bramanthi, Rendra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MUTATION RATE PADA Isolat Escherichia coli PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETA LACTAMASE dari PASIEN RAWAT INAP RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA bramanthi, Rendra
Majalah Kesehatan FKUB Vol 5, No 4 (2018): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.31 KB) | DOI: 10.21776/ub.majalahkesehatan.005.04.4

Abstract

 Pada awal 1980 enzim extended spectrum betalactamase (ESBL) mulai ditemukan pada beberapa galur E. coli, salah satu karena penggunaan antibiotik spektrum luas yang kurang tepat. Mutation rate adalah nilai rata-rata peluang mutasi pada tiap pembelahan sel yang berhubungan dengan peluang mutasi  selama bakteri tersebut hidup. Adanya mutation rate pada E. coli menunjukan bahwa bakteri tersebut dapat beradaptasi dengan baik terhadap tekanan, dan hal ini menjadi masalah dalam terapi pada pasien dengan ISK. Pada penelitian ini dilakukan analisis nilai mutation rate dari E. coli penghasil ESBL sebagai penyebab infeksi saluran kemih (ISK) yang berasal dari sampel urin pasien rawat inap di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, serta untuk mengetahui pola mutasinya. Bakteri E. coli penghasil ESBL dikultur pada dua puluh medium Muller Hinton agar (MHA) yang mengandung 100 mg rifampisin. Nilai mutation rate didapat dari perbandingan koloni resisten terhadap rifampisin dibagi jumlah koloni yang tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% sampel adalah strong hypermutable dan sisanya sebanyak 50% adalah weakly hypermutable . Jadi, dapat disimpulkan bahwa bakteri E. coli penghasil ESBL telah bermutasi agar dapat beradaptasi pada tekanan seleksi selama proses evolusinya.Â