Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktualisasi Prinsip Pemberdayaan Islam Tenaga Pendamping Profesional Indonesia (TPPI) Pada Program Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat DesA (P3MD) Suprawan, Lalu; Sabirin
Al-Madani: Jurnal Pengabdian Pada MAsyarakat Vol 1 No 1 (2022): JUNI: Al-Madani (Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.668 KB) | DOI: 10.37216/al-madani.v1i1.729

Abstract

A man behind the gun, it seems that this quote deserves to be attached to the village assistant (TPPI) where with their different efforts in mentoring they are able to assist the village towards religious empowerment through the principles of empowerment contained in the Al-Quran and Hadith. In this paper it will be shown what and how the village assistants behave in applying the empowerment principle in terms of ukhuwah, ta'awun, and equality.
IMPLIKASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM SURVEY KELUARGA SDGs (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS) DESA Sabirin, Sabirin; Suprawan, Lalu
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 20 No 1 (2022): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v20i1.1023

Abstract

Kajian ini mencermati implikasi kebijakan Pendidikan Agama Dalam Survey SDGS Desa khususnya dalam Survey Keluarga yang dilakukan oleh Kementerian Desa, Transmigrasi, dan Daerah Tertinggal. Kebijakan pendidikan agama antara Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, yang secara bersamaan digunakan sebagai landasan dalam pendidikan agama, berimplikasi pada Survey SDGs Desa pada kuesioner survey keluarga. Dimana pada daftar pertanyaan P421 pada point tujuh, delapan, dan sembilan mengindikasikan terjadinya diskriminasi dan ketidakadilan, dan menjadikan perolehan data yang sumir dalam memetakan lokasi lembaga pendidikan agama.