Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

MANADO BAY TOWER “SKYSCRAPER ARCHITECTURE” Irmanto, Israel P; MT, Surjono; Punuh, Claudia S.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i1.15647

Abstract

Manado adalah ibukota Sulawesi Utara memiliki kekayaan Wisata Bahari seperti Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Manado Tua, dll yang menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara untuk datang ke Kota Manado. Dengan perkembangan kunjungan wisatawan yang datang ke Kota Manado, secara langsung berdampak pada pertumbuhan perekonomian Kota Manado yang mengalami kenaikan rata-rata pertahun sebesar 6,12% sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengusahan untuk datang berinvestasi di Kota Manado. Seiring berjalannya waktu, wisatawan yang datang ke Kota Manado dilayani dengan pelayanan Exelent Class untuk menunjang kegiatan berwisata di Kota Manado. Bagitu juga dengan pertumbuhan perekonomian Kota Manado yang membutuhkan fasilitas pemasaran barang ataupun jasa. Oleh sebab itu dalam perancangan ini, memilih fungsi bangunan Hotel Bintang Lima, Kantor Sewa dan Fungsi Penunjang Waterpark (Mixed Use Building) dalam satu bangunan “Manado Bay Tower” dengan mengunakan konsep Iconic City di Kota Manado sebagai Magnet Arsitektural bagi wisatawan maupun pengusaha.Konsep Iconic City pada Manado Bay Tower membutuhkan Tema dan Tapak yang mampu menunjang Konsep Iconic City. Dipilih Tema “Skyscraper Arsitektur” dengan Tapak Reklamasi Pulau Rekayasa agar mampu menciptakan karakter kuat pada Manado Bay Tower dan dapat menarik wisatawan dan pengusahan untuk datang ke Kota Manado.          Kata Kunci : Wisata Bahari, Exelent Class, Mixed Used Building, Iconic City, Manado Bay Tower, Skyscraper Architectur.
HOTEL BISNIS DAN PUSAT KONVENSI DI MANADO “Morphogenesis In Architecture” Hanry, Irwan; Siregar, Frits O. P.; MT, Surjono
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i1.15650

Abstract

Kota Manado adalah salah satu kota yang sangat pesat perkembangannya, mulai dari sektor pariwisata, industri, perdagangan dan jasa serta pembangunannya yang semakin maju, hal ini juga didukung oleh faktor letak geografis  berada pada lingkaran pasifik yang strategis sebagai pintu masuk ke ekonomi global. Selain itu usaha Pemerintah Kota Manado untuk memperkenalkan sebagai Kota tujuan pariwisata dan bisnis mulai dari penyempurnaan perizinan investasi bagi para investor lokal maupun asing untuk dapat berinvestasi didalamnya.  Melihat peluang dan potensi yang dimiliki Kota Manado maka timbul gagasan perencanaan Hotel Bisnis dan Pusat Konvensi berlokasi dipusat Kota Manado, yang mengacu dari  kebutuhan akan jasa akomodasi sebagai penunjung program pemerintah serta mendukung pariwisata-pariwisata yang ada di Sulawesi Utara. Dalam perancangan objek Hotel Bisnis dan Pusat Konvensi di Kota Manado dengan tema “Morphogenesis In Architecture” konsep ini mencakup  evolusi pada konsep desain bangunan diharapkan dapat mampu beradaptasi dengan penekanan trasformasi bentuk gubahan dengan mempertimbangkan permodelan dalam bentuk bangunan yang dinamis, sehingga desain yang dihasilkan tidak hanya menjadi desain yang kaku dan monoton, tapi juga dapat menjadi desain yang baik dan memperhatikan standar dan kebutuhan ruang yang ada.Kehadiran Hotel Bisnis dan Pusat Konvensi di Kota Manado diharapkan dapat memberikan fasilitas akomodasi yang baik dan lengkap bagi para tamu dengan berbagai tujuan yang berbeda-beda.                Kata kunci           : Kota Manado, Hotel Bisnis, Konvensi, Architecture Morphogenesis
PERMUKIMAN NELAYAN TERPADU VERTIKAL DI MANADO. “SUSTAINABLE DESIGN SEBAGAI PENDEKATAN DESAIN” Maninggir, Tammara G. E.; MT, Surjono; Waani, Judy O.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i1.15368

Abstract

Kota Manado adalah ibu kota provinsi Sulawesi Utara yang menjadi pusat berlangsungnya kegiatan pemerintahan maupun perekonomian, perkembangan modernisasi dan urbanisasi serta teknologi dari tahun ke tahun membawa pengaruh bagi pertumbuhan kota Manado, hal ini juga turut mendorong terjadinya pergeseran fungsi ruang kota serta dibukanya kawasan-kawasan strategis baru di kota Manado dengan tujuan meningkatkan fungsi-fungsi kota demi mewujudkan kota yang lebih maju dan baik ke depannya. Berlangsungnya aktifitas tersebut turut menjadi penggerak tergesernya beberapa tempat-tempat vital yang khas dari kota Manado sendiri, seperti kawasan nelayan yaitu permukiman yang penghuninya didominasi oleh kaum nelayan tradisional. Revitalisasi Kawasan Permukiman Nelayan Terpadu Vertikal diharapkan mampu menjadi penggerak dan pengemban perekonomian di kota Manado di bidang perikananmerupakan salah satu potensi besar dari daerah. Pengadaan fasilitas hunian yang layak dan dekat dengan tempat bekerja bagi kaum nelayan dan keluarga merupakan sebuah terobosan bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi, manusia dan lingkungan yang saling bersinergi. Sustainable Design mengakomodasi berbagai  masalah yang dihadapi permukiman nelayan yang sarat akan nilai fungsi, budaya dan norma-norma masyarakat. Menghadirkan desain yang inovatif dan mampu hidup lama dengan manusia serta lingkungan, juga membawa keuntungan ekonomi bagi masyarakat nelayan dan sarana hiburan edukatif tentang nilai budaya dan kehidupan nelayan bagi masyarakat luar. Kata Kunci : Nelayan, Permukiman vertikal, Sustainable Design
Re-desain Terminal Tipe A Malalayang Di Manado “Complexity and Contradiction” Takahindangen, Heriyanto; MT, Surjono; Sondakh, Julianus A. R.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 1 (2017): Volume 6 No.1 Mei 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i1.15644

Abstract

Untuk mencapai tujuan pembangunan nasional, transportasi memiliki peranan yang penting dalam strategi pembangunan serta mempunyai hubungan yang erat dan saling ketergantungan dengan laju pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Melihat pentingnya transportasi maka perencanaan  dan pembangunanya perlu ditata dalam satu kesatuan sistem yang terpadu, untuk terlaksananya keterpaduan intra dan antar moda secara lancar dan tertib maka, ditempat-tempat tertentu perlu dibangun atau diselenggarakan terminal, dengan demikian lalu lintas dan angkutan jalan dapat dikelola dan ditata secara baik untuk kepentingan masyarakat umum         Menjawab masalah transportasi yang terjadi di kota Manado, maka penulisan ini berisi konsep-konsep perancangan Terminal Tipe A Malalayang di Manado pada lokasi yang sama yang sesuai peruntukan lahan dengan mengangkat tema “Complexity and Contradiction”, yang prosesnya dimulai dari memahami objek perancangan lebih dalam, mempelajari serta menganalisis lokasi/ site, serta membahas tema yang digunakan dalam perancangan terminal yang akan menghasilkan konsep-konsep perancangan berupa konsep programatik, konsep site development dan konsep desain/ konsep bentukan awal rancangan. Kata kunci            : Transportasi, Terminal, Manado, Complexity and Contradiction.
GEDUNG REKTORAT KAMPUS UNSRAT DI PANDU-WORI. ECO – ARCHITECTURE Gabriel, Rogi D.; MT, Surjono; Mandey, Johansen C.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17085

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dari manusia untuk menghadapi tuntutan pekerjaan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya pendidikan perguruan tinggi. Universitas Sam Ratulangi adalah salah satu perguruan tinggi negeri di Sulawesi Utara. Universitas Sam Ratulangi telah berkembang. Saat ini Unsrat telah memiliki 11 Fakultas dan program Pasca Sarjana. Seiring dengan berkembangnya Unsrat, kebutuhan terhadap lahan untuk pengembangan fasilitas akan meningkat. Hal ini tidak dibarengi dengan ketersedian lahan Unsrat yang semakin terbatas.Berhubungan dengan urgensi ini pemprov berinisiatif untuk menyediakan lahan untuk kampus baru Unsrat di Pandu-Wori yang diikuti dengan pembuatan “Masterplan Pengembangan Kawasan Pendidikan di Pandu-Wori”.Dalam Perguruan Tinggi, tentu terdapat seorang pemimpin dari perguruan tinggi tersebut, yaitu Rektor beserta Jajarannya. Garis kepemimpinan ini memerlukan sarana untuk memfasilitasi kegiatan dan pekerjaannya sebagai pemimpin. Biasanya sarana Ini disebut Rektorat. Rektorat tidak hanya diperlukan oleh pemimpin perguruan tinggi tapi juga dibutuhkan oleh mahasiswa untuk kebutuhan administrasi dan sebagainya. Untuk itu Rektorat menjadi sesuatu yang penting dalam pembangunan Kawasan Perguruan TinggiPenerapan tema pada rancangan adalah berupa konsep desain arsitektural yang memerhatikan masalah energi dan berwawasan lingkungan yaitu Eco-Architecture. Dalam penerapan Eco-Architecture diharapkan arsitektur tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, melainkan dapat menyatu dengan lingkungan serta memberikan respon positif terhadap lingkungan tempat berdirinya. Selain itu bangunan yang menerapkan Eco-Architecture diharapkan menanggapi masalah energi dengan penggunaan energi yang bersifat terbarukan. Dari tema ini arsitektur diharapkan dapat mempengaruhi manusia untuk tidak merusak alam melainkan menjaga dan melestarikan sebagai warisan untuk keberlangsungan kehidupan manusia di masa mendatang.Kata Kunci : Kampus, Rektorat, Ekologi, Eco-Architecture.
ONE STOP ENTERTAINMENT DI KOTA MANADO (SIMBIOSIS MUTUALISME) Singon, Jasson S.; MT, Surjono; Prijadi, Rachmat
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17091

Abstract

Setiap manusia membutuhkan hiburan supaya dapat menyegarkan pikirannya dan kembali bekerja dengan baik. Oleh karena itu diperlukan sebuah sarana hiburan dengan konsep One Stop Entertainment yang bisa menyegarkan pikiran pada saat sedang merasa suntuk dan bosan dalam suatu pekerjaan dan bisa juga untuk mengisi waktu senggang. Kota Manado saat ini mulai dilirik oleh wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Untuk itu, dibutuhkan sarana-prasarana yang mampu menunjang akan sektor pariwisata. Dalam proses perancangan dilakukan pengumpulan data baik secara langsung maupun tidak langsung. Data yang didapatkan kemudian diolah dan digabungkan dengan konsep perancangan untuk mendapatkan sebuah hasil perancangan yang baik. Sebuah fasilitas hiburan terpadu merupakan daya tarik tersendiri. Dengan penerapan Symbiosis Mutualisme mampu menghadirkan sebuah fasilitas hiburan yang dapat membangkitkan kembali kompleks Shopping Center. Sebuah bangunan dengan berbagai fungsi untuk menjawab permasalahan yang ada di lokasi. Kata kunci: One Stop Entertainment, Kota Manado, Symbiosis Mutualisme.
MANADO PRESS TOWER (High-rise Building dengan Pendekatan Ekspresi Struktur) Karamoy, Megawati; MT, Surjono; Punuh, Claudia S.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17100

Abstract

Kebutuhan informasi bagi masyarakat mendasari perancangan sebuah bangunan kantor pers yang mewadahi kegiatan jurnalistik. Keuntungan yang diperoleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang pers pun tidak perlu diragukan lagi dengan melihat contoh-contoh perusahaan lokal maupun internasional yang memperoleh keuntungan yang besar. Oleh karena itu, penulis mengangkat tema High-rise Building dengan pendekatan ekspresi struktur, dimana ketinggian bangunan sangat menunjang bagi proses transmisi informasi dan penyiaran oleh kantor pers. Sistem bangunan tinggi yang sangat memperhatikan penggunaan struktur pun dimanfaatkan untuk merancang bangunan tinggi dengan bentuk-bentuk struktural yang tidak monoton, namun dapat berekspresi.Proses perancangan objek tersebut menggunakan proses desain generasi II menurut John Zeisel yang terdiri dari dua fase. Fase pertama, yaitu pengkajian terhadap tipologi objek, tapak, dan lingkungan serta tema yang diangkat. Ketiga data tersebut dianalisa dan menciptakan sinkronisasi yang baik antara objek, tema, dan tapak. Dilanjutkan dengan fase kedua, yaitu siklus Image-Present-Test, dimana siklus yang keluar dievaluasi berdasarkan kriteria perancangan dari teori Geofrey Broadbent kemudian berlanjut ke siklus II dan seterusnya sebagai upaya untuk menutupi kekurangan kualitas desain siklus sebelumnya.Gubahan bentuk Manado Press Tower memiliki konsep bentuk yang diputar untuk menciptakan bentuk aerodinamis dengan struktur diagrid yang membungkus bangunan sebagai aplikasi dari tema, yaitu High-rise Building dengan pendekatan ekspresi struktur.Kata Kunci : kantor pers, High-rise Building, ekspresi struktur
AKADEMI PEMADAM KEBAKARAN DI KOTA MANADO. Speed and Dynamic Pondaag, Fially C.; MT, Surjono; Waani, Judy O.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17260

Abstract

Bertambahnya jumlah penduduk di Kota Manado membuat penataan bangunan menjadi berhimpitan sehingga meningkatkan resiko terjadinya bencana kebakaran. Bencana kebakaran yang besar membuat masyarakat awam sulit untuk menanganinya. Disinilah peran penting dari petugas pemadam kebakaran. Namun, keahlian petugas pemadam kebakaran harus digali lebih dalam lagi guna menanggulangi bencana kebakaran dengan berbagai situasi dan kondisi di Kota Manado yang berbeda-beda. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan kinerja dan mobilitas petugas pemadam kebakaran, kota Manado membutuhkan sebuah akademi pemadam kebakaran yang profesional dan peralatan yang lengkap. Tema “Speed and Dynamic” yang berarti kecepatan dan kedinamisan diambil dari sifat atau karakteristik dari stasiun pemadam kebakaran yang selalu cepat, siap, dan menyesuaikan dengan kondisi apapun. Penerapannya dapat diterapkan pada sirkulasi bangunan, tata ruang dan interior, letak site, maupun bentuk geometri dan eksterior bangunan. Hadirnya objek Akademi Pemadam Kebakaran di Kota Manado kiranya dapat menghadirkan petugas pemadam kebakaran yang handal dan profesional untuk Kota Manado.Kata Kunci : Akademi, Pemadam Kebakaran, Speed and Dynamic