Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN DAN KEPADATAN SPONS DI PERAIRAN LALOWARU SULAWESI TENGGARA Yanti, Hilda; Palupi, Ratna Diyah; Rahmadani, .
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 5, No 1: Februari 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v5i1.10954

Abstract

Spons sebagai salah satu hewan primitif yang hidup menetap dan bersifat filter feeder (menyaring). Hewan tersebut memberikan sumbangan yang penting terhadap komunitas bentik laut dan sangat umum dijumpai di perairan tropik dan sub tropik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kepadatan spons di Perairan Lalowaru, Kabupaten Konawe Selatan. Pengambilan data ini dilaksanakan pada bulan April-Agustus 2016. Pengambilan data spons dilakukan dengan metode transek kuadrat. Garis transek sepanjang 50m dibentangkan tegak lurus pantai yang mewakili kondisi perairan pada kedalaman yang berbeda. Kemudian transek kuadrat ukuran 1m2 diletakkan dengan jarak 5m disetiap pengulangannya. Didapatkan bahwa keanekaragaman jenis spons di Perairan Lalowaru sebanyak 7 famili yaitu Agelasidae, Callyspongidae, Chalinidae, Irchinidae, Petrosiidae, Pseudoceratinidae, dan Microcionidae, 7 genus yakni Agelas , Callyspongia , Chalinula , Ircinia , Xestospongia , Pseudoceratina , dan Clatrhia . dan 243 individu. Kepadatan spons dilokasi penelitian dengan nilai kepadatan tertinggi terdapat pada genus spons Xestospongia  dengan nilai 15,34 ind/10m² dan terendah genus Pseudoceratina  dengan nilai 0,34 ind/10m².Kata kunci : Keanekaragaman, Kepadatan, Spons, Perairan Lalowaru
Pengaruh Herding, Overconfidence, Risk Perception, Dan Personal Financial Needs Terhadap Keputusan Investasi Mahasiswa Yanti, Hilda; Triono, Hermawan
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 5 No 1 (2024): Edisi Februari 2024
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jaksi.v5i1.8554

Abstract

Berinvestasi saham di pasar modal sudah banyak dilakukan oleh anak remaja millenial dengan usia kurangdari 30 tahun. Hal ini tercermin dari banyaknya anak muda yang telah memiliki pengetahuan khususnyadalam melakukan investasi saham di pasar modal. Riset yang dilakukan bertujuan untuk mengetahuipengaruh herding, overconfidence, risk perception serta personal financial need dengan keputusaninvestasi. Riset yang dilakukan menggunakan teknik survei terhadap mahasiswa program studi Akuntansidan Manajemen Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Indonesia. Teknik pengumpulan sampel adalahpurposive sampling kemudian diperoleh 90 siswa. Analisa data memakai regresi linier berganda. Menuruthasil yang didapat faktor overconfidence, persepsi risiko serta kebutuhan finansial pribadi mempunyaipengaruh dengan keputusan investasi. Sedangkan, herding tidak mempunyai pengaruh dengan keputusaninvestasi.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN MAHASISWA MPI UIN ALAUDDIN MAKASSAR Yanti, Hilda; Ikhsan, Muh.; Firgiawan, Firdaus; Jufri, Apsarini
Educational Leadership: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 2 (2026): JANUARY
Publisher : Department of Islamic Education Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/edu.v5i2.64428

Abstract

This study aims to analyze the optimization of learning facilities and infrastructure in supporting the learning process of students in the Islamic Education Management (MPI) Study Program at UIN Alauddin Makassar. The research employed a qualitative approach with a case study design. The informants consisted of 16 MPI students, mostly from the 2024 cohort, selected purposively based on the intensity of their use of learning facilities. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis related to facilities and infrastructure management. The findings indicate that administratively, learning facilities and infrastructure have been managed through clear procedures; however, their utilization has not been fully optimized. The main constraints include inadequate whiteboards, poorly maintained air conditioning systems, technical issues with LCD projectors, and unstable Wi-Fi connectivity. Optimization efforts involve adaptive use of available facilities, strengthening regular maintenance, and active involvement of lecturers and students in maintaining and utilizing learning facilities. This study emphasizes that the optimization of facilities and infrastructure depends not only on availability but also on functionality and consistent management to enhance the quality of the learning process.