Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Teknika

Aplikasi Algoritma Genetika Untuk Simulasi Optimasi Sistem Multicarrier Direct Sequency/slow Frequency Hopping (DS/SFH) CDMA Lusia Rakhmawati,
Teknika Vol 8, No 1 (2007)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan sistem DS-CDMA banyak menimbulkan berbagai masalah yaitu near far dan multipath fading yang dapat membatasi kemampuan sistem CDMA. Salah satu pendekatan untuk mengatasi masalah tersebut adalah sistem multicarrier DS/SFH CDMA. Dengan kombinasi multicarrier teknik frequency hopping diharapkan dapat menyediakan perluasan frekuensi yang memadai dan mengurangi multi acces interference secara serentak dan hasilnya mencapai komunikasi yang lebih baikKapasitas sistem yang paling optimal dapat diamati dengan mendapatkan nilai fitness  yang paling besar di dalam program genetika algoritma. Jumlah generasi populasi algoritma genetika sangat menentukan kecepatan tercapainya nilai optimal, semakin besar jumlah populasi maka semakin cepat mendapat nilai fitness yang optimal.  Sedangkan Bit error rate-nya (BER) sangat menentukan untuk mengukur optimasi kinerja sistem dimana semakin kecil bit error rate (BER) maka sistem semakin efisien. Dan dari hasil simulasi yang dilakukan menunjukkan bahwa sistem DS/SFH CDMA lebih efisien. Applying of DS-CDMA system has a lot of generating various problem that is near far and multipath fading which can limit the ability of CDMA system. One of approach to overcome the problem is multicarrier DS / SFH CDMA system. With the combination of multicarrier of technique of frequency hopping expected can provide the adequate frequency extension and lessen the multi acces interference at a time and its result reach the better communications.Most optimal system capacities can be perceived by getting biggest value fitness in program of genetica algorithm. Sum up the generation of population of genetic algorithm is very determining the pace of optimal value, ever greater sum up the population hence get the faster optimal fitness value. While bit error rate (BER) is very determining to measure the optimation of system performance whereabout  the smaller of bit error rate (BER) hence the system progressively efficient. And from simulation result indicate that the system DS / SFH CDMA is more efficient.
Skema Fragile Watermaking Untuk Deteksi Kerusakan Dan Pemulihan Citra Digital Lusia Rakhmawati,
Teknika Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan internet membuat distribusi data digital menjadi hal yang mudah dan cepat. Perlindungan intelektual hak milik merupakan isu penting untuk memastikan integritas dan kepemilikan citra yang diterima. Untuk mengimbangi kesalahan kanal dan memperbaiki citra yang dirusak, banyak metode deteksi kerusakan dan pemulihan citra telah diusulkan. Penelitian ini mengembangkan metode menggunakan salah satu skema watermarking, yaitu fragile watermarking, dimana beberapa paritas bit dan informasi penting diperoleh dari citra itu sendiri yang dipilih sebagai watermark dengan memodifikasi nilai piksel dari citra asli (host). Setelah gambar dimodifikasi oleh pengguna lain, watermark yang telah disisipkan tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi kerusakan dan memulihkan citra digital. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas metode yang diusulkan dengan adanya peningkatan nilai PSNR sampai dengan 4 dB.
Skema Fragile Watermaking Untuk Deteksi Kerusakan Dan Pemulihan Citra Digital Lusia Rakhmawati,
Teknika Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan internet membuat distribusi data digital menjadi hal yang mudah dan cepat. Perlindungan intelektual hak milik merupakan isu penting untuk memastikan integritas dan kepemilikan citra yang diterima. Untuk mengimbangi kesalahan kanal dan memperbaiki citra yang dirusak, banyak metode deteksi kerusakan dan pemulihan citra telah diusulkan. Penelitian ini mengembangkan metode menggunakan salah satu skema watermarking, yaitu fragile watermarking, dimana beberapa paritas bit dan informasi penting diperoleh dari citra itu sendiri yang dipilih sebagai watermark dengan memodifikasi nilai piksel dari citra asli (host). Setelah gambar dimodifikasi oleh pengguna lain, watermark yang telah disisipkan tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi kerusakan dan memulihkan citra digital. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas metode yang diusulkan dengan adanya peningkatan nilai PSNR sampai dengan 4 dB.