Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PETANI SINGKONG DI KECAMATAN BULU: PENDEKATAN PENGABDIAN YANG EFEKTIF UNTUK KESEJAHTERAAN Moh Sugihariyadi; M. Mahbubi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 1 (2025): Pemberdayaan Komunitas Melalui Pelatihan Keterampilan Digital
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pemberdayaan petani singkong di Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani yang mayoritas menggantungkan hidupnya pada komoditas ini. Meskipun potensi singkong di wilayah ini cukup besar, banyak petani yang masih menghadapi tantangan dalam hal peningkatan produksi, akses pasar, serta pemanfaatan teknologi pertanian yang tepat guna. Artikel ini mengangkat pendekatan pengabdian yang diterapkan untuk memberdayakan petani singkong dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka. Program pengabdian ini meliputi pelatihan tentang teknik budidaya singkong yang efisien, pengenalan teknologi pertanian terbaru, serta pendampingan dalam pemasaran hasil pertanian. Melalui pelatihan dan pendampingan yang intensif, petani diharapkan dapat memaksimalkan potensi lahan, meningkatkan kualitas produk singkong, serta membuka akses pasar yang lebih luas. Dampak dari pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan hasil produksi dan pendapatan, serta memberikan pengetahuan baru dalam pengelolaan pertanian yang berkelanjutan. Namun, program ini juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, rendahnya tingkat adopsi teknologi, dan keterbatasan akses pasar yang masih perlu mendapatkan perhatian lebih. Melalui pengabdian ini, diharapkan tercipta sinergi antara petani, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat petani singkong di Kecamatan Bulu. Dengan demikian, pemberdayaan ini bukan hanya akan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi petani, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.
WIRAUSAHA RA. KARTINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM: MENEBAR KESEJAHTERAAN DAN KEBERKAHAN Moh Sugihariyadi; Sugihariyadi; M. Mahbubi
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 1 No 01 (2024): Transformasi Nilai-Nilai Islam dalam Era Digital: Harmoni Tradisi dan Wahyu
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wirausaha merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah tantangan ketimpangan ekonomi yang masih terjadi. Dalam konteks sejarah, RA. Kartini tidak hanya dikenal sebagai tokoh emansipasi perempuan, tetapi juga sebagai inspirasi dalam pemberdayaan masyarakat melalui semangat kemandirian ekonomi. Artikel ini mengkaji kontribusi pemikiran RA. Kartini dalam wirausaha, ditinjau melalui perspektif Islam yang menekankan nilai-nilai etika, keadilan, dan keberkahan. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana konsep kewirausahaan yang diwariskan RA. Kartini dapat diterapkan dalam pembangunan masyarakat yang sejahtera, sesuai dengan prinsip Islam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis historis dan normatif, dengan menyoroti relevansi nilai-nilai Islam dalam praktik wirausaha yang mendukung keberlanjutan sosial dan ekonomi. Solusi yang diusulkan melibatkan integrasi prinsip-prinsip Islami, seperti maqasid syariah (tujuan syariat) dan konsep kebermanfaatan (maslahah), dalam kewirausahaan berbasis komunitas. Artikel ini menegaskan bahwa semangat RA. Kartini dapat menjadi model inspiratif bagi wirausaha modern yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga distribusi kesejahteraan yang merata dan bernispiritual. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan solusi komprehensif untuk pembangunan ekonomi umat yang berlandaskan keberkahan dan keadilan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI FILANTROPI ISLAM: PERAN BAZNAS KABUPATEN REMBANG DI DESA SODITAN, KECAMATAN LASEM Moh Sugihariyadi
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 2 No 2 (2025): sinergi berdaya untuk masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui sosialisasi filantropi Islam serta menguatkan peran Baznas Kabupaten Rembang di Desa Soditan, Kecamatan Lasem. Lembaga Filantropi Islam, khususnya Baznas, memiliki mandat strategis dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara profesional dan transparan. Namun, literasi dan partisipasi masyarakat desa terhadap lembaga filantropi formal masih perlu diperkuat agar potensi filantropi Islam dapat berkontribusi optimal bagi kesejahteraan sosial. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama, melalui serangkaian tahapan pemetaan aset sosial-keagamaan, sosialisasi materi filantropi Islam dan peran Baznas, dialog dan tanya jawab, serta penguatan komitmen melalui yel-yel dan simulasi gerakan filantropi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, diskusi kelompok, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman warga mengenai ragam instrumen filantropi Islam dan fungsi Baznas, menguatnya kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat dan dana sosial keagamaan melalui Baznas, serta teridentifikasinya aset-aset sosial keagamaan lokal yang dapat diberdayakan sebagai penggerak gerakan filantropi. Selain itu, terbangun jejaring kolaboratif antara Baznas, tokoh masyarakat, dan perguruan tinggi dalam penguatan pemberdayaan berbasis filantropi Islam. Dengan demikian, sosialisasi filantropi Islam berbasis pendekatan ABCD terbukti menjadi instrumen yang efektif untuk mendorong pemberdayaan masyarakat desa..
KH. BAIDLOWI FIGHTER WITHOUT A CROWN: KHIDMAH FOR THE NUSA AND THE NATION Moh Sugihariyadi
Qouman : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1 (2025): QOUMAN:Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : STAI Al-Hidayat Lasem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Khidmah untuk nusa dan bangsa dengan cara merebut dan mempertahan kemerdekaantanah air demikian penting menjadi perhatian KH. Baidlowi al-Lasemi. Motivasi ini dilakukansemata-mata melanjutkan konsep Ukhuwah yang sudah lazim diperjuangkan oleh NahdlatulUlama (NU) terdiri dari: Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah dan Ukhuwah Basyariyah.Kecenderungan beliau mengutamakan Ukhuwah Wathaniyah. Sebab tanpa negara umat Islambakal kesusahan melaksanakan kegiatan keagamaannya. Agar selama berjuang membuahkanhasil sebagaimana cita-cita bangsa dan negara, strategi perjuangannya menerapkan konsepberjuang tanpa mahkota
Konsep Distribusi Ekonomi Islam Menurut Muhammad Abdul Mannan Moh Sugihariyadi
JINGJI : Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2025): JINGJI : Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Manajemen
Publisher : STAI AL-HIDAYAT Lasem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep distribusi ekonomi Islam menurut Muhammad Abdul Mannan diantaranya berfokus pada distribusi yang tepat agar mencapai kesejahteraan sosial dengan cara pembagian pendapatan dan kekayaan yang adil. Berbeda dengan sistem kapitalis. Islam telah membolehkan kepemilikan pribadi (private property), namun Islam menentukan cara untuk memilikinya. Islam juga telah memberikan izin kepada individu untuk memiliki harta yang menjadi hak miliknya, namun Islam telah menentukan cara mengelolanya. Islam juga memperhatikan kuat lemahnya akal serta fisik manusia, sehingga karena perbuatan tersebut, Islam selalu membantu individu yang lemah serta mencukupi kebutuhan orang yang membutuhkan. Islam sudah sangat tegas dalam memberikan karakteristik perilaku rasional sehingga memungkinkan penggunaan sumber-sumber daya yang diberikan oleh Allah dalam suatu cara membantu menjamin kesejahteraan individu di dunia dan akhirat, dan karenanya menciptakan suatu keseimbangan antara kebutuhan materil dan spiritual dan antara kepentingan individu dan masyarakat.
Islamisasi Ilmu dan Ilmuisasi Islam: Membangun Integrasi Keilmuan Global untuk Kemanusiaan dan Kelestarian Bumi Moh Sugihariyadi
JINGJI : Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2026): JINGJI: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen
Publisher : STAI AL-HIDAYAT Lasem

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji paradigma Islamisasi Ilmu dan Ilmuisasi Islam sebagai solusi epistemologis dan metodologis untuk menyatukan kembali dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Melalui pendekatan integratif, Islamisasi Ilmu menyaring dan membingkai sains modern dengan nilai-nilai transendental, sementara Ilmuisasi Islam mendaratkan prinsip-prinsip syariah dan wahyu ke dalam metodologi riset empiris. Hasil kajian menunjukkan bahwa sinergi kedua konsep ini mampu menghasilkan kerangka kerja holistik berbasis Maqashid Syariah. Paradigma ini tidak hanya relevan untuk membangun peradaban Islam yang maju, tetapi juga menawarkan kontribusi nyata dalam memecahkan problem kemanusiaan global dan mendukung kelestarian lingkungan. Gagasan ini berkorelasi kuat dengan visi UIN Sunan Kudus, yakni menjadi universitas Islam unggul dalam pengembangan ilmu dan teknologi integratif berwawasan global. Pemaduan antara pendekatan Islamisasi Ilmu (memberikan nilai profetik pada sains umum) dan Ilmuisasi Islam (menjadikan teks keislaman sebagai grand theory untuk menjawab konteks sosial dan ekologis) menjadi fondasi utama. Hal ini diaktualisasikan melalui misi besar utama institusi yaitu Transformasi Epistemologi: Integrasi Ilmu, Relevan di era digital dan disrupsi, Ekspansi mandat, dan Peningkatan daya saing global (global outlook) dengan tujuan menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai sains dan teknologi mutakhir, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual, kepedulian sosial, serta komitmen terhadap kelestarian lingkungan berskala global.