Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERENCANAAN MANAJEMEN KONSTRUKSI PADA PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA 4 LANTAI DI JALAN TANJUNG PURA KOTA PONTIANAK: PERENCANAAN MANAJEMEN KONSTRUKSI PADA PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA 4 LANTAI DI JALAN TANJUNG PURA KOTA PONTIANAK Sribuarti, Kriyansyah; Meliana, Meliana; Kurniawan, Pramudya Kurniawan; Kemenangenta PA, Imanuel
RETENSI Vol. 4 No. 2 (2024): Retensi
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Polnep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/retensi.v4i2.716

Abstract

Pertambahan penduduk di Kota Pontianak yang semakin pesat, sedangkan lahan yang tersedia semakin terbatas mengakibatkan perumahan dan pemukiman penduduk menjadi padat dan sempit bahkan tergolong kumuh. Oleh karena itu, dianggap perlu adanya pembangunan rumah susun sederhana sewa dengan sasaran penghuninya yaitu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah di daerah tersebut yaitu di Jalan Tanjung Pura Kota Pontianak. Manajemen konstruksi menjadi solusi yang tepat dalam perencanaan pembangunan rumah susun sederhana sewa. Adapun data-data yang dikumpulkan antara lain data primer berupa observasi lapangan (luasan lahan) dan dokumentasi lapangan (foto) dan data sekunder yang berupa gambar rencana kerja, harga upah dan bahan (basic price) Kota Pontianak tahun 2022, AHSP berdasarkan Peraturan Pemerintah PUPR tahun 2022 dan literatur berupa buku dan e-book. Terdapat 5 aspek manajemen konstruksi yang akan dibahas yaitu manajemen biaya, manajemen waktu, manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen mutu, dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Didapatkanlah hasil Rencana Anggaran Biaya (RAB), rekapitulasi RAB, time schedule (kurva S dan bar chart), network planning dengan metode CPM, kebutuhan tenaga kerja, Spesifikasi mutu bahan dan alat, Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS), kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat Pelindung Kerja (APK), identifikasi risiko kecelakaan, dan biaya Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kontrak (RK3K). Hasil dari perencanaan manajemen konstruksi telah didapatkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp.21.308.817.000,00, rencana durasi waktu pekerjaan selesai selama 6 bulan berdasarkan time schedule atau 199 hari berdasarkan CPM, spesifikasi mutu dan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) menggunakan persyaratan umum berdasarkan data spesifikasi gambar rencana serta peraturan-peraturan yang berlaku, sumber daya manusia mendapatkan kebutuhan tenaga kerja terbanyak sebesar 48 orang, dan mendapatkan APD dan APK serta menghitung biaya RK3K sebesar Rp.77.984.000,00.
ANALISA PENGARUH TINGKAT SALINITAS GENANGAN AKIBAT PASANG SURUT TERHADAP KARAKTERISTIK DAN STABILITAS LAPIS PERMUKAAN PERKERASAN BERASPAL Kurniawan, Pramudya
Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.909 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v18i1.29287

Abstract

Kondisi geografi kota Pontianak yang rendah dan datar seringkali menjadi alasan utama bagi pihak-pihak terkait dalam upaya mencari pemecahan masalah banjir dan pasang surut yang terjadi di kota Pontianak. Semakin menjamurnya bangunan infrastruktur di kota Pontianak namun tidak diikuti dengan konsep pembangunan saluran dan drainase yang baik dan optimal, dirasakan telah ikut memperparah keadaan dalam upaya pemeliharaan infrastruktur yang ada, terutama infrastruktur jalan. Permasalahan adanya genangan baik akibat curah hujan yang tinggi maupun saat terjadinya pasang surut masih kerap terjadi pada ruas-ruas jalan tersebut. Beberapa pihakpun meyakini salah satu dari sekian banyak penyebab kerusakan jalan adalah karena adanya kandungan garam (salinitas) pada air genangan akibat intrusi air laut pada saat terjadinya air pasang, terutama air pasang yang terjadi pada musim kemarau. Penulisan tesis dengan judul "Analisa Pengaruh Tingkat Salinitas Genangan Akibat Pasang Surut Terhadap Karakteristik Dan Stabilitas Lapis Permukaan Perkerasan Beraspal" ini bertujuan untuk mengetahui perubahan-perubahan sifat fisik (karakteristik) dan stabilitas campuran beraspal yang terjadi akibat tergenang/terendam air yang mengandung garam (bersalinitas).Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak. Jenis perkerasan yang diteliti adalah jenis Lapis Tipis Aspal Beton (Lataston/ HRS-WC) dengan material agregat kasar dan bahan pengisi dari Sungai Pinyuh, material pasir dari Limbung (Sungai Kapuas), dan aspal keras Pen 60/70 Pertamina. Sedangkan sampel air bersalinitas dipersiapkan oleh PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak. Pengujian meliputi pemeriksaan terhadap bahan/material penyusun campuran, perancangan dan pembuatan benda uji. Benda uji yang dipakai sesuai standar pengujian Marshall berbentuk silinder berdiameter 4 inch (10,2 cm) dan tinggi 2,5 inch (6,35 cm) sebanyak 3 buah untuk setiap variasi tingkat salinitas air perendam. Pada penelitian ini digunakan 6 variasi tingkat salinitas yang dinyatakan dalam kadar klorida dalam air.Dari penelitian dihasilkan nilai-nilai karakteristik campuran aspal beton diantaranya nilai rongga dalam agregat (VMA) dan rongga dalam campuran (VIM) cenderung menurun seiring naiknya tingkat salinitas air. Sedangkan nilai kepadatan (density) dan rongga terisi aspal (VFB) cenderung naik seiring naiknya tingkat salinitas air. Nilai stabilitas Marshall dan kelelehan (flow) sebagai indikator utama sifat mekanis campuran beraspal menunjukkan penurunan seiring naiknya tingkat salinitas, dimana pada kadar klorida 5000 mg/liter nilai stabilitas 800 kg sudah tidak memenuhi persyaratan teknis campuran HRS-WC. Sedangkan untuk nilai kelelehan (flow) pada kadar klorida 2500 mg/liter 3 mm sudah tidak memenuhi persyaratan teknis campuran HRS-WC.Kata Kunci : Agregat, Aspal, Lataston (HRS-WC), Salinitas, Klorida, VMA, VIM, VFB, Stabilitas Marshall, Kelelehan (Flow)
Evaluation of Drainage System Performance in Flood Control Efforts in Benua Melayu Darat Subdistrict, Pontianak City Kurniawan, Pramudya; Ryanti, Eva; Syahrani, Deny; Muhtadi, Ahmad; Rabihati, Etty; Hafiyyan, Qalbi
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 5 No. 4 (2026): IJRVOCAS - Special Issues - Hybrid International Conference on Construction, Ma
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ijrvocas.v5i4.481

Abstract

Benua Melayu Darat, located in South Pontianak Regency, relies heavily on artificial drainage systems to control surface runoff and flooding. However, the area still frequently experiences flooding during high rainfall intensity. Therefore, this study was conducted to evaluate the performance of the drainage system in Benua Melayu Darat District from a hydraulic and non-technical perspective and to identify the dominant factors contributing to channel dysfunction. The evaluation began with hydrological and domestic wastewater analyses to determine the total water volume to be accommodated by the existing channels. A hydraulic analysis was then conducted to determine the channel’s design discharge. Direct field measurements were performed to assess channel dimensions and flow velocity, and non-technical analyses were conducted of sedimentation, waste, and land cover. The results showed that 45% of channels in Benua Melayu Darat District had inadequate capacity to accommodate rainfall and domestic wastewater. Non-technical factors, such as uncontrolled sedimentation rates and garbage blockages, also significantly disrupted channel function. This study shows the need to normalise dimensions and channels, implement low-impact development systems, such as retention ponds, strengthen maintenance programs to ensure adequate drainage, and provide public education on how to maintain or protect the environment to prevent flooding.
Pengaruh Substitusi Agregat Kasar PET terhadap Kuat Tekan Beton Normal 7 Hari: Evaluasi Pengaruh Variasi Persentase PET terhadap Kuat Tekan Beton Normal 7 Hari Kurniawan, Pramudya; Purnama, Ikhwan Arief; Nugroho, Dimas; Ravika, Sri Wahyuni
Journal of Research and Inovation in Civil Engineering as Applied Science (RIGID) Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Teknik Sipil, Politeknik Negeri Ketapangg

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/mvffq463

Abstract

Polyethylene Terephthalate (PET) is a type of plastic waste that degrades very slowly and has the potential to cause environmental pollution. The use of PET as an artificial aggregate in concrete mixtures is an alternative to reduce dependence on natural aggregates while minimizing negative impacts on the environment. This study aims to evaluate the effect of coarse aggregate substitution using PET on the compressive strength of concrete at 7 days of age. Cylindrical test specimens measuring 15 × 30 cm were made with PET substitution variations of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. Compressive strength testing was carried out at 7 days with a target compressive strength of 20 MPa. The test results showed a decrease in compressive strength as the PET substitution content increased. Normal concrete had an average compressive strength of 24.89 MPa, while 5% substitution resulted in 20.38 MPa and 10% substitution resulted in 17.39 MPa, which still met the planned compressive strength range. At 15% substitution, the compressive strength decreased to 16.10 MPa, at 20% to 14.80 MPa, and at 25% to 11.80 MPa. Based on these results, the use of PET as a partial replacement for coarse aggregate is considered effective up to a substitution limit of 5%–10%.