Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penguatan Sistem Pemasaran dan Akuntansi Manajemen Bagi UMKM Jajanan Tradisional Pia Khas Bali: Strategi Menuju Usaha Berkelanjutan Carlos W, I Gede Nyoman; Putri, Putu Yudha Asteria; Dewi, Anak Agung Istri Pradnyarani
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Insanta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3 Nomor 4, Oktober 2025
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v3i4.113

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, termasuk UMKM pia khas Bali yang berpotensi besar sebagai ikon kuliner daerah. Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pemasaran yang bersifat konvensional dan manajemen keuangan yang belum sistematis, sehingga membatasi daya saing dan skala usaha. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar dengan tujuan meningkatkan kapasitas UMKM melalui strategi pemasaran digital, penerapan akuntansi manajemen sederhana, serta inovasi produk dan kemasan. Metode yang digunakan adalah participatory action, yang melibatkan pelaku usaha secara aktif pada tahap observasi, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace, kerapian pencatatan keuangan dengan aplikasi sederhana, serta pengembangan inovasi produk yang lebih menarik. Program ini membuktikan pentingnya dukungan teknologi dan pendampingan berkelanjutan dalam meningkatkan daya saing UMKM secara adaptif dan berkelanjutan.
Makna Akuntabilitas dan Kepercayaan Stakeholder Dalam Penerapan Sistem Akuntansi Berbasis Ai di Perusahaan Jasa Keuangan Indonesia Dewi, Anak Agung Istri Pradnyarani; Putri, Putu Yudha Asteria
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4845

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam sistem akuntansi modern, terutama di sektor jasa keuangan yang menuntut efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna akuntabilitas dan kepercayaan stakeholder dalam penerapan sistem akuntansi berbasis AI di perusahaan jasa keuangan Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma interpretatif, dan desain penelitian bersifat fenomenologis interpretatif, yang berfokus pada pemaknaan pengalaman subjektif para akuntan, auditor, manajer keuangan, serta stakeholder eksternal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian mengungkap tiga temuan utama. Pertama, munculnya akuntabilitas algoritmik, yakni bentuk pertanggung jawaban baru yang menuntut sistem AI tetap dapat diaudit, dijelaskan, dan dipertanggung jawabkan secara etis. Kedua, terbentuknya kepercayaan digital (digital trust) yang berakar pada tingkat transparansi dan keterbukaan sistem terhadap proses pengambilan keputusan. Ketiga, adanya rekonstruksi peran manusia dalam tata kelola akuntansi, di mana akuntan berfungsi sebagai penafsir hasil sistem dan penjaga nilai etis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penerapan AI dalam akuntansi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan manusia menjaga integritas, etika, dan kepercayaan publik. Secara teoretis, penelitian ini memperluas konsep akuntabilitas klasik ke arah akuntabilitas hibrid antara manusia dan algoritma; secara praktis, hasilnya menegaskan pentingnya regulasi transparansi algoritmik dan literasi etika digital dalam tata kelola keuangan modern.
Dilema Etis Konsultan Pajak dalam Tax Planning: Studi Fenomenologi Dewi, Anak Agung Istri Pradnyarani; Sudarma, Made; Baridwan, Zaki
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP)
Publisher : Badan Penerbitan Jurnal (BPJ) FIA-UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiap.2018.004.02.6

Abstract

Tax consultant helps the taxpayers taxation. Taxpayer requesting tax consultant do tax planning towards illegal. Tax consultant must adhere to the rules. This poses dilemma. This study was conducted to determine and observe how the tax consulting experience in facing dilemma when making tax planning using the approach of transcendental phenomenology. The results of this study have some form of dilemma is a dilemma due to unclear regulations and sympathy to the client. Through the experience of a tax consultant, this dilemma can be overcome with some consideration is to deepen awareness of rules and build awareness of the taxpayer.
Firm Characteristics and Carbon Emission Transparency: Evidence from Indonesian Energi Companies in 2024 Apriyani, Ni Wayan; Sari , A.A. Pt. Agung Mirah Purnama; Dewi, Anak Agung Istri Pradnyarani
Golden Ratio of Finance Management Vol. 6 No. 2 (2026): April - September
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grfm.v6i2.2118

Abstract

The objective of this study is to examine how energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2024 disclose their carbon emissions in relation to profitability, leverage, and firm size. The study's urgency stems from the fact that businesses in the energy sector contribute significantly to greenhouse gas emissions, making carbon emission reporting transparency an essential component of establishing a company's reputation and guaranteeing its sustainability. In addition, Indonesia’s emission reduction targets and implementation, as reported by Climate Action Tracker 2024, are still insufficient to keep global warming below 1.5°C. The sampling method employed is saturated sampling (census) based on specific criteria, resulting in 75 observations. This study uses cross-sectional data for the year 2024. The analytical model applied is ordinary least squares (OLS). OLS is chosen as it is a BLUE estimator and is considered the most appropriate method for testing causal relationships among observed variables. Firm size has a positive impact on carbon emission reporting, but profitability and leverage have no effect, according to empirical findings. The study's conclusions contradict legitimacy theory because carbon emission reporting policies are still optional, which encourages businesses to prioritize improving their financial performance. However, large firms tend to increase the transparency of carbon emission reporting as an effort to maintain reputation and obtain social legitimacy. The results are also not in line with stakeholder theory, as firms with high leverage tend to prioritize financial stability over carbon emission reporting, which requires additional costs.