Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploring the Role of Understanding Implied Meaning in Enhacing Pragmatics and Language Competence: A Qualitative Study Bidadari, Lintang; Siregar, Deasy Yunita; Siregar, Alya Syahlani; Adelia, Devi; Siregar, Prita Anggina Sari; Matondang, Rasid Saleh
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran pemahaman makna tersirat dalam meningkatkan kompetensi pragmatis pada pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari mahasiswa EFL semester lima-5 melalui wawancara semi terstruktur dan diskusi kelompok terfokus. Temuan menunjukkan bahwa memahami makna tersirat secara signifikan meningkatkan kemampuan pelajar untuk terlibat dalam percakapan alami dan sesuai konteks, khususnya dengan penutur asli. Memahami tindak tutur tidak langsung, nuansa budaya, dan pesan tersirat meningkatkan kepercayaan diri pelajar, pemikiran kritis, dan kepekaan budaya. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pengajaran eksplisit mengenai makna tersirat dan norma sosio-pragmatis dalam kurikulum bahasa, dipadukan dengan paparan konteks komunikasi dunia nyata seperti media sosial dan materi otentik. Temuan ini sejalan dengan literatur yang ada, menyoroti kompetensi pragmatis sebagai hal yang penting untuk komunikasi yang efektif. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya mengembangkan keterampilan pragmatis dalam pendidikan EFL melalui pengajaran formal dan pengalaman belajar informal.
A CONTRASTIVE ANALYSIS OF ENGLISH AND INDONESIAN CONSONANT CLUSTERS AND THEIR IMPACT ON EFL LEARNERS’ PRONUNCIATION ERRORS Ismahani, Siti; Putri, Milia; Siregar, Prita Anggina Sari; Zakiah, Aliyah Fidiani Rina; Turnip, Raja Basya
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 1 (2026): JAHE
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i1.2712

Abstract

Pelafalan merupakan aspek penting dalam menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Perbedaan sistem fonologis antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia seringkali menimbulkan kesulitan bagi pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing, khususnya dalam melafalkan gugusan konsonan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan gugusan konsonan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia melalui pendekatan analisis kontrastif dan meneliti dampaknya terhadap kesalahan pelafalan pada pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka dan analisis data fonologis dari berbagai studi sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah gugusan konsonan yang terbatas dalam bahasa Indonesia menyebabkan pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing cenderung menghilangkan konsonan, menambahkan vokal (epentesis), dan mengganti bunyi ketika melafalkan kata-kata bahasa Inggris. Kesalahan-kesalahan ini berdampak pada kejelasan dan kelancaran berbicara. Oleh karena itu, pengajaran pelafalan memerlukan perhatian khusus untuk mengajarkan gugusan konsonan secara eksplisit dan kontekstual.