Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Juranal Handasah

ANALISA PENGGUNAAN PVC KOMPOSIT GEOMEMBRAN PADA TANAH EKSPANSIF Muhammad Ghazali; Siti Nurul Hijah; Restusari Evayanti
JURNAL HANDASAH Vol 1 No 1 (2021): maret 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.882 KB)

Abstract

Jalan raya Sengkol - Kuta merupakan prasarana transportasi darat yang memegang peranan yang sangat penting khususnya merupakan akses utama jalur parawisata menuju Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK-MANDALIKA) dan sirkuit Motor grand prix (Motor GP Indonesia 2021). Seiring dengan berjalannya waktu sepanjang jalan Sengkol Kuta mengalami retak memanjang yang di akibatkan karena pergeseran tanah eksisting, sehingga lapisan perkerasan jalan mengalami penurunan tingkat pelayanan. Menurunnya tingkat pelayanan jalan di tandai dengan adanya kerusakan pada lapisan perkerasan jalan yang disebabkan karena tanah yang bersifat ekspansif. Berdasarkan permasalahan tersebut akan dilakukan analisa penggunaan PVC komposit geomembran terhadap ruas Jalan Sengkol-Kuta STA 2+375 sampai STA 3+275 yang tanah dasarnya merupakan tanah ekspansif. Penelitian dilakukan berdasarkan pengamatan secara langsung dilapangan, survey dengan menyebarkan kuesioner/wawancara untuk analisa penanganan kerusakan jalan tanah ekspansif seperti penggantian struktur tanah pada badan jalan dan penggunaan lapisan PVC Komposit Geomembran di atas timbunan pilihan sebagai penahan kembang susut yang tinggi tanah ekspansif akibat pengaruh kadar air yang mengakibatkan rusaknya struktur jalan serta meningkatkan nilai daya dukung tanah atau CBR (California Bearing Ratio). Nilai CBR pada tanah ekspansif rata-rata dibawah 2.5%, setelah dilakukan pelapisan tanah dasar menggunakan PVC Komposit Geomembran nilai CBR daya dukung tanah meningkat rata-rata 10 %. Penanganan tanah ekspansif menggunakan PVC Komposit Geomembran dilakukan dengan cara memberikan lapisan penghalang diatas urugan pilihan lapisan pondasi bawah dengan ketebalan lapisan 20 cm untuk mencegah terjadinya perubahan kadar air dalam tanah dan menjaga tanah tetap lembab sehingga tidak terjadi penyusutan apabila tanah ekpansif kering yang mengakibatkan kerusakan terhadap struktur pada badan jalan
Analisis Laju Infiltrasi Tanah Dangkal pada Sub-DAS Pelangan kKbupaten Lombok Barat M. Arifudin Fahmi; Restusari Evayanti
JURNAL HANDASAH Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Handasah, September 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.085 KB)

Abstract

Berdasarkan Peta Daerah Aliran Sungai (DAS) Wilayah Lombok Tahun 2012, Dusun Lendang Guar berada di wilayah DAS Pelangan yang memiliki luas 67,28 km2. Dalam DAS ini terdapat Sub-DAS yang berpotensi memiliki ketersediaan air tanah yang lebih besar, ditinjau dari kondisi topografinya yang berupa lembah atau cekungan yang dapat mengumpulkan air hujan yang di infiltrasi, maka dibutuhkan sebuah penelitian yang mengkaji tentang kemampuan infiltrasi tanah di Sub-DAS Pelangan untuk mengetahui kondisi tanah, laju infiltrasi, kapasitas infiltrasi dan laju resapan sebagai acuan dalam pengembangan penyediaan air, terutama untuk mengetahui gambaran ketersediaan air di daerah sekitar sumber air ditinjau dari kondisi tanah, laju infiltrasi dan kapasitas infiltrasi serta laju resapan di wilayah Sub-DAS tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan dua tahap pengujian yaitu pengujian laju infiltrasi yang dilakukan langsung di lapangan dan tahap kedua pengujian sifat fisik tanah yang dilakukan di Laboratorium. Hasil analisis laju infiltrasi di Sub-DAS Pelangan sebesar 16,38 cm/jam. Dalam hal ini digunakan Metode Horton dalam menduga besarnya kapasitas infiltrasi didapat hasil pengujian di lapangan, koefisien korelasi sebesar 0,880 yang berarti memiliki hubungan yang sangat kuat. Dan Kapasitas infiltrasi rata-rata yang didapat adalah 35,12 cm/jam yang berarti sangat cepat. Persentase koefisien resapan rata-rata di Sub-DAS Pelangan sebesar 89%, artinya curah hujan yang terinfiltrasi ke dalam tanah adalah 89% dari keseluruhan curah hujan, dan sisanya akan menjadi air larian/limpasan permukaan. Sedangkan laju resapan rerata air tanah pada sebesar 0,024 m3/jam. Jadi dapat diperkirakan bahwa pada setiap 1 m2 tanah memiliki potensi laju resapan sebesar 0,024 m3/jam.
Evayanti, Restusari ANALISA KELAYAKAN PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR MINUM DI KAWASAN PANTAI SELATAN KABUPATEN LOMBOK TIMUR Restusari Evayanti
JURNAL HANDASAH Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Handasah, Maret 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.459 KB)

Abstract

Dengan meningkatnya industri pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat, sangat terdampat positif terutama di Kabupaten Lombok Timur, dengan meningkatkan taraf hidup masyarakat di sektor ekonomi. Salah satunya dengan adanya Kawasan KEK Mandalika sangat didukung oleh keberadaan kawasan desa sekitar yang berbatasan langsung dengan kawasan KEK Mandalika. Kawasan daerah pendukung atau daerah penyangga tersebut adalah di Kawasan Selatan Kabupaten Lombok Timur, diantaranya Kecamatan Jerowaru, Keruak, Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat. Sistem penyediaan air bersih di Kawasan Pantai Selatan Kabupaten Lombok Timur, direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih hingga tahun 2030. Proyeksi jumlah penduduk pada tahun rencana dilakukan menggunakan analisis regresi untuk menghitung jumlah kebutuhan air bersih di tahun rencana. Rencana daerah layanan pengembangan SPAM adalah wilayah selatan Kabupaten Lombok Timur, diantaranya Kecamatan Sakra, Kecamatan Sakra Barat, Kecamatan Sakra Timur, Kecamatan Keruak, dan Kecamatan Jerowaru. Kebutuhan air bersih di wilayah pantai selatan untuk 5 Kecamatan pada tahun rencana pengembangan SPAM 2022 dengan total kebutuhan air sebanyak 136,66 l/dt, dengan jumlah SR 14.645 SR. Kebutuhan air bersih untuk pemenuhan di wilayah pantai selatan untuk 5 Kecamatan pada tahun rencana pengembangan SPAM 2022 direncanakan sebesar 150 lt/dr.
Evayanti, Restusari ANALISA PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR MINUM DI KSPN SEMBALUN Restusari Evayanti
JURNAL HANDASAH Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Handasah, Maret 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB)

Abstract

KSPN Taman Nasional Gunung Rinjani wilayah Sembalun, Kecamatan Sembalun saat ini mengalami krisis air bersih. Dalam mendukung penyediaan air bersih di KSPN wilayah Sembalun Kabupaten Lombok Timur, maka rencana pemenuhan air bersih bersumber dari MA. Selojar, Desa Senanggalih, Kecamatan Sambelia. Dari sumber air baku tersebut perlu dilakukan kajian untuk mengidentifikasi kelayakan lingkungan, sosial dan budaya apakah sumber air tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih khususnya untuk KSPN wilayah Sembalun Kab. Lombok Timur, sehingga pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang masih kekurangan dapat dapat dirasakan secara merata. Sistem penyediaan air bersih di KSPN Taman Nasional Gunung Rinjani wilayah Sembalun, Kecamatan Sembalun direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih hingga tahun 2030. Proyeksi jumlah penduduk pada tahun rencana dilakukan menggunakan analisis regresi untuk menghitung jumlah kebutuhan air bersih di tahun rencana. Tingkat pelayanan di KSPN wilayah Sembalun untuk 5 Desa pada tahun rencana pengembangan SPAM 2030, berdasarkan analisa data pertumbuhan penduduk (BPS) dengan total kebutuhan air sebanyak 30 l/dt, dengan jumlah SR 3.919 SR. Dari hasil uji laboratorium terhadap 3 (tiga) persyaratan kualitas air yaitu: persyaratan fisik, kimia, dan bakteriologi. Dapat disimpulkan secara kualitas MA Selojar layak untuk dijadikan sumber air baku. Sumber air ini dimaksudkan adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seperti untuk memasak, mandi, dan cuci. Berdasarkan hasil pengukuran debit sesaat, mata air Selojar mempunyai debit 30 lt/dt, berdasarkan pengamatan jagawana KPH Rinjani Timur debit ini kontinyu sepanjang tahun, baik di musim penghujan maupun musim kemarau.