Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELAKSANAAN PROGRAM PARENTING DI TAMAN KANAK-KANAK DI KOTA PONTIANAK Khairiyah, Rahayu; Fadillah, Fadillah; R, Marmawi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.221 KB)

Abstract

AbstractThe aim of this research was to describe the implementation of the parenting program in Pontianak City Kindergarten. The method use isn this research is descriptive method with a quantitative research approach. Population in this research are all kindergarten in Pontianak City that have used the parenting program, totalin 80kidergarten. The sample in the implementation of parenting program in kindergartens in Pontianak City amounted to 62 kindergartens. The techniques used in this research were used of questionnaires and documentation using data collection tools like is a questinneaire, and documentation picture. The results of data analysis show describe the implementation of the parenting program in Pontianak City Kindergarten, the most widely used parenting program model was the parent group meeting model, the parenting material used is about improving nutrition, health care, education, ad protection, the inhibiting factor in the implementation of parenting program is the limitied time parents have.Keyword          : Parenting Material, Parenting Program, The Implementation
The Effect of Diet and Stress Level in Women of Childbearing Age on the Menstrual Cycle at SMK Perguruan Rakyat 2 East Jakarta in 2023 Sinta dewi, Ni Putu Savitri; Khairiyah, Rahayu
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i8.10829

Abstract

ABSTRACT In addition to diet there are several factors that play a role in menstrual disorders, namely (1) psychological factors, such as life pressure, stress, anxiety, physical and psychological fatigue, (2) hormonal disorders, namely abnormalities in the hormones estrogen and progesterone and prostaglandins, (3) excess prolactin hormones, increasing these hormones will automatically reduce the hormones estrogen and progesterone hormones, (4) significant weight gain or loss,  (5) nutritional status (underweight if BMI 27.0) will affect the work of the system to improve, balance, and decrease hormones, (6) organic disorders such as inflammation, tumors, trauma and so on (Mamnu'ah, 2018). To determine whether there is an influence of diet stress levels in women of childbearing age on the menstrual cycle at SMK Perguruan Rakyat 2 in East Jakarta in 2023. The research method used is cumulative with data collection techniques, namely questionnaires or questionnaires. This study consisted of 3 variables, namely the first diet (free variable X1), the second stress level (free variable X2), and the third menstrual cycle (dependent variable). From the results of bivariate analysis using paried T Test the  effect of diet on women of childbearing age on the menstrual cycle at SMK Perguruan Rakyat 2 obtained p value (0.000) < alpha value (0.05). From the results of bivariate analysis using paried T Test, the effect of stress levels in women of childbearing age on the menstrual cycle obtained p.Value (0.000) < alpha value (0.05). The results showed that there was a significant influence between diet and stress levels in women of childbearing age on the menstrual cycle at SMK Perguruan Rakyat 2 in East Jakarta  ABSTRAK Selain pola makan ada beberapa faktor yang berperan dalam gangguan menstruasi yaitu (1) faktor psikologis, seperti adanya tekanan hidup, stres, kecemasan, kelelahan fisik maupun psikis, (2) gangguan hormonal yaitu ketidaknormalan hormon estrogen maupun progesteron serta prostaglandin, (3) hormon prolaktin berlebih, meningkatnya hormon ini otomatis akan menurunkan hormon estrogen dan hormon progesteron, (4) naiknya atau turunya berat badan secara signifikan, (5) status gizi (underweight jika IMT 27,0) akan berpengaruh pada kerja sistem peningkatan, keseimbangan, serta penurunan hormon, (6) kelainan organic seperti radang, tumor, trauma dan lain sebagainya (Mamnu’ah, 2018). Untuk mengetahui apakah ada pengaruh pola makan tingkat stres pada wanita usia subur terhadap siklus menstruasi di SMK Perguruan Rakyat 2 di Jakarta Timur Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan kunatitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu kuesioner atau angket. Penelitian ini terdiri dari 3 variabel yaitu pertama pola makan (variabel bebas X1), kedua tingkat stres (variabel bebas X2), dan yang ketiga siklus menstruasi(variabel terikat). Dari hasil analisa bivariat menggunakan paried T Test pengaruh pola makan pada wanita usia subur terhadap siklus menstruasi di SMK Perguruan Rakyat 2 didapat nilai p valuenya (0,000) < nilai alpha (0,05)Dari hasil analisa bivariat menggunakan paried T Test pengaruh tingkat stres pada wanita usia subur terhadap siklus menstruasi didapat nilai p.Valuenya (0,000) < nilai alpha (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna (significant) anatara pola makan dan tingkat stres pada wanita usia subur terhadap siklus menstruasi di SMK Perguruan Rakyat 2 di Jakarta Timur
Hubungan Peran Orang Tua dengan Tingkat Kejadian Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja Putri di SMAN 7 Tambun Selatan Bekasi Tahun 2025 Utami, Ajeng Rahayu; Khairiyah, Rahayu; Wijayanti, Puji
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55656

Abstract

Latar Belakang: Perilaku seksual adalah segala tingka laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenisnya maupun dengan sesama jenis. Perilaku seksual berisiko dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Selain faktor pengetahuan, pengaruh teman sebaya, dan media, peran keluarga, terutama orang tua, memiliki dampak yang sangat signifikan. Kurangnya pengawasan dan pendidikan seks yang tepat dari orang tua membuat remaja lebih rentan terhadap pergaulan bebas. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran orang tua dengan tingkat kejadian perilaku seksual beresiko pada remaja putri di SMAN 7 Tambun Selatan Bekasi Tahun 2025. Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, dengan jumlah sampel 30, sampel analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai p-value = 0,000 artinya p-value < 0,05 maka dapat dinyatakan HO ditolak HI diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan yang sangat nyata antara peran orang tua dengan tingkat kejadian perilaku seksual. Kesimpulan: Terdapat hubungan peran orang tua dengan tingkat kejadian perilaku seksual beresiko pada remaja putri di SMAN 7 Tambun Selatan Bekasi Tahun 2025. Dari hasil penelitian diharapkan orang tua dapat memberikan dukungan yang positif dengan memberikan informasi tentang pendidikan seks secara benar, karena orang tua sangat berperan penting dalam menumbuhkan nilai-nilai positif untuk remaja, dan remaja diharapkan dapat mengontrol perilakunya agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang menyimpang.