Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mental Processes in the Stories of HumansofNY’s Instagram Account: Bonding Humans through Language Dwi Astari, Yanisha
Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : English Department FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.651 KB) | DOI: 10.24036/ld.v10i2.6571

Abstract

PROSES MENTAL DALAM POSTINGAN AKUN INSTAGRAM HUMANSOFNY’S: HUBUNGAN IKATAN MANUSIA MELALUI BAHASA AbstractIt is said that emotions make the powerful relationship between humans. However, the study investigating types of mental processes in the stories of HumansofNY’s instagram account found that among 112 clauses, 34 of them belong to perceptive, 44 cognitive clause, 19 desiderative clause, and 15 emotive clauses. By using descriptive analysis, the result shows that not only emotion but also perception and cognition are most frequently used type of sensing the tellers, the citizens of New York City, apply to deliver their stories to other people. All of them creates bond between the tellers and the readers.Key words/phrases:  mental process, perceptive, cognitive, desiderative, emotiveAbstrakDikatakan bahwa emosi membuat hubungan yang kuat antara manusia. Namun, penelitian yang menyelidiki jenis proses mental dalam cerita- cerita di akun instagram HumanofNY menemukan bahwa di antara 112 klausa, 34 di antaranya termasuk dalam pengertian, klausa kognitif, 19 klausa desideratif, dan 15 klausa emotif. Dengan menggunakan analisis deskriptif, hasilnya menunjukkan bahwa tidak hanya emosi tapi juga persepsi dan kognisi yang paling sering digunakan tipe penginderaan pencerita, warga kota New York, berlaku untuk menyampaikan ceritanya kepada orang lain. Semuanya menciptakan ikatan antara teller dan pembacanya.Kata Kunci:  mental process, perceptive, cognitive, desiderative, emotive
Pemberdayaan Mahasiswa sebagai Learning Society Agents untuk Merintis Kampung Inggris di Rusunawa Politeknik Negeri Bengkalis Rambe, Armita Novriana; Arimurti, Rizqa; Dwi Astari, Yanisha
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/rffy9n39

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah Pemberdayaan Mahasiswa Rusunawa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) sebagai Learning Society Agents untuk merintis Kampung Inggris di Politeknik Negeri Bengkalis. Mahasiswa tidak hanya akan menjadi pengajar, tetapi juga pembelajar, menciptakan lingkungan belajar bahasa Inggris yang saling mendukung di Rusunawa. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberdayakan masyarakat dalam hal kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga dalam mengaktualisasikan diri sebagai pemimpin yang peduli pada pembangunan lokal. Kegiatan ini diusulkan berdasarkan hasil diskusi Kasubbag Umum Politeknik Negeri Bengkalis sebagai Pengelola Rusunawa Polbeng. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu kelompok mitra yaitu mahasiswa Rusunawa Politeknik Negeri Bengkalis dalam meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris mahasiswa Rusunawa Politeknik Negeri Bengkalis sebagai agen learning society, dalam agenda merintis Kampung Inggris di Rusunawa Politeknik Negeri Bengkalis. Luaran yang diharapkan yaitu terselenggaranya kegiatan workshop dan sosialisasi serta tersedianya pocket book bagi kegiatan dan tugas-tugas yang diampu sebagai agen learning society Kampung Inggris, seperti memulai percakapan sehari-hari dalam Bahasa Inggris agar terwujudnya rintisan Kampung Inggris di Polbeng, dimana mahasiswa menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua di percakapan harian di lingkungan Rusunawa Polbeng khususnya dan di lingkungan keseluruhan Politeknik Negeri Bengkalis pada umumnya. Metode yang digunakan adalah workshop dan pelatihan. Luaran yang diharapkan yaitu terselenggaranya kegiatan workshop dan sosialisasi “Kampung Inggris Goes to Polbeng: Pemberdayaan Mahasiswa sebagai Learning Society Agents untuk Merintis Kampung Inggris di Rusunawa Politeknik Negeri Bengkalis” sehingga mahasiswa dapat mempraktekkan percakapan bahasa Inggris sebagai bahasa percakapan sehari-hari dan mewujudkan Kampung Inggris Polbeng.
Penyusunan Panduan Sosialisasi Dan Literasi Ekonomi Kreatif Kabupaten Bengkalis Astuti, Dwi; Dwi Astari, Yanisha; Sunarto, Nazrantika
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/gq5dps25

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan penyusunan panduan sosialisasi dan literasi ekonomi kreatif Kabupaten Bengkalis. Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep yang menempatkan kreativitas dan pengetahuan sebagai aset utama dalam menggerakkan ekonomi.  Berdasarkan hasil diskusi tim pengusul dengan bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada bulan Januari 2023 dapat identifikasi permasalahan dalam pengembangan ekonomi kreatif adalah belum adanya standar pelaksanaan teknis kegiatan sosialisasi pelaku ekonomi kreatif dan dari segi kualitas dan kuantitas pelaku usaha yang belum memadai untuk mendukung dalam menghasilkan produk kreatif menggunakan ide-ide inovatifnya. Metode yang digunakan pada pelaksanaan pengabdian ini adalah diskusi awal dengan bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bengkalis, melakukan penyusunan panduan sosialisasi dan literasi ekonomi kreatif, selanjutnya perlu masukan dan saran dari dinas terkait lainnya dan Lembaga Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Bengkalis dan Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Kabupaten Bengkalis. Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah tersusunnya panduan sosialisasi dan memberikan literasi ekonomi kreatif kepada pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Bengkalis sehingga mereka dapat memiliki knowledge, comprehension, dan application  tentang ekonomi kreatif serta diharapkan dapat saling berkoordinasi dan bekerjasama antar instansi pemerintah, pelaku ekonomi kreatif dan institusi Pendidikan dalam menjalankan sektor-sektor ekonomi kreatif daerah.