Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CHARACTERISTICS OF DOLOMITIZED LIMESTONE OF PRUPUH FORMATION BASED ON PETROGRAPHY ANALYSIS IN SENDANG AGUNG, EAST JAVA Putra, Andri Perdana
Journal of Geological Sciences and Applied Geology Vol 2, No 5 (2018): Journal of Geological Sciences and Applied Geology
Publisher : Faculty of Geological Engineering, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/gsag.v2i5.20243

Abstract

The East Java Basin is a large hydrocarbon producing basin in Java. From the drilling wells in thisregion it is known that the reservoir comes from carbonate rocks. The Prupuh Formation acts as areservoir because of its high porosity value, not only primary porosity but also secondary porosity.The study of limestone characteristics of Prupuh Formation in Sendang Agung Village, PaciranDistrict, Lamongan Regency, East Java Province is a combination of field and laboratory activities.Field activities include collecting data through detailed measurements, making measuredstratigraphic cross sections with systematic rocks sampling. Laboratory activities are petrographicanalysis through thin sections. The purpose of this study is to increase the knowledge aboutPrupuh limestone which acts as a reservoir in the East Java Basin oil and gas system. Based on theresults of the field activity, a measured stratigraphic section with a thickness of 32.5 meters wasmade, the lower and middle sections were composed of dolomite, then at the top there werebioclastic limestones as reported by Pringgoprawiro, 1983. A total of 6 (six) rock samples werechosen for petrographic analysis of thin sections. Results of the analysis obtained 32 meters is acrystalline dolomite with a very bad porosity system. Dolomite which is found is the result ofdolomitization of the wackestone bioclastics limestone. So it was concluded that the carbonaterocks the Prupuh Formation in research area had very bad potential to become reservoir rocks. 
BATUAN SEDIMEN DI CEKUNGAN OBI SERTA POTENSINYA SEBAGAI BATUAN SUMBER Putra, Andri Perdana; Gani, Reza Mohammad Ganjar
Bulletin of Scientific Contribution Vol 16, No 3 (2018): Bulletin of Scientific Contribution GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.04 KB) | DOI: 10.24198/bsc.v16i3.18815

Abstract

Cekungan Obi merupakan cekungan Tersier di Kawasan Timur Indonesia yang memiliki endapan batuan sedimen berumur Paleogen dan Neogen namun belum memproduksi hidrokarbon, sehingga menarik untuk dipelajari dan dikaji potensi sumberdaya minyak dan gas buminya. Daerah penelitian cekungan Obi meliputi pulau Bacan dan pulau Kasiruta di bagian utara serta pulau Obi dan pulau Obilatu di bagian selatan yang secara administrasi termasuk ke dalam Kabupaten Halmahera Selatan, Propinsi Maluku Utara. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi batuan sumber (source rock) cekungan Obi yang mendukung dalam prospeksi sistem perminyakan cekungan Obi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengamatan dan perekaman data lapangan serta pengambilan contoh batuan terhadap satuan-satuan batuan di beberapa lokasi dan lintasan pengamatan terpilih untuk analisa geokimia organik. Lokasi pengamatan lapangan terhadap satuan batuan dilakukan di lokasi tipe tempat batuan tersebut pertama kali diamati dan dinamakan. Formasi Loleobasso disebandingkan dengan formasi Piniya yang diendapkan pada laut dangkal-paparan yang dipengaruhi oleh pasang surut. Formasi Fluk kemungkinan diendapkan pada area laut dangkal, Formasi Amasing kemungkinan diendapkan pada area laut dangkal, Formasi Ruta kemungkinan diendapkan pada area laut dangkal-paparan dan Formasi Woi kemungkinan diendapkan pada area laut dangkal-paparan. Berdasarkan hasil analisa TOC terhadap percontoh satuan-satuan batuan di beberapa lokasi dan lintasan pengamatan terpilih dapat disimpulkan bahwa secara umum cekungan Obi memiliki potensi batuan sumber dengan kategori buruk, dengan kerogen tipe III dan tipe IV. Tingkat kematangan termal batuan sumber cekungan Obi umumnya berada pada tingkat belum matang, matang dan overmature. Kata Kunci: Cekungan Obi, Batuan Sedimen, Batuan Sumber, Nilai TOC.