ABSTRAK Kotoran walet sebagai bahan organik tanah memiliki potensi yang cukup besar dalam meningkatkan sifat tanah. Namun, untuk memaksimalkan perannya dalammeningkatkan pertumbuhan tanaman kale pada tanah aluvial perlu dikombinasidengan pemupukan urea. Tujuan penelitian untuk mendapatkan dosis terbaik darikombinasi kotoran walet dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanamankale pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan yang terletak pada JalanSepakat 2, Kelurahan Bansir Darat, Kota Pontianak. Waktu penelitian yaitu 6 April – 8 Juni 2020. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkapdengan 5 taraf perlakuan yaitu k (kotoran walet 20 gram/polybag + pupuk urea 1,2gram/polybag); k2 1(kotoran walet 30 gram/polybag + pupuk urea 1 gram/polybag); k(kotoran walet 40 gram/polybag + pupuk urea 0,8 gram/polybag); k (kotoran walet50 gram/polybag + pupuk urea 0,6 gram/polybag); dan k (kotoran walet 60gram/polybag + pupuk urea 0,4 gram/polybag). Masing-masing perlakuan diulangsebanyak 5 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel tanaman. Variabelyang diamati terdiri dari jumlah daun, jumlah klorofil daun, luas daun, berat segartanaman, volume akar, dan berat kering tanaman. Hasil Penelitian menunjukkanbahwa pemberian berbagai kombinasi dosis kotoran walet dan pupuk urea padatanaman kale dapat meningkatkan jumlah daun, volume akar, klorofil daun, luasdaun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman kale. Kombinasi dosis kotoranwalet dan pupuk urea efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kale padatanah aluvial yaitu pada pemberian 30 g/polybag kotoran walet + 1,0 g/polybag urea.543
Copyrights © 2021