FITRIANI, ARIN
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Kolom Komentar pada Postingan Akun Instagram Youtuber Atta Halilintar Sueb, Sueb; Fitriani, Arin
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i1.1247

Abstract

This study aims to describe adherence and violations to the principles of language politeness, and the functions of politeness in netizen comments on the captions of YouTuber Atta Halilintar Instagram posts. Employing a qualitative approach with a descriptive method, the data were obtained from written netizen comments collected through observation and note taking techniques. The findings indicate that adherence to politeness principles is reflected in the application of the maxims of wisdom, generosity, praise, humility, agreement, and sympathy. Violations are evident through the use of harsh vocabulary, innuendo, prejudice, and refusal to provide support or approval. Furthermore, the functions of politeness identified in netizen comments include expressing statements, posing questions, giving commands, apologizing, and offering criticism. This research is expected to contribute to a better understanding of language politeness forms, promoting more appropriate and considerate communication practices in social media interactions.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa, serta fungsi kesantunan berbahasa dalam komentar warganet pada caption postingan akun Instagram youtuber Atta Halilintar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kalimat tertulis dari komentar warganet yang diambil dari caption postingan Instagram Atta Halilintar yang dikumpulkan melalui teknik simak, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pematuhan prinsip kesantunan berbahasa meliputi penggunaan maksim kearifan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan kesimpatian. Pelanggaran prinsip kesantunan terjadi dalam bentuk penggunaan kosakata kasar, sindiran, prasangka buruk, serta ketidaksediaan memberi dukungan atau persetujuan. Adapun fungsi kesantunan dalam komentar warganet meliputi fungsi menyatakan, menanyakan, memerintah, meminta maaf, dan mengkritik. Diharapkan penelitian ini dapat membantu warganet dalam memahami bentuk kebahasaan sehingga dapat digunakan dengan baik.