Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH FAKTOR PENGETAHUAN, PENDAPATAN ORANG TUA DAN SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA USIA 6 – 15 TAHUN DI KECAMATAN KEBOMAS KABUPATEN GRESIK NUR CAHYO, WAHYU
Swara Bhumi Vol 1, No 2 (2016): Volume 1 edisi Yudisium
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik tercatat sebanyak 84 kasus pada tahun 2013, 49 kasus di antaranya menjangkit antara usia 6 – 15 tahun yang tersusun dari 46 kepala keluarga yang tersebar di 22 Kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan orang tua, pendapatan orang tua dan sanitasi lingkungan terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) pada usia 6 – 15 tahun di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan menggunakan rancangan case control. Subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik sebanyak 46 anak yang terjangkit DBD. Dikontrol oleh orang tua yang memiliki anak yang tidak terjangkit DBD dengan variabel bebas yang mengendalikan adalah tingkat pendidikan akhir yang ditamatkan oleh salah satu orang tua yakni ayah atau ibu. Menggunakan teknis analisis Chi-square dan regresi logistik ganda dengan program SPSS 15.0 Hasil Chi-square untuk variabel pengetahuan dan pendapatan orang tua masing-masing sebesar p = 0,003 dan p = 0,005 memiliki hubungan signifikan. Faktor sanitasi lingkungan pada indikator kepadatan hunian sebesar p = 0,020 p = 0,020 yang secara untuk variabel sanitasi lingkungan. Hasil uji regresi logistik ganda adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian DBD yakni orang tua yang memiliki pengetahuan buruk berpotensi untuk terjangkit DBD sebesar 7,8 kali dibandingkan dengan orang tua yang memiliki pengetahuan baik.   Kata kunci : Demam Berdarah Dengue, Pengetahuan, Pendapatan, dan Sanitasi Lingkungan   Abstract   Cases of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Kebomas District Gresik Regency recorded 84 cases in 2013, 49 cases were infected between the age of 6-15 years, composed of 46 heads of families spread in 22 villages. This study aims to determine the effect of parental knowledge, parental income and environmental sanitation on the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) at the age of 6-15 years in the District Kebomas at Gresik Regency. The research used survey analytic research using case control design. Subjects were parents who have Children who infected Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the District Kebomas at Gresik Regency as many as 46 Children were affected by dengue. Controlled by parents who have Children who are not affected by dengue with independent variables that control is the level of education attained by the end of one of the parents are father or mother. Technical analysis uses Chi-square and multiple logistic regression with SPSS 15.0 Results of Chi-square for the variable knowledge and income of parents respectively p = 0.003 and p = 0.005 has a significant relationship. Factors indicators of environmental sanitation in residential density of p = 0.020 p = 0.020 which is for variable environmental sanitation. The results of multiple logistic regression is the most influential factor on the incidence of dengue that parents who have a poor knowledge of the potential for dengue by 7.8 times compared with parents who have a good knowledge.   Keywords: Dengue, Knowledge, Income and Environmental Sanitation
PENGARUH FAKTOR PENGETAHUAN, PENDAPATAN ORANG TUA DAN SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA USIA 6 – 15 TAHUN DI KECAMATAN KEBOMAS KABUPATEN GRESIK NUR CAHYO, WAHYU
Swara Bhumi Vol 1, No 2 (2016): vol. 1 Nomer 2 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik tercatat sebanyak 84 kasus pada tahun 2013, 49 kasus di antaranya menjangkit antara usia 6 – 15 tahun yang tersusun dari 46 kepala keluarga yang tersebar di 22 Kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan orang tua, pendapatan orang tua dan sanitasi lingkungan terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) pada usia 6 – 15 tahun di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan menggunakan rancangan case control. Subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik sebanyak 46 anak yang terjangkit DBD. Dikontrol oleh orang tua yang memiliki anak yang tidak terjangkit DBD dengan variabel bebas yang mengendalikan adalah tingkat pendidikan akhir yang ditamatkan oleh salah satu orang tua yakni ayah atau ibu. Menggunakan teknis analisis Chi-square dan regresi logistik ganda dengan program SPSS 15.0 Hasil Chi-square untuk variabel pengetahuan dan pendapatan orang tua masing-masing sebesar p = 0,003 dan p = 0,005 memiliki hubungan signifikan. Faktor sanitasi lingkungan pada indikator kepadatan hunian sebesar p = 0,020 p = 0,020 yang secara untuk variabel sanitasi lingkungan. Hasil uji regresi logistik ganda adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian DBD yakni orang tua yang memiliki pengetahuan buruk berpotensi untuk terjangkit DBD sebesar 7,8 kali dibandingkan dengan orang tua yang memiliki pengetahuan baik.   Kata kunci : Demam Berdarah Dengue, Pengetahuan, Pendapatan, dan Sanitasi Lingkungan      Abstract   Cases of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Kebomas District Gresik Regency recorded 84 cases in 2013, 49 cases were infected between the age of 6-15 years, composed of 46 heads of families spread in 22 villages. This study aims to determine the effect of parental knowledge, parental income and environmental sanitation on the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) at the age of 6-15 years in the District Kebomas at Gresik Regency. The research used survey analytic research using case control design. Subjects were parents who have Children who infected Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the District Kebomas at Gresik Regency as many as 46 Children were affected by dengue. Controlled by parents who have Children who are not affected by dengue with independent variables that control is the level of education attained by the end of one of the parents are father or mother. Technical analysis uses Chi-square and multiple logistic regression with SPSS 15.0 Results of Chi-square for the variable knowledge and income of parents respectively p = 0.003 and p = 0.005 has a significant relationship. Factors indicators of environmental sanitation in residential density of p = 0.020 p = 0.020 which is for variable environmental sanitation. The results of multiple logistic regression is the most influential factor on the incidence of dengue that parents who have a poor knowledge of the potential for dengue by 7.8 times compared with parents who have a good knowledge.   Keywords: Dengue, Knowledge, Income and Environmental Sanitation
IMPLEMENTASI METODE SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE (SMART) DALAM REKOMENDASI PEMILIHAN SMARTPHONE Nur Cahyo, Wahyu; Ucta Pradema Sanjaya; Sahri
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 9 No 2 (2024): OCTOBER
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/instek.v9i2.50774

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah memberikan dampak yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan manusia, terutama penggunaan smartphone yang meluas, yang kini telah menjadi kebutuhan penting bagi sebagian besar individu. Memilih smartphone bisa jadi sulit karena banyaknya pilihan dan beragamnya minat pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web yang memanfaatkan metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) untuk memberikan rekomendasi smartphone yang dipersonalisasi berdasarkan preferensi pengguna. Tahapan penelitian meliputi: Perencanaan: Menyusun strategi pengembangan sistem. Pengumpulan Data: Mengumpulkan data mengenai spesifikasi teknis smartphone. Pemilihan Data: Memilih data yang relevan untuk tujuan penelitian. Implementasi Data: Memasukkan data ke dalam sistem dengan menggunakan metodologi SMART. Pemeringkatan Data: Mengatur data sesuai dengan hasil analisis metode SMART, penelitian ini menemukan bahwa menggabungkan teknik SMART ke dalam sistem pendukung keputusan dapat menghasilkan rekomendasi ponsel pintar yang lebih akurat dan selaras dengan preferensi pengguna. Teknik ini juga membantu mengurangi kebingungan dan ketidakpuasan konsumen setelah membeli smartphone. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik SMART sangat efektif dalam sistem rekomendasi pembelian smartphone. Rekomendasi yang diberikan lebih akurat dan selaras dengan preferensi pengguna. Penelitian di masa depan harus menyelidiki penerapan teknik SMART dalam situasi yang berbeda dan memperluas kriteria untuk membuat rekomendasi.