LIZA, NUR
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RITUAL ALIRAN MUSIK BLACK METAL UNDERGROUND PADA BAND JAHANAM DALAM PERSPEKTIF SEMIOTIKA LIZA, NUR
Paradigma Vol 4, No 1 (2016): Vol 4 Nomer 1 (2016)
Publisher : Paradigma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Beragam aliran genre musik metal yakni diantaranya Thrash metal, Death metal, Grindcore, Metalcore, Deathcore, Progressiv metal, Folk metal, Matchcore, Alternative metal, Ghotic metal, dan Black metal memiliki keunikan dalam menciptakan alunan lagu dan seperti halnya aliran musik Black metal yang dikenal sebagai musik satanik memiliki ritual pemujaan dengan menggunakan kelinci sebagai hewan pemujaan. Dengan menggunakan perspektif Ferdinand de Saussure tersebut dapat dipahami bahwa alat ritual yang dilakukan oleh Band Jahanam asal Kota Mojokerto memiliki makna sebagai sistem tanda ditinjau dari aspek penanda dan petanda serta penggabungan dari  konsep sakral dan profane Emile Durkheim yang terdapat sebuah kesakralan dari alat ritual tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis semiotika sebagai pendekatan yang bertujuan untuk menjelaskan makna tanda pada alat-alat ritual tersebut. Dari alat ritual dapat disimpulkan bahwa setiap alat-alat  yang terdapat dalam ritual aliran musik Black metal pada band Jahanam memiliki sebuah makna yang tidak hanya untuk mengkomunikasikan melainkan memaknai sesuai dengan sistem terstruktur dari tanda. Alat-alat ritual yang terdiri dari kostum, aksesoris, kelinci, bunga, dan dupa sebagai wujud penyempurnaan dalam ritual terdapat sisi ritus. Setiap simbol yang dipergunakan dalam ritus, memiliki makna penanda dan petanda sebagai wujud dari kegelapan yang tampak dalam alat ritual tersebut. Kata Kunci: Black metal, ritual, semiotika   Abstract Diverse the genre of music and thrash metal of metal, death metal, grindcore, metalcore, deathcore, progressiv metal, folk metal, matchcore, an alternative metal, ghotic metal, and black metal to its uniqueness in creating alunan song and just like the music black metal known as music satanik having rituals using rabbits as a cult.Using perspective ferdinand de saussure it can be understood that a ritual performed by a band hell the city mojokerto have meaning as a sign in terms of the signifiant and signifier and integration of the concept of sacral and profane emile durkheim that is a sacred of a the rite the.This research using qualitative and analysis logician the approach which aims to explain the meaning of mark on things the rite. Of a ritual it can be concluded that every things contained in ritual of a tool ritual can be concluded that every the tools there are on rites the flow of music black metal detector band hell have a meaning that is not only to communicate but the handling in accordance with a system of marks structured Tools ritual consisting of costum , accessorie , rabbits, flowers, and incense as a form of the on rites there are side rites. Every symbol be used in rites, having a meaning signifiant and signifier as a result of darkness that look in the rite instrument . Keywords: Black metal, ritually, semiotic  
HUBUNGAN ANTARA SELF REGULATED LEARNING DAN KONFLIK PERAN PADA MAHASISWA PENGURUS UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) UNIVERSITAS NEGERI MALANG Liza, Nur; Farida, Ika Andrini; Priyambodo, Aji Bagus; Harsono, Yudi Tri
Flourishing Journal Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i42022p257-266

Abstract

Abstract: Students are obliged to complete their studies, but this is easy because students have a lot of activities to do both academic and non-academic (extracurricular), so students who join the unit often experience role conflicts between students and academic activities. The purpose of this study was to describe self-regulated learning and the role conflict of student administrators of the student activity unit of the State University of Malang and to determine the relationship between self-regulated learning and the conflict of roles of student administrators of the Student Activity Unit of the State University of Malang. The type of this research is quantitative research with correlational research design. Data collection in this study used a combination sampling technique between cluster random sampling and incidental sampling which obtained a subject of 123 students. The instruments used in this study are the self-regulated learning scale from Eva (2018) and the role conflict scale based on the definition according to Greenhaus & Beutell. This study uses product moment correlation data analysis. From data analysis obtained correlation coefficient -0.207 with p 0.022 (p < 0.05). It is recommended that students who experience role conflict can do independent learning by planning activities, making priority scales, making fun strategies to maintain motivation. Abstrak: Mahasiswa berkewajiban untuk menyelesaikan studinya, namun tidaklah mudah karena mahasiswa memiliki banyak aktivitas yang dilakukan baik aktivitas akademik maupun non akademik (ekstrakurikuler), sehingga mahasiswa yang mengikuti unit kegiatan mahasiswa sering mengalami konflik peran antara kegiatan organisasi dan kegiatan akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran self regulated learning dan konflik peran mahasiswa pengurus unit kegiatan mahasiswa Universitas Negeri Malang serta mengetahui hubungan antara self regulated learning dan konflik peran mahasiswa pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasioal. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik sampling kombinasi antara cluster random sampling dan insidental sampling yang memperoleh subjek sebesar 123 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self regulated learning dari Eva (2018) dan skala konflik peran yang berdasarkan definisi menurut Greenhaus & Beutell. Penelitian ini menggunakan analisis data korelasi product moment. Dari analisis data diperoleh koefisien korelasi -0,207 dengan p 0,022 (p < 0,05). Disarankan bagi mahasiswa yang mengalami konflik peran dapat melakukan self regulated learning dengan cara membuat perencanaan aktivitas, membuat skala prioritas, membuat strategi yang menyenangkan untuk mempertahankan motivasi.