ini dilaksanakan dikebun percobaan lab Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak,dimulai pada tanggal 6 April sampai 6 Juni 2016. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan dua faktor tiga kali ulangan yang terdiri dari faktor konsentrasi ekstrak bawang merah dan lama perendaman perlakuan, yang dimaksud adalah : k0= Tanpa pemberian ekstrak k1= Dengan ekstrak bawang merah konsentrasi 25%, k2 = Dengan ekstrak bawang merah konsentrasi 50%, k3 = Dengan ekstrak bawang merah konsentrasi 75% dan k4 = Dengan ekstrak bawang merah konsentrasi 100% dan lama perendaman w1 = 3 w2 = jam 6, w3 = 9 jam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Kadar Air benih, Daya Kecambah Benih, Kecepatan Tumbuh, Indeks vigor, Keserempakan Tumbuh . Hasil penelitian menunjukan pemberian ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 75% memberikan hasil terbaik terhadap viabilitas benih srikaya, namun tidak terjadi pengaruh lama perendaman dan tidak ada interaksi antara konsentrasi ekstrak bawang merah dan lama perendaman. Kata kunci:Benih Srikaya,Ekstrak Bawang Merah, Konsentasi dan Lama Perendaman