Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TEKNIK PEMESINAN SMK NEGERI 3 BOYOLANGU, TULUNGAGUNG PRIYASUDANA, DANANG
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 4, No 03 (2016): JPTM. Volume 04 Nomor 03 Tahun 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas siswa, respon siswa dan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Mekanika teknik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan model pembelajaran langsung. Data diambil dengan menggunakan angket respon siswa, lembar pengamatan aktifitas siswa dan hasil belajar siswa dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan paradigma sederhana adalah penelitian terdiri dari satu variabel independen. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Teknik Pemesinan SMK Negeri 3 Boyolangu, Tulungagung pada semester ganjil tahun ajaran 2015-2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas, respon dan tes hasil belajar siswa selama proses pembelajaran mata pelajaran Mekanika teknik menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terjadi peningkatan yang signifikan. Aktivitas siswa mengalami perubahan karena siswa mampu berfikir kritis, mempunyai keterampilan komunikasi dalam kelompok, siswa lebih aktif dan berani untuk mengeluarkan pendapat di depan teman-temannya. Respon siswa terhadap keseluruhan aspek pada lembar angket respon siswa, maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dikategorikan baik dan layak untuk digunakan dalam proses belajar mengajar (KBM). Hasil belajar siswa selama proses pembelajaran mata pelajaran mekanika teknik menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terjadi peningkatan hasil tes siswa. Untuk Tes dapat dilihat dari rata ? rata (mean) tiap kelas kelas X TPm 3 dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) adalah sebesar 76,80 dan untuk kelas X TPm 2 dengan model pembelajaran langsung adalah 73,37 artinya bahwa rata-rata nilai ujian kelas X TPm 3 lebih tinggi daripada rata-rata nilai ujian kelas X TPm. Kata kunci : Problem Based Learning (PBL), respon siswa, aktivitas siswa, hasil belajar siswa.
Analisis Retak Pada Blade Impeller Dengan Pendekatan Static Structure Priyasudana, Danang; Fadillah, Faqih
Automotive Innovations Journal Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Department of Automotive Engineering Technolgy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Impeller merupakan komponen pompa yang memiliki peran yang sangat penting pada pompa. Desain impeller yang efisien sangat penting dan berguna untuk merancang suatu pompa . Banyak faktor yang berpengaruh terhadap desain impeler seperti sudut masuk dan sudut keluar impeler serta desain dan jumlah blade dari impeller, jika didesain dan diteliti secara eksperimental akan membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang mahal. Oleh karena itu perlu, dilakukan simulasi untuk mengetahui kekuatan material blade impeller menggunakan ANSYS dengan pendekatan static structure, meliputi stress analysis, total deformation, dan stress intensity factor (SIF) pada blade impeller yang berbahan aluminium untuk manganalisis retak tang terjadi.Hasil simulasi menunjukkan Stress Analysis menggunakan pendekatan Von Misses menunjukkan tegangan maksimum sebesar 59661 MPa dan tegangan minimum sebesar 30.913 MPa. Selanjutnya total deformation pada blade impeller menunjukkan bahwa nilai maksimum sebesar 16.287 MPa dan minimum sebesar 0 MPa. Lokasi nilai maksimum merupakan daerah dengan potensi mengalami patah atau retak paling tinggi. Dan untuk Stress Intensity Factor (SIF) maksimum Mode II sebesar dan Mode III sebesar .