Kesiapan mental, moral, dan etos kerja merupakan fondasi penting yang harus dimiliki siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi tuntutan dunia industri yang semakin kompetitif. Ketiga aspek tersebut bukan hanya menjadi penunjang keterampilan teknis, melainkan juga penentu keberhasilan siswa dalam beradaptasi dengan dinamika kerja nyata. Mentalitas yang kuat membantu siswa menghadapi tekanan dan tantangan industri, moralitas yang baik membentuk integritas serta tanggung jawab dalam bekerja, sedangkan etos kerja yang tinggi mendorong kedisiplinan, produktivitas, dan profesionalisme. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kesiapan mental, moralitas, dan etos kerja siswa serta menilai perubahan pemahaman dan sikap kerja peserta melalui evaluasi pretest–posttest dan observasi selama simulasi. Berdasarkan urgensi tersebut, tim pengabdian masyarakat melaksanakan kegiatan penyuluhan di SMK Fatahillah 1 Cilegon dengan tema “Kesiapan Mentality, Morality, & Ethos Kerja dalam Dunia Industri”. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya moralitas sebagai dasar pembentukan etos kerja, serta kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja yang penuh persaingan. Penyuluhan ini berkontribusi dalam memperkuat karakter siswa agar lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi perubahan di era industri 4.0 menuju 5.0. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan lulusan SMK yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara mental, bermoral, dan beretos kerja tinggi sehingga mampu bersaing di dunia kerja global.