Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN ANTUSIASME DAN PEMAHAMAN SISWA DALAM PBM MELALUI METODE TALKING STICK DI MIM JATISARI KEDUNGDOWO, BOYOLALI Sabardila, Atiqa; Fachri, Arif Rahman; Santoso, Eric; Aini, Ninik Nur; Safitri, Mila; Putri, Dita Meinindya; Damayanti, Novita Aisah; Hermawati, Linda; Pratiwi, Adisti Nur; Safira, Ria
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.008 KB) | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10765

Abstract

Proses belajar-mengajar merupakan suatu cara guru dan murid berinteraksi dengan menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menarik minat belajar siswa. Untuk itu, guru sangat penting memilih metode pembelajaran supaya siswa semangat dan termotivasi untuk belajar di sekolah. Metode talking stick yang telah diterapkan di MIM Jatisari, Kedongdowo, Boyolali merupakan metode yang tepat dalam meningkatkan antusiasme dan pemahaman belajar siswa. Aplikasi metode ini telah menjadikan siswa dengan mudah memahami apa yang mereka pelajari, membuat siswa aktif di dalam kelas, mendapat kesempatan yang sama karena mendapat giliran memegang tongkat yang mengharuskan mereka menjawab pertanyaan guru, dan berpengalaman mengekspresikan pendapatnya di kelas. Metode ini berbeda dengan metode yang biasa digunakan oleh guru di MIM Jatisari tersebut. Metode ini lebih santai dan sesuai untuk siswa yang sulit memahami materi, serta dapat merangsang keingintahuan siswa dalam mendalami pengetahuan. Hal tersebut diharapkan mampu mengembalikan fokus siswa dalam belajar dan membuat siswa dapat memahami materi dengan mudah.
Peningkatan Antusiasme dan Pemahaman Siswa dalam PBM melalui Metode Talking Stick di MIM Jatisari Kedungdowo, Boyolali Sabardila, Atiqa; Fachri, Arif Rahman; Santoso, Eric; Aini, Ninik Nur; Safitri, Mila; Putri, Dita Meinindya; Damayanti, Novita Aisah; Hermawati, Linda; Pratiwi, Adisti Nur; Safira, Ria
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10765

Abstract

Proses belajar-mengajar merupakan suatu cara guru dan murid berinteraksi dengan menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menarik minat belajar siswa. Untuk itu, guru sangat penting memilih metode pembelajaran supaya siswa semangat dan termotivasi untuk belajar di sekolah. Metode talking stick yang telah diterapkan di MIM Jatisari, Kedongdowo, Boyolali merupakan metode yang tepat dalam meningkatkan antusiasme dan pemahaman belajar siswa. Aplikasi metode ini telah menjadikan siswa dengan mudah memahami apa yang mereka pelajari, membuat siswa aktif di dalam kelas, mendapat kesempatan yang sama karena mendapat giliran memegang tongkat yang mengharuskan mereka menjawab pertanyaan guru, dan berpengalaman mengekspresikan pendapatnya di kelas. Metode ini berbeda dengan metode yang biasa digunakan oleh guru di MIM Jatisari tersebut. Metode ini lebih santai dan sesuai untuk siswa yang sulit memahami materi, serta dapat merangsang keingintahuan siswa dalam mendalami pengetahuan. Hal tersebut diharapkan mampu mengembalikan fokus siswa dalam belajar dan membuat siswa dapat memahami materi dengan mudah.
Peningkatan Antusiasme dan Pemahaman Siswa dalam PBM melalui Metode Talking Stick di MIM Jatisari Kedungdowo, Boyolali Sabardila, Atiqa; Fachri, Arif Rahman; Santoso, Eric; Aini, Ninik Nur; Safitri, Mila; Putri, Dita Meinindya; Damayanti, Novita Aisah; Hermawati, Linda; Pratiwi, Adisti Nur; Safira, Ria
Buletin KKN Pendidikan Vol. 1, No. 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i2.10765

Abstract

Proses belajar-mengajar merupakan suatu cara guru dan murid berinteraksi dengan menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menarik minat belajar siswa. Untuk itu, guru sangat penting memilih metode pembelajaran supaya siswa semangat dan termotivasi untuk belajar di sekolah. Metode talking stick yang telah diterapkan di MIM Jatisari, Kedongdowo, Boyolali merupakan metode yang tepat dalam meningkatkan antusiasme dan pemahaman belajar siswa. Aplikasi metode ini telah menjadikan siswa dengan mudah memahami apa yang mereka pelajari, membuat siswa aktif di dalam kelas, mendapat kesempatan yang sama karena mendapat giliran memegang tongkat yang mengharuskan mereka menjawab pertanyaan guru, dan berpengalaman mengekspresikan pendapatnya di kelas. Metode ini berbeda dengan metode yang biasa digunakan oleh guru di MIM Jatisari tersebut. Metode ini lebih santai dan sesuai untuk siswa yang sulit memahami materi, serta dapat merangsang keingintahuan siswa dalam mendalami pengetahuan. Hal tersebut diharapkan mampu mengembalikan fokus siswa dalam belajar dan membuat siswa dapat memahami materi dengan mudah.
EDUKASI BERBASIS MEDIA PLANG SAMPAH LAMA TERURAI DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN LINGKUNGAN SISWA/I SEKOLAH DASAR NEGERI 009 GALANG BATAM Medisa, Rani; Syafutra, Rendy; Puspita, Rani; Muhammad Iqbal Fachriansyah , Raja; Ananda, Riska; Cecilia, Regina; Syafriani Boru Sitorus, Regina; Safira, Ria; Umi Kalsum, Ringga; Yudho Prastowo, Aang
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18176

Abstract

ABSTRAK Penanganan sampah merupakan persoalan global yang terus meningkat seiring pertumbuhan populasi dan aktivitas manusia. Indonesia sendiri menghasilkan sekitar 69,9 juta ton sampah pada tahun 2023, dengan mayoritas belum terkelola secara optimal. Kondisi serupa juga terjadi di Kota Batam, khususnya di wilayah pesisir Rempang Cate, yang menghadapi rendahnya kesadaran masyarakat dan siswa sekolah dasar dalam membuang sampah pada tempatnya. Permasalahan utama yang ditemukan di SDN 009 Galang adalah kurangnya pemahaman siswa mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik, serta dampak jangka panjang dari sampah anorganik. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan program edukasi lingkungan melalui sosialisasi dan pemasangan plang edukasi lama terurai sampah dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Kegiatan ini melibatkan siswa, guru, dan masyarakat sekitar, dengan tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam membedakan jenis sampah serta kesadaran akan dampak lingkungan dari sampah anorganik. Selain itu, sikap siswa mengalami perubahan positif dengan meningkatnya motivasi membuang sampah pada tempatnya. Keberadaan plang edukasi juga berfungsi sebagai media visual berkelanjutan yang tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga masyarakat sekitar. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus memperkuat keterlibatan kolektif dalam menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan pesisir. Kata Kunci: Edukasi Lingkungan, Plang Sampah, Kesadaran Siswa, Pesisir