Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KONVERSI LAHAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN TAMAN KOTA MADIUN Gumilang, Cahya
Swara Bhumi Vol 5, No 03 (2017): vol 5 nomor 03 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konversi lahan menjadi masalah ketika lahan yang dialih fungsikan adalah lahan pertanian produktif sehingga akan berdampak pada petani yang kehilangan mata pencahariannyadan menurunnya produktivitas pangan, utamanya di daerah perkotaan yang sedang berkembang. Kota Madiun merupakan salah satu kota berkembang yang berada di Jawa Timur yang terdiri atas 3 wilayah kecamatan. Telah terjadi konversi lahan dari tahun 2010-2015 seluas 21 Ha di Kecamatan Manguharjo, 26 Ha di Kecamatan Taman, dan 10 Ha di Kecamatan Kartoharjo. Alih fungsi lahan yang terjadi, terutama pada lahan sawah produktif yang banyak menyerap tenaga kerja akan menyebabkan terjadinya penurunan kesempatan kerja, dan menyebabkan penurunan pendapatan para petani. Menurunnya pendapatan petani akan menurunkan daya beli dan berdampak pada menurunnya tingkat kesejahteraan petani, atau berkurangnya pendapatan petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konversi lahan terhadap pendapatan petani dan yang mendorong petani melakukan konversi lahan di Kecamatan Taman Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan rancangan case control, yaitu pengambilan responden dengan subjek kasus sebanyak 24 penduduk yang melakukan konversi lahan, dan subjek kontrol sebanyak 24 penduduk yang tidak melakukan konversi lahan. Responden ditentukan menggunakan matching umur dengan usia lebih dari 60 tahun di Kecamatan Taman Kota Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh konversi lahan terhadap pendapatan petani berupa adanya peningkatan penghasilan responden sebesar 20% karena adanya perubahan mata pencaharian yang disebabkan oleh konversi lahan. Faktor-faktor yang mendorong petani melakukan konversi lahan yaitu faktor sosial dan faktor ekonomi. Faktor sosial meliputi aspek-aspek karakteristik petani yang berhubungan dengan konversi lahan adalah tingkat pendidikan. Faktor Ekonomi meliputi jumlah tanggungan keluarga, luas kepemilikan lahan, dan harga jual lahan petani. Hasil analisis dari 4 faktor yang mendorong petani melakukan konversi lahan semuanya mempunyai pengaruh yang signifikan yaitu: tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, luas lahan, dan harga lahan. Kata Kunci: Konversi, Lahan Pertanian, Faktor Sosial, Faktor Ekonomi, Pendapatan Petani
KAJIAN SOSIAL EKONOMI PETANI CAP TIKUS DI DESA WUWUK KECAMATAN TARERAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Wuisan, Miranti Friyana; Kaihatu, Jolanda Esther; Poli, Ellen Eva; Tewal, Selvana Treny Rosita; Lobja, Xaverius Erick; Gumilang, Cahya
Jurnal Social Science Vol. 13 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jss.v13i1.12263

Abstract

This study aims to determine the socio economic study of cap tikus farmers in Wuwuk Village Tareran District South Minahasa Regency This study uses a qualitative descriptive method Data collection techniques used are observation interviews documentation The results of the study indicate that: 1 The level of education of cap tikus farmers in Wuwuk Village is in the middle category 2 The income of cap tikus farmers is an average of IDR 4 000 000 month with the highest income of IDR 6 000 000 month and the lowest IDR 2 700 000 month 3 The level of consumption or expenditure of cap tikus farmers per month is at least around IDR 3 000 000 and at most IDR 7 000 000 which is for daily needs 4 Ownership of assets or land used by farmers for processing cap tikus still uses land owned by other people 5 Farmers access to the cap tikus processing site is poor because of uneven development in this case some roads are already concrete and some are still dirt 6 Marketing of captikus in Wuwuk Village is still limited because farmers only sell cap tikus to collectors and some of them sell retail at their homes < em>< p>