Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pandu Husada

Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Terhadap Kejadian Perdarahan Pasca Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kambang Tahun 2023 Aneisca, Atiqah Salsabila; Batubara, Heppy Jelita Sari
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i1.18828

Abstract

Abstrak: Perdarahan pasca persalinan merupakan kondisi dimana ibu kehilangan darah 500 mL setelah persalinan pervaginam atau lebih dari 1.000 ml setelah persalinan sesar. Salah satu faktor resiko terjadinya perdarahan pasca pesalinan adalah anemia dalam kehamilan. Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan perdarahan pasca persalinan karena kadar Hb yang kurang menyebabkan oksigen yang ikat juga berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil terhadap kejadian perdarahan pasca persalinan di wilayah Puskesmas Kambang Sumatera Barat tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel 237 responden, diambil dengan teknik total sampling. Pengambilan data menggunakan data rekam medik dan buku KIA yang melakukan persalinan pada Januari sampai dengan Juni 2023 di wilayah kerja Puskesmas Kambang. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji chi square. Terdapat 227 ibu yang mengalami anemia dalam kehamilan dan dari 227 terdapat 120 orang diantaranya mengalami perdarahan pasca persalinan. Berdasarkan hasil uji statistik uji chi square diperoleh p=0,001 (p≤0,05) yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan hubungan anemia pada ibu hamil terhadap kejadian pendarahan pasca persalinan di Wilayah Puskesmas Kambang Sumatera Barat Tahun 2023. Ada hubungan anemia pada ibu hamil terhadap kejadian perdarahan pasca persalinan di wilayah kerja Puskesmas Kambang tahun 2023.
Perilaku Mengonsumsi Jajanan Kaki Lima Berhubungan Signifikan Terhadap Diare Pada Anak SD Muhammadiyah 10 Medan Tahun 2022 Wahyudi, M Imam; Batubara, Heppy Jelita Sari
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i3.20992

Abstract

Abstrak:  Diare adalah peningkatan kadar air dalam tinja karena ketidakseimbangan dalam fungsi normal proses fisiologis usus kecil dan besar yang bertanggung jawab untuk penyerapan berbagai ion, substrat lain, dan akibatnya feses menjadi cair. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku mengonsumsi jajanan kaki lima, dengan diare pada seluruh siswa SD Muhammadiyah 10. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian Subjek penelitian ini didominasi oleh 63.37% anak SD Muhammadiyah 10 Medan yang tidak pernah mengalami diare, sedangkan 36.63% anak lainnya pernah mengalami penyakit. Subjek penelitian ini didominasi oleh 68.32% anak SD Muhammadiyah 10 Medan dengan perilaku yang baik dalam mengonsumsi jajanan kaki lima, sedangkan 31.68% anak lainnya memiliki perilaku buruk dalam mengonsumsi jajanan kaki lima. Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku mengonsumsi jajanan kaki lima terhadap diare pada anak SD Muhammadiyah 10 Medan tahun 2022.
Perbandingan Proses Penyembuhan Luka Pasca Sirkumsisi Dengan Menggunakan Metode Smart Clamps dan Metode Dorsumsisi Gunawan, Qibran Aziz; Batubara, Heppy Jelita Sari
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i1.21486

Abstract

Abstrak: Sirkumsisi merupakan operasi bedah minor yang akan melakukan pemotongan preputium dan bertujuan untuk terhindar dari infeksi juga merupakan praktik keagamaan terutama pada agama Islam. Ada banyak metode sirkumsisi salah satunya adalah metode smart clamp dan dorsumsisi, berbeda metode yang dilakukan, berbeda pula hasilnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyembuhan luka pasca sirkumsisi dengan membandingkan kedua metode tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan desain case control. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan dua kelompok yaitu kelompok anak yang menjalani sirkumsisi menggunakan metode smart clamp dan kelompok anak yang menggunakan metode dorsumsisi. Jumlah subjek yang diteliti adalah 60 anak dengan 30 anak pada kelompok smart clamp dan 30 anak lagi pada kelompok dorsumsisi. Analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov Smirnov dan uji Mann Whitney sebagai uji pembanding. Hasil uji memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan proses penyembuhan luka pasca sirkumsisi yang signifikan antara smart clamp dan dorsumsisi, dimana terdapat nilai signifikansi sebesar 0.000 (P0,05) dan terdapat perbedaan mean rank terhadap kedua metode tersebut di mana mean rank pada kelompok dorsumsisi berjumlah 40,85 daripada kelompok smart clamp yang hanya 20,15. Metode smart clamp memiliki proses penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan metode dorsumsisi.