Kehadiran suatu teknologi baru dapat menimbulkan reaksi pada diri pengguna baik reaksi menerima maupun menolak. Oleh karena itu, dianggap perlu untuk menganalisis model penerimaan teknologi tersebut oleh para pengguna.Penelitian Hanafi  et al., (2012) menyatakan variabel persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahaan penggunaan berpengaruh positif tehadap penerimaan pengguna teknologi  informasi,  berbeda dengan  penelitian  Riskiawan  (2012) variabel persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahaan penggunaan tidak mempunyai pengaruh terhadap penerimaan pengguna teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji variabel-variabel yang mempengaruhi penerimaan pengguna aplikasi Sistem Informasi Manajemen GajiTaspen dengan mengambil variabel-variabel  yang terdapat pada penelitian  model  Technology Acceptance Model(TAM) oleh Davis et al., (1989) dan penelitian ini mengadopsi dari Gahtani dan King (1999). Penelitian ini dilakukan pada Satuan Kerja Perangkat Daerahdi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini memperoleh respon sebanyak 126 bendahara gaji yang merangkap menjadi operator pengguna aplikasi Sistem Informasi Manajemen Gaji Taspen dan telah bekerja atau menggunakan Sistem Informasi Manajemen Gaji minimal tiga bulan. Peneliti menggunakan teknik regresi linear berganda dengan software SPSS versi 21 untuk menguji data penelitian. Hasil analisis untuk model ini menunjukkan bahwa secara simultan dan parsial variabel persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi kenyamanan berpengaruh positif terhadap penerimaan pengguna aplikasi Sistem Informasi Manajemen Gaji. Hal ini berarti penerimaan dari pengguna Sistem  Informasi  Manajemen  Gaji  dipengaruhi  oleh persepsi  kemanfaatan, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi kenyamanan.Kata Kunci: Technology Acceptance Model (TAM), Sistem Informasi Manajemen GajiÂ