Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PEMANFAATAN INFRASTRUKTUR PERANGKAT MONITOR SPEKTRUM FREKUENSI RADIO DI BALMON KELAS II BANDA ACEH Maulidan, Maulidan; Albar, Rizka; Wibawa, M Bayu; Serianti, Putri
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v10i2.4275

Abstract

Abstrak- Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif untuk menghubungkan mata rantai pemanfaatan perangka monitor yang terdiri dari teknologi dasar, teknologi berkembang dan teknologi maju. Saat ini sistem monitoring telah dilengkapi dengan sistem penyimpanan data, mulai dari floppy disk, flash disk dan sistem kapasitas yang lebih besar lagi dengan sistem berbasis web. Evaluasi dilakukan dengan tinjauan historis mengenai pemanfaatan perangkat oleh UPT monitoring spektrum frekuensi di balmon kelas II Banda Aceh. Hasil studi menemukan bahwa ketahanan fase I dapat mencapai hingga belasan tahun. Hal ini terjadi karna adanya perangkat cadangan dan sistem kanibalisme. Sednagkan perangkat fase II memiliki mobil terpisah yang membawa perangkat monitor dan perangkat pencarian arah (DF). Hubungan antara kedua mobil dilakukan dengan menggunakan radio. Hal ini berimplikasi pada spesialisasi tugas yang lebih terarah. Saat ini, banyak manfaat yang diperoleh dalam menemukan dan menindak emisi yang tidak dikehendaki. Infrastruktur bergerak SISLASDA SMFR untuk VHF/UHF/SHF. Kata Kunci : Integrasi Infrastruktur, Sistem monitoring, Peralatan Monitoring Abstract- In this study the authors used a qualitative approach to link link the monitoring device utilization chain comprise of basic technologies, evoling techonogies, and advanced techonologies. Currently, monitoring system has been equipped with data storage system ranging from floppy disk, flash disk, and greater storage system capacity with web system using internet-based computer. Evaluation is carried out by conducting historical review of monitoring device utilization by UPT Frequency system Monitoring.. The study result show that device endurance in first phase may reach dozen year due to backup deviced and directory finder (DF) devices. Connection between two cars is conduvted by using radio. It is implicated to more directed task specialization, Mobile infrastructure SISLASDA SMFR for VHF/UHF. Keywords : infrastructure integration, monitoring system, monitoring device
Eksplorasi Keamanan Ganda melalui Verifikasi Dua Langkah dalam Menjaga Kerahasiaan Komunikasi Digital pada Aplikasi WhatsApp Maulidan, Maulidan; Akbar, Safarul; Mauliyani, Amanda; Alma, Ristia; Hasibuan, Muhammad Fadhil
JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer Vol. 2 No. 1 (2026): JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer, Mei 2026
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jikum.v2i1.147

Abstract

Tingginya ketergantungan global pada platform komunikasi digital, khususnya melalui aplikasi terkemuka seperti WhatsApp, telah menjadikan perlindungan dan kerahasiaan data pengguna sebagai isu krusial dalam keamanan siber. Meskipun WhatsApp telah mengadopsi enkripsi end-to-end secara default untuk menjamin privasi isi pesan —sejalan dengan konsep dasar Kerahasiaan (Confidentiality) dalam kriptografi— kerentanan serius masih terdeteksi pada lapisan Autentikasi akun. Ancaman modern seperti upaya pengambilalihan akun secara paksa, serangan phishing, hingga eksploitasi SIM Swap memungkinkan pihak yang tidak berwenang untuk mendaftarkan ulang nomor telepon pengguna, yang berpotensi menyebabkan penyalahgunaan sistem dan pencurian data, Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi komprehensif terhadap mekanisme Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification/2FA) yang diimplementasikan pada aplikasi WhatsApp sebagai lapisan keamanan ganda. Mekanisme 2FA ini berfungsi sebagai benteng pertahanan kritis kedua, mewajibkan pengguna memasukkan Kode Identifikasi Pribadi (PIN) rahasia yang bersifat independen dari kode verifikasi SMS. Dalam konteks ilmu kriptografi, penerapan 2FA merupakan solusi kriptografi modern yang mengalihkan penekanan keamanan dari kerahasiaan algoritma ke kerahasiaan kunci (PIN) yang digunakan, memungkinkan sistem yang terbuka namun tetap andal terhadap serangan, Metode yang digunakan dalam studi ini melibatkan dua pendekatan: (1) Analisis sistematis terhadap arsitektur 2FA WhatsApp dan dampaknya terhadap proses verifikasi ulang akun, serta (2) Studi kualitatif/kuantitatif (misalnya: survei pengguna) untuk mengevaluasi tingkat adopsi dan kemudahan penggunaan (usabilitas) fitur ini di kalangan pengguna awam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan sejauh mana penerapan 2FA efektif dalam melindungi akun dari upaya pengambilalihan yang tidak sah. Studi ini menyimpulkan bahwa 2FA tidak hanya secara signifikan memperkuat aspek Autentikasi sebagai pilar keamanan informasi, tetapi juga berhasil mencapai keseimbangan antara keamanan yang kuat dan antarmuka yang sederhana, menjadikannya kunci untuk menjaga keamanan data dengan kuat dan andal bagi masyarakat luas.