Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ADVANCE TECHNOLOGY ELECTRONIC DETONATOR FOR BLAST EFFICIENCY AND SAFE ENVIRONMENT Salahudin, Sani; Putri, Milia
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2020: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.182

Abstract

Perkembangan teknologi detonator elektronik semakin pesat seiring dengan semakin banyaknya fitur-fitur terbaru yang lebih memudahkan operator dalam proses penggunaannya. Salah satu teknologi elektronik terbaru yang diperkenalkan adalah Hanwha Electronic Blasting System generasi kedua (HEBS II) sebagai detonator elektronik yang menggunakan aplikasi berbasis android, dimana proses penanganan dan pengoperasiannya lebih mudah. HEBS II memiliki tiga sistem operasi diantaranya tagging, logging, dan scanning, yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Sistem operasi mencakup 4 jenis metode diantaranya adalah mode dasar, open pit, terowongan, dan mode perangkat lunak. Chip HEBS II memiliki tingkat keakuratan atau presisi hingga 0.01% untuk peledakan antar lubang dengan waktu tunda maksimum 50.000 ms. Rangkaian peledakan dapat diledakkan pada jarak jauh dan dapat diperpanjang sampai jarak maksimum 5 km dari area peledakan, dengan menggunakan kombinasi repeater yang tentunya praktis dan lebih aman. Semua software peledakan dapat diterapkan ke sistem HEBS II dan dioperasikan dalam mode perangkat lunak. Dengan beberapa  keunggulan tersebut, dapat memungkinkan untuk mencapai peledakan yang optimal, efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan. HEBS II lebih efektif untuk menghasilkan proporsi ukuran fragmentasi yang lebih kecil dibandingkan dengan sistem piroteknik yang lebih tinggi, dengan tingkat keseragaman per layer batuan mencapai 82% bila dibandingkan dengan detonator non- elektrik yang hanya mencapai 62%. Tingkat reduksi ukuran fragmentasi mencapai 31% dari layer pertama ke layer kedua. HEBS II mampu mereduksi tingkat getaran sebesar 45% dari getaran yang dihasilkan oleh detonator non-elektrik.
A CONTRASTIVE ANALYSIS OF ENGLISH AND INDONESIAN CONSONANT CLUSTERS AND THEIR IMPACT ON EFL LEARNERS’ PRONUNCIATION ERRORS Ismahani, Siti; Putri, Milia; Siregar, Prita Anggina Sari; Zakiah, Aliyah Fidiani Rina; Turnip, Raja Basya
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 1 (2026): JAHE
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i1.2712

Abstract

Pelafalan merupakan aspek penting dalam menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Perbedaan sistem fonologis antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia seringkali menimbulkan kesulitan bagi pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing, khususnya dalam melafalkan gugusan konsonan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan gugusan konsonan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia melalui pendekatan analisis kontrastif dan meneliti dampaknya terhadap kesalahan pelafalan pada pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka dan analisis data fonologis dari berbagai studi sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah gugusan konsonan yang terbatas dalam bahasa Indonesia menyebabkan pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing cenderung menghilangkan konsonan, menambahkan vokal (epentesis), dan mengganti bunyi ketika melafalkan kata-kata bahasa Inggris. Kesalahan-kesalahan ini berdampak pada kejelasan dan kelancaran berbicara. Oleh karena itu, pengajaran pelafalan memerlukan perhatian khusus untuk mengajarkan gugusan konsonan secara eksplisit dan kontekstual.