Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

City Image Shaping Elements in Manado’s Megamas Kaliey, Natalia M.; Dapas, Gisella A.; Gabriel, Rogi D.
ARCHIHUMANUM Vol 2 No 1 (2024): April
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/archimane.v2i1.33

Abstract

The Megamas area encompasses 37 hectares of reclaimed beachfront land, hosting malls, hotels, and recreational spaces vital for bolstering tourism in Manado. Positioned facing Bunaken Island, Megamas stands as a must-visit destination for tourists. Leveraging Kevin Lynch's theory of city image formation, which comprises landmarks, paths, districts, nodes, and edges, this study aims to scrutinize the components shaping the urban identity of Megamas Manado. Employing qualitative methods, the research commenced with on-site observations to gain nuanced insights, followed by questionnaire administration to gauge public perceptions regarding the five elements of city image formation. The findings highlight Megamall as the predominant landmark, with adjacent public spaces serving as nodes, and corridors like Jl. Piere Tendean and thoroughfares such as Jl. E. E. Mangindaan and Jalan K.H. Abdurrahman Wahid acting as pathways. Moreover, shopping centers emerge as prominent districts within the Megamas area.
GEDUNG REKTORAT KAMPUS UNSRAT DI PANDU-WORI. ECO – ARCHITECTURE Gabriel, Rogi D.; MT, Surjono; Mandey, Johansen C.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17085

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dari manusia untuk menghadapi tuntutan pekerjaan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya pendidikan perguruan tinggi. Universitas Sam Ratulangi adalah salah satu perguruan tinggi negeri di Sulawesi Utara. Universitas Sam Ratulangi telah berkembang. Saat ini Unsrat telah memiliki 11 Fakultas dan program Pasca Sarjana. Seiring dengan berkembangnya Unsrat, kebutuhan terhadap lahan untuk pengembangan fasilitas akan meningkat. Hal ini tidak dibarengi dengan ketersedian lahan Unsrat yang semakin terbatas.Berhubungan dengan urgensi ini pemprov berinisiatif untuk menyediakan lahan untuk kampus baru Unsrat di Pandu-Wori yang diikuti dengan pembuatan “Masterplan Pengembangan Kawasan Pendidikan di Pandu-Wori”.Dalam Perguruan Tinggi, tentu terdapat seorang pemimpin dari perguruan tinggi tersebut, yaitu Rektor beserta Jajarannya. Garis kepemimpinan ini memerlukan sarana untuk memfasilitasi kegiatan dan pekerjaannya sebagai pemimpin. Biasanya sarana Ini disebut Rektorat. Rektorat tidak hanya diperlukan oleh pemimpin perguruan tinggi tapi juga dibutuhkan oleh mahasiswa untuk kebutuhan administrasi dan sebagainya. Untuk itu Rektorat menjadi sesuatu yang penting dalam pembangunan Kawasan Perguruan TinggiPenerapan tema pada rancangan adalah berupa konsep desain arsitektural yang memerhatikan masalah energi dan berwawasan lingkungan yaitu Eco-Architecture. Dalam penerapan Eco-Architecture diharapkan arsitektur tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, melainkan dapat menyatu dengan lingkungan serta memberikan respon positif terhadap lingkungan tempat berdirinya. Selain itu bangunan yang menerapkan Eco-Architecture diharapkan menanggapi masalah energi dengan penggunaan energi yang bersifat terbarukan. Dari tema ini arsitektur diharapkan dapat mempengaruhi manusia untuk tidak merusak alam melainkan menjaga dan melestarikan sebagai warisan untuk keberlangsungan kehidupan manusia di masa mendatang.Kata Kunci : Kampus, Rektorat, Ekologi, Eco-Architecture.