Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT Setiani, Dini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 8 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.93 KB)

Abstract

AbstractThe research to determine the effect of learning with flash media on the material of electrolyte and non electrolyte solution to student learning result of class X MAN 2 Filial Pontianak. The research technique used quasi experimental design method                  Non-Equivalent Control Group Design. Research subjects obtained students X A and X B with saturated sampling technique which amounted to 42 students. Data collection techniques in this study are measurement techniques and direct communication techniques. The data collection tool used is the test of learning outcomes. The results tested hypothesis using Test Equals Variances Assumed with α = 95% obtained Z arithmetic of 0.035, is in the acceptance area Ha. This shows that there is a significant difference between the learning outcomes of students who were given learning using Flash Media with learning without using Flash Media. Learning using Flash Media gives effect with the effect size price of 0.31 (medium category). Keyword: Influence, Flash Media, learning outcomes,  electrolyte and non electrolyte solutions 
Kolaborasi Guru–Orang Tua dalam Mengelola Pola Belajar Digital Generasi Alpha Setiani, Dini; Effendi, Zakiyah; Shofiy, Siti Qalbiyah; Apriliani, Salwa; Rambe, Mirza Syadat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35825

Abstract

Generasi Alpha (lahir setelah 2010) merupakan digital natives yang memiliki gaya belajar sangat responsif terhadap media visual, auditori, dan kinestetik berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kolaborasi guru dan orang tua milenial dalam mengelola pola belajar digital Generasi Alpha agar tetap seimbang antara pemanfaatan teknologi dan perkembangan sosial-emosional anak. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 34 artikel nasional dan internasional tahun 2018–2025. Hasil menunjukkan bahwa (1) Generasi Alpha menyukai animasi, game edukasi, VR, dan aplikasi interaktif; (2) orang tua milenial dominan menerapkan pola asuh otoritatif-demokratis dengan pengawasan ketat screen time; (3) bentuk kolaborasi efektif meliputi komunikasi intensif (WhatsApp/Zoom), kesepakatan aturan digital bersama, workshop literasi digital, co-design proyek, dan monitoring bersama melalui aplikasi pembelajaran. Kolaborasi ini terbukti mampu mengurangi risiko kecanduan gadget dan meningkatkan hasil belajar anak. Direkomendasikan sekolah membentuk “Tim Digital Parenting” dan menyusun pedoman screen time yang seragam antara rumah dan sekolah.